Lifestyle
4 Cara Mencegah dan Menurunkan Risiko Hipertiroid

Kelenjar tiroid yang terlalu aktif dapat menimbulkan komplikasi kesehatan pada organ vital salah satunya jantung. Kondisi yang disebut hipertiroid ini sebenarnya bisa dicegah atau diturunkan risikonya dengan beberapa cara sederhana. Lantas, bagaimana cara mencegah hipertiroid?
Cara mencegah terjadinya penyakit hipertiroid
Tiroid adalah kelenjar berbentuk kupu-kupu yang terletak di leher bagian depan.
Kelenjar ini memproduksi hormon yang digunakan dalam metabolisme tubuh, mengatur suhu tubuh, dan perkembangan otak pada anak-anak.
Hormon tiroid memang dibutuhkan tubuh. Namun, jumlahnya harus sesuai dengan kebutuhan alias tidak boleh berlebihan.
Kelenjar tiroid yang terlalu aktif ini bisa menimbulkan berbagai gejala, seperti detak jantung yang tidak teratur, suasana hati mudah terganggu, tremor, susah tidur, rambut rontok, otot lemah, dan masalah pencernaan.
Tanpa perawatan, kondisi ini bisa menyebabkan komplikasi, seperti masalah pada jantung, tulang, mata, dan kulit.
Sebenarnya tidak ada cara khusus untuk mencegah terjadinya penyakit hipertiroid.
Namun, ada beberapa langkah yang bisa Anda lakukan untuk menurunkan risikonya, seperti yang dikutip dari International Journal of Endocrinology Metabolism, yaitu:
1. Berhenti merokok

Merokok menjadi penyebab utama dari berbagai penyakit yang mematikan, seperti kanker paru dan PPOK (penyakit paru obstruktif kronis).
Hal ini terjadi karena rokok mengandung zat kimia berbahaya yang bisa menghambat kinerja organ dan jaringan, termasuk kelenjar tiroid.
Zat kimia rokok dapat mengganggu penyerapan yodium yang pada akhirnya meningkatkan risiko terjadinya orbitopathy graves atau dikenal dengan kelainan mata menonjol akibat hipertiroid.
Jika kebiasaan buruk ini dihentikan, risiko terjadinya penyakit hipertiroid juga berkurang.
Untuk itu, berhenti merokok jadi cara mencegah hipertiroid yang sebaiknya dilakukan terutama jika Anda perokok berat.
2. Konsumsi alkohol dengan bijak


Sebagian penelitian menunjukkan bahwa minum alkohol memberikan pengaruh pada kesehatan tiroid. Meski dibutuhkan studi lebih lanjut, alangkah baiknya jika Anda membatasi kebiasaan minum alkohol.
Pastikan Anda tidak minum alkohol secara berlebihan. Misal, jika dalam sehari Anda terbiasa minum 3 gelas alkohol, coba kurangi jadi segelas saja per harinya.
Cara ini dilakukan tidak hanya untuk mencegah hipertiroid tapi juga penyakit lain, salah satunya sirosis alkoholik yang menyerang hati.
3. Konsumsi makanan yang menyehatkan tiroid


Menurunkan risiko penyakit tertentu bisa Anda lakukan dengan meningkatkan asupan makanan yang sehat bernutrisi.
Nah, untuk menjaga kesehatan kelenjar tiroid, kacang kedelai menjadi salah satu makanan yang direkomendasikan.
Anda bisa mendapatkan nutrisi kedelai dari tempe, tahu, atau susu kedelai. Namun ingat, konsumsinya tidak boleh berlebihan dan harus dihindari jika Anda memiliki alergi kedelai.
Selain kedelai, cara mencegah hipertiroid juga bisa Anda lakukan dengan memperhatikan asupan selenium dalam makanan.
Mineral ini mendukung kerja hormon tiroid, meningkatkan sistem kekebalan dan fungsi kognitif. Anda bisa mendapatkan selenium dari udang, salmon, kepiting, ayam, telur, bayam, jamur shitake, dan beras merah.
Selenium juga tersedia dalam bentuk suplemen. Namun, tubuh lebih maksimal menyerap selenium organik pada makanan, yakni selenomethionine ketimbang selenium anorganik yaitu natrium selenite.
Jika Anda tertarik minum suplemen selenium, konsultasikan lebih dahulu dengan dokter.
4. Cek kesehatan tiroid


Cara terakhir yang bisa Anda lakukan untuk mencegah hipertiroid adalah melakukan pemeriksaan kelenjar tiroid secara berkala.
Tes ini dilakukan dengan mendeteksi adanya benjolan atau pembengkakan di sekitar leher.
Apabila tidak ada benjolan tetapi ada gejala-gejala tiroid, seperti mudah berkeringat, lebih sensitif dengan panas, siklus menstruasi dan nafsu makan berubah, segera periksakan diri ke dokter.
Kabartangsel.com
Bisnis6 hari agoPT Nusantara Infrastructure Group Gelar Program “She Drives Change” di Tol BSD
Nasional6 hari agoAnggaran Rapat Daring BGN Capai Rp5,7 Miliar Selama April–Desember 2026
Nasional6 hari agoKepala BGN Dadan Hindayana: 19.000 Ekor Sapi untuk Program MBG hanya Pengandaian
Nasional6 hari agoProgram MBG Diklaim Jangkau 61,9 Juta Penerima dan Serap 1,2 Juta Tenaga Kerja
Nasional5 hari agoLamiPak Indonesia Raih Penghargaan Ajang Global CSR & ESG Summit & Awards 2026™ ke-18 di Bangkok
Jabodetabek5 hari agoTari Kreasi Tradisional Indonesia 2026 Sukses Digelar Meriah di Kebayoran Park Mall
Banten6 hari agoMusrenbang RKPD 2027, Pilar Saga Ichsan: Pemkot Tangsel Siap Dukung Penuh Arah Pembangunan Provinsi Banten
Techno2 hari agoTangsel ONE: Tangerang Selatan One System























