Lifestyle
4 Cara Menyembuhkan Sariawan di Amandel yang Ampuh

Sariawan bisa muncul kapan saja. Kondisi ini membuat Anda malas makan dan sulit bicara dengan bebas. Biasanya, sariawan menyerang area pipi dalam, di bawah bibir, dan bagian bibir dalam. Pada beberapa kasus, sariawan bisa juga terjadi di amandel, yakni organ kecil yang ada di tenggorokan. Lantas, bagaimana cara menyembuhkan sariawan di amandel? Yuk, lihat cara mengobatinya berikut ini.
Cara menyembuhkan sariawan di amandel
Sariawan adalah luka pada jaringan lunak di dalam mulut. Luka ini kadang berwarna putih dikelilingi tepi kemerahan. Selain di area mulut, sariawan juga bisa terjadi di belakang tenggorokan atau di sekitar amandel.
Satu atau dua hari sebelum luka tersebut muncul, Anda akan merasakan sensasi panas di mulut. Setelahnya, Anda akan mendapati adanya luka yang terasa perih.
Umumnya, sariawan akan sembuh dalam waktu kurang lebih 2 minggu dengan sendirinya. Namun, Anda bisa melakukan perawatan untuk mempercepat proses penyembuhan.
Beberapa cara yang bisa Anda ikuti untuk menyembuhkan sariawan di amandel, antara lain:
1. Pakai obat kumur

Melansir dari laman Mayo Clinic, sariawan bisa diobati dengan obat kumur yang mengandung steroid dexamethasone atau lidokain.
Obat ini bekerja untuk mengurangi rasa sakit dan peradangan. Anda bisa mendapatkan obat ini baik dengan resep dokter maupun tidak, di apotek atau toko obat.
2. Kumur larutan baking soda


Cara mengobati sariawan di amandel selanjutnya cukup mudah dilakukan. Anda cukup menggunakan bahan-bahan yang ada di rumah sebagai obat kumur. Campurkan 1 sendok teh baking soda dalam 1/2 gelas air hangat dan aduk hingga rata.
Kemudian, gunakan larutan tersebut untuk berkumur selama beberapa menit dan buang air bekas berkumur.
Lakukan ini secara rutin, misalnya 3 kali sehari. Perawatan ini dapat mengurangi infeksi yang menyebabkan sariawan. Jika tidak ada baking soda, Anda bisa gunakan larutan garam.
3. Kumur dengan susu magnesia


Susu magnesia adalah larutan kombinasi dari susu magnesium dan hidrogen peroksida. Walaupun disebut sebagai susu, larutan ini sebenarnya adalah obat.
Untuk mengobati sariawan di amandel, Anda bisa membuat larutan dari hidrogen peroksida dan air, dengan perbandingan 1:1. Biasanya obat ini digunakan dengan cara dioles.
Setelah mengoles campuran hidrogen peroksida, Anda juga bisa mengoles campuran susu magnesium pada sariawan.
Namun, untuk menyembuhkan sariawan yang berada di amandel tentu membuat hal ini agak sulit untuk dilakukan. Oleh sebab itu, Anda bisa menggunakan campuran ini dengan cara berkumur.
4. Tingkatkan asupan vitamin C


Munculnya sariawan di amandel juga bisa disebabkan oleh kurangnya asupan vitamin C. Jadi, untuk mengobati amandel ini, Anda perlu meningkatkan asupan vitamin C.
Anda bisa mendapatkan vitamin ini dari makanan, seperti buah jeruk, apel, pisang, kiwi, dan paprika. Jika belum cukup, suplemen vitamin C bisa jadi pilihan.
Namun, sebelum menggunakan suplemen ini sebagai salah satu cara menyembuhkan sariawan, sebaiknya konsultasikan dulu pada dokter untuk mengetahui dosis yang tepat.
Haruskah pergi ke dokter?


Biasanya, Anda tidak harus sampai ke dokter untuk mengobati sariawan di amandel karena bisa sembuh dengan sendirinya.
Namun, pada beberapa kasus, sariawan dapat memburuk dan butuh penanganan dokter. Berikut tanda-tanda sariawan yang harus diobati dengan perawatan dokter.
- Sariawan terjadi lebih dari dua minggu
- Luka sariawan lebih besar dari pada ukuran biasanya
- Pengobatan yang Anda lakukan sebelumnya tidak menyembuhkan sariawan
Berbeda dengan sariawan biasa, sariawan di amandel tidak bisa diobati dengan obat topikal (oles), seperti salep fluocinonide atau benzocaine.
Dokter akan memberikan obat berbentuk obat kumur, tablet minum, atau semprot. Obat ini bisa bisa mencapai area lebih dalam, seperti sekitar amandel.
Namun, perlu Anda ketahui bahwa obat sariawan semprot tidak direkomendasikan untuk anak-anak. Jadi, hati-hati jika Anda ingin menyembuhkan sariawan di amandel pada anak.
Dokter mungkin akan merekomendasikan pengobatan dengan tindakan perawatan mulut, seperti tidak mengonsumsi makanan yang memperburuk sariawan, menjaga kesehatan mulut, dan perbanyak minum air.
Sumber foto: Medical News Today
Kabartangsel.com
Jabodetabek7 hari agoProf Dede Rosyada Tegaskan Pengelolaan Yayasan Triguna dan Syarif Hidayatullah Telah Diserahkan ke Pemerintah Melalui UIN Jakarta
Jabodetabek7 hari agoPenjelasan UIN Jakarta soal Insiden Kericuhan di Lingkungan Madrasah Pembangunan Pamulang Tangsel
Tangerang6 hari agoKinanthi Trans Solusi Layanan Sewa Bus Pariwisata Tangerang untuk Mobilitas Massal yang Efisien
Sport5 hari agoVeda Ega Pratama Kena Hukuman Long Lap Penalty, Misi Berat Menanti di Moto3 Hungaria 2026
Nasional5 hari agoKementerian UMKM Terus Dorong Penguatan Kemitraan Global bagi Pelaku UMKM Indonesia
Sport6 hari agoHasil Kualifikasi, Veda Ega Pratama Start dari Posisi 9 di Moto3 Hungaria 2026
Nasional5 hari agoWamen UMKM Helvi Moraza Dorong Bali Jadi Pusat Wellness Dunia
Bisnis4 hari agoIKPP Tangerang 50 Tahun Berkarya, Perkuat Kontribusi Lingkungan dan Sosial melalui Rekam Jejak Penghargaan Berkelanjutan



























