Sebanyak 39 mahasiswa rantau yang berasal dari Jawa Timur memperoleh Bantuan berupa uang dan paket sembako dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemrov Jatim). Bantuan mahasiswa terdampak Covid-19 itu disalurkan melalui kantor perwakilan atau Badan Penghubung Provinsi Jawa Timur di Jakarta.
Melansir dari laman uinjkt.ac.id, acara penyerahan bantuan dilakukan oleh Kepala Badan Penghubung Pemprov Jatim Zenal Fanani yang diwakili langsung Staf Hal dan Keprotokolan Paimin di Ruang Diorama Auditorium Harun Nasution, Selasa (16/6/2020). Turut menyaksikan Rektor UIN Jakarta Amany Lubis, Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Jajang Jahroni, Kepala Pusat Pengabdian kepada Masyarakat (PPM) Kamarusdiana, serta Staf Humas dan Keprotokolan UIN Jakarta Muhammad Iqbal.
Bantuan kepada mahasiswa asal Jatim diberikan dalam bentuk uang masing-masing sebesar Rp 200.000 dan paket sembako. Bantuan tersebut merupakan salah satu wujud kepedulian Pemprov Jatim kepada mahasiswa yang terdampak Covid-19.
Zenal Fanani mengatakan Pemprov Jatim ikut prihatin dengan keadaan mahasiswa yang berada di wilayah Jabodetabek karena terdampak Covid-19. Sebagian dari mereka juga bahkan tidak bisa pulang sejak diberlakukannya pembatasan sosial berskala besar (PSBB).
Menyadari hal itu Pemrov Jatim lalu berinisiatif untuk membantu mahasiswa yang terdampak. Paling tidak bantuan tersebut dapat mengurangi beban biaya hidup mereka selama berada di perantauan.
“Bantuan dari Pemprov Jatim memang tidak seberapa besar. Namun, bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan biaya hidup mereka,” katanya.
Rektor UIN Jakarta Amany Lubis mengatakan, pihaknya sangat berterima kasih kepada Pemprov Jatim yang telah menyalurkan bantuan kepada para mahasiswanya. Ia berharap bantuan tersebut akan berarti bag mereka yang membutuhkan.
UIN Jakarta selama pandemi Covid-19 telah banyak menyalurkan bantuan kepada mahasiswa rantau yang terdampak. Bantuan disalurkan melalui lembaga kemanusiaan Social Trust Fund (STF) dan juga lembaga lain di UIN Jakarta.
Bantuan di antaranya berupa sembako, uang, kuota internet, makanan siap saji, hand sanitizer, dan masker. “Alhamdulillah banyak mahasiswa yang senang dan merasa terbantu berkat program peduli UIN Jakarta.” Katanya. (rls)
Pemerintahan7 hari agoTinjau SMAN 1 Tangsel, Wali Kota Benyamin Davnie dan Gubernur Andra Soni Pastikan Program MBG dan SPMB Berjalan Optimal
Jabodetabek4 hari agoProf Dede Rosyada Tegaskan Pengelolaan Yayasan Triguna dan Syarif Hidayatullah Telah Diserahkan ke Pemerintah Melalui UIN Jakarta
Pemerintahan6 hari agoPilar Saga Ichsan Buka Lomba Inovasi Teknologi Tepat Guna ke-14 Tingkat Kota Tangsel
Pemerintahan7 hari agoBenyamin Davnie dan Andra Soni Tinjau Program Sekolah Gratis di SMA PGRI 56 Ciputat
Banten6 hari agoBenyamin Davnie Sambut Tim Penilai PKK Banten, Pondok Pucung Tampilkan Program Unggulan
Banten6 hari agoJemaah Haji Kloter Pertama Banten Tiba di Tanah Air
Pemerintahan4 hari agoPemkot Tangsel Raih Penghargaan Terbaik III Regional Jawa-Bali untuk Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting
Nasional5 hari agoOTT Senyap Kasus Imigrasi, KPK Beri Kado Hari Lahir Pancasila untuk Rakyat













