Connect with us

Lifestyle

3 Penyebab Gangguan Elektrolit yang Perlu Anda Ketahui

Keseimbangan cairan dan elektrolit merupakan kunci dari proses metabolisme yang baik. Jika elektrolit tidak seimbang, tentu dapat berpengaruh besar terhadap kesehatan Anda. Kenali apa saja yang menjadi penyebab dari gangguan elektrolit agar Anda bisa mengurangi risikonya. 

Berbagai penyebab yang menimbulkan gangguan elektrolit

Elektrolit merupakan senyawa dan mineral yang membantu tubuh menghasilkan energi dan membuat kontraksi otot. Biasanya, manusia mendapatkan elektrolit seperti natrium, klorida, kalium, dan kalsium dari makanan dan minuman. 

Nah, itu sebabnya salah satu penyebab Anda mengalami gangguan elektrolit bisa dari makanan dan minuman yang Anda makan. Tak hanya makanan dan minuman, ada beberapa faktor lain yang membuat Anda mengalami gangguan elektrolit. 

1. Tubuh kehilangan banyak cairan

Advertisement

penyebab diare di pagi hari

Bagi Anda yang menderita diare hebat, dokter biasanya akan selalu mengingatkan untuk menjaga kadar air dalam tubuh agar tidak sampai dehidrasi. Hal ini karena saat diare, tubuh Anda akan terus mengeluarkan cairan dan elektrolit tubuh, seperti kalium, klorida, dan kalsium.

Kondisi inilah yang akhirnya jadi penyebab Anda mengalami gangguan elektrolit, seperti hipokalemia atau hiponatremia.

Selain diare, beberapa kondisi yang juga menyebabkan Anda kehilangan banyak cairan, antara lain:

  • Diare
  • Muntah
  • Berkeringat berlebihan
  • Dehidrasi
  • Kurang makan dan minum

2. pH darah melebihi batas normal

alkalosis kelebihan basa

alkalosis kelebihan basa

Kondisi pH darah yang melebihi batas normal biasanya disebut sebagai alkalosis. Alkalosis merupakan sebuah situasi ketika cairan di dalam tubuh mengandung basa yang melebihi batas normal. 

Advertisement

Hal ini mungkin disebabkan oleh penurunan kadar karbondioksida dalam darah yang bersifat asam. Kondisi tersebut dinamakan dengan alkalosis respiratorik

Sebaliknya, peningkatan kadar bikarbonat dalam darah yang bersifat basa juga akan mengubah pH darah. Kondisi ini dikenal dengan alkalosis metabolik. 

Umumnya, alkalosis metabolik dikaitkan dengan beberapa kondisi tertentu, seperti terlalu sering muntah, yang menyebabkan kehilangan elektrolit yang banyak. 

3. Pengaruh obat-obatan tertentu

Selain kehilangan banyak cairan akibat kondisi tertentu, penyebab lain dari gangguan elektrolit juga bisa berasal dari pengaruh obat-obatan tertentu. Beberapa jenis obat yang membuat kadar elektrolit dalam tubuh jadi tidak seimbang, antara lain: 

Advertisement

a. Kortikosteroid

overdosis kostikosteroid

overdosis kostikosteroid

Kortikosteroid memengaruhi hormon yang diproduksi oleh kelenjar adrenal, yaitu mineralokortikoid. Hormon ini berperan sebagai pengatur kadar elektrolit dalam tubuh, misalnya, kapan tubuh akan mengeluarkan mineral seperti natrium. 

Obat steroid biasanya akan diserap di saluran pencernaan. Sifatnya yang dapat menahan garam inilah yang berisiko membuat elektrolit dalam tubuh tidak seimbang. 

Selain itu, jenis obat yang satu ini juga dapat meningkatkan kadar natrium sehingga membuat Anda berpotensi mengalami kondisi hipernatremia. Gangguan hipernatremia yang disebabkan oleh kortikosteroid ini dapat menimbulkan kejang dan kejang otot. 

b. Pil KB

menstruasi berlebihan

menstruasi berlebihan

Selain kortikostreoid, jenis obat yang menjadi penyebab gangguan elektrolit adalah pil KB. 

Advertisement

Penggunaan pil KB ternyata dapat melonjakkan kadar kalium sehingga berpotensi mengalami hiperkalemia. Peningkatan kadar kalium pada tubuh ini dapat mengganggu keseimbangan natrium dalam tubuh Anda. 

Jika obat-obatan seperti ini terlalu banyak dan sering dikonsumsi, dapat mengakibatkan berbagai efek samping, seperti diare dan rasa lemas. 

Maka itu, ketika minum pil KB perhatikan aturan pakainya agar keseimbangan ion elektrolit di dalam tubuh tidak terganggu. 

c. Antibiotik & antifungal

tubuh sudah kebal antibiotik

tubuh sudah kebal antibiotik

Menurut sebuah penelitian pada tahun 2009 dalam jurnal Nature Reviews Nephrology, jenis antibiotik tertentu ternyata termasuk dalam kategori obat yang menjadi penyebab gangguan elektrolit. 

Advertisement

Penggunaan antibiotik, seperti amfoterisin B dan trimetoprim, dapat membuat kadar kalium berkurang. 

Biasanya, amfoterisin B digunakan sebagai obat untuk mengatasi infeksi jamur. Sedangkan trimehoprim dapat digunakan untuk infeksi saluran kemih. 

Pada dasarnya, penyebab gangguan elektrolit dapat diakibatkan oleh kondisi tubuh yang kehilangan banyak cairan, gangguan kadar asam dalam tubuh, atau penggunaan obat-obatan tertentu.

Konsultasikanlah ke dokter untuk mengetahui penyebab gangguan elektrolit yang Anda alami. Dengan begitu Anda bisa mendapatkan penanganan yang tepat.

Advertisement

Kabartangsel.com

Source

Sport3 hari ago

League Cup 2026/2027, Persib Bandung dan Borneo FC Langsung ke Perempat Final

Sport3 hari ago

Pembagian Grup League Cup I.League 2026/2027

Sport3 hari ago

Hasil Drawing League Cup 2026/2027

Sport3 hari ago

38 Peserta League Cup 2026/27

Nasional3 hari ago

Putusan MK soal Syarat Pendidikan Gibran Rakabuming Raka, Gugatan Tak Diterima

Logo HUT ke-18 Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Tahun 2026
Pemerintahan4 hari ago

Karya Syifa Nabilah Azhari Jadi Pemenang Sayembara Logo HUT ke-18 Tangsel

Sport4 hari ago

Ranking FIFA Timnas Indonesia Terbaru Usai Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Sport4 hari ago

FIFA ASEAN Cup 2026 Final Indonesia vs Thailand: Indonesia Juara, Menang Adu Penalti 4-2

Sport4 hari ago

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Garuda Menang 4-2

Sport4 hari ago

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Sport4 hari ago

Hasil Indonesia vs Thailand Berakhir Adu Penalti, Skor 2-2 hingga Extra Time

Pemerintahan5 hari ago

Dinkes Tangsel Imbau Warga Waspadai Influenza A, Kenali Gejala dan Cegah Penularan

Pemerintahan5 hari ago

Sampah Plastik Ditukar Bibit Tanaman, DLH Tangsel Dorong Kebiasaan Pilah Sampah

Pemerintahan5 hari ago

Benyamin Davnie Sambangi CFD BSD, Warga Berolahraga hingga Berburu Kuliner UMKM

Tangerang Selatan7 hari ago

Raker Karang Taruna Tangsel, Pilar Saga Ichsan: Program Harus Tepat Sasaran

Pemerintahan7 hari ago

Program Bantuan Jaminan Sosial BAZNAS Diluncurkan, Pilar Saga Ichsan Dorong Perlindungan Pekerja Rentan Tangsel Menuju Kemandirian Ekonomi

Nasional7 hari ago

Mutasi Polri 2 Oktober 2026: 88 Pati dan Pamen, Sejumlah PJU Mabes dan Kapolda Berganti

Nasional7 hari ago

Kapolri Suyudi Ario Seto Mutasi 88 Pati dan Pamen Polri, 19 Kapolda Diganti Termasuk Kapolda Banten

Nasional1 minggu ago

Prabowo Lantik Syahganda Nainggolan sebagai Kepala Bakom RI

Nasional1 minggu ago

Presiden Prabowo Subianto Angkat 26 Anggota Wantimpres, Ini Profil Lengkapnya

Sport3 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober 2026

Nasional1 minggu ago

Siapa Suyudi Ario Seto, Pengganti Kapolri Listyo Sigit Prabowo? Ini Profil dan Riwayat Jabatannya

Sport1 minggu ago

Jadwal Timnas Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Tayang dan Skenario Lolos ke Final

Sport3 minggu ago

Klasemen BRI Super League 2026/27 Pekan ke-3: Dewa United Banten FC di Puncak

Banten3 minggu ago

Hasil Dewa United vs PSS Sleman Berakhir 2-1 di Pekan ke-3 BRI Super League 2026/27

Sport3 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, 20 September: Borneo FC vs Bali United, Dewa United vs PSS Sleman, Persijap vs Persib

Nasional1 minggu ago

G30SPKI, Gerakan 30 September 1965: Sejarah G30S, Kronologi, Korban, dan Dampaknya bagi Indonesia

Sport3 minggu ago

Persijap Jepara vs Persib Bandung: Maung Bandung Menang 2-1

Banten2 minggu ago

STAI Syekh Manshur Gelar Bedah Buku “Manajemen Cinta Sebagai Hidden Kurikulum di Madrasah” dan “Ekosistem Mutu Pendidikan Islam Paradigma Baru Menuju Pendidikan Islam Berdampak”

Sport1 minggu ago

Jadwal Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026

Sport1 minggu ago

Hasil Indonesia vs Bangladesh 9-2: Injury Time Awalnya 2 Menit, Kenapa Berubah Jadi 7 Menit?

Sport3 minggu ago

Hasil Borneo FC vs Bali United 1-0 di Pekan ke-3 BRI Super League 2026/27

Sport1 minggu ago

Timnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Hajar Bangladesh 9-2

Bisnis1 minggu ago

Bogasari Baking Center Latih Puluhan UKM

Sport1 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober

Bisnis1 minggu ago

Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 6,51 Persen, Fi Asia Indonesia 2026 Dorong Inovasi dan Kolaborasi

Bisnis1 minggu ago

Bogasari Gelar Edukasi Cegah Stunting

Bisnis1 minggu ago

Otomatisasi Klaim Asuransi dengan AI untuk Mendorong Layanan Lebih Cepat dan Efisien

Bisnis2 minggu ago

Transformasi Digital Perseroda PITS, SIPITS Mobile Raih Radar Banten Award 2026

Bisnis1 minggu ago

Kapasitas Pelabuhan Naik, Simpul Logistik Darat Perlu Diperkuat

Populer