Lifestyle
4 Kesalahan Umum Memakai Sunscreen pada Wajah

Tinggal di negara tropis dengan matahari yang bersinar terik, hidup Anda tidak bisa jauh-jauh dari produk tabir surya atau sunscreen. Kandungan SPF yang ada di dalamnya dapat melindungi kulit dari risiko belang dan terbakar, mengurangi pembentukan kerut di wajah, dan menjauhkan risiko kanker kulit. Sayangnya, masih banyak kesalahan yang sering terjadi saat memakai sunscreen. Apa saja?
Kesalahan saat memakai sunscreen di wajah
Sudah banyak yang mengetahui manfaat memakai sunscreen setiap hari. Sunscreen merupakan salah satu perawatan kulit yang sangat penting dalam pencegahan penyakit kanker kulit. Tentu pemakaian sunscreen juga tidak boleh sembarangan dan ada aturannya. Sayangnya, masih banyak yang belum menyadari kesalahan saat menggunakannya.
Pernahkah Anda mencampur produk SPF dan make up dengan harapan akan membuatnya bereaksi lebih baik pada wajah Anda? Atau, Anda mungkin merasa bisa lebih leluasa di luar ruangan berkat sunscreen yang Anda pakai. Berikut adalah beberapa kesalahan yang masih sering dilakukan saat memakai sunscreen beserta penjelasannya.
1. Terlalu bergantung pada kandungan SPF dalam pelembab

Memang, menggunakan pelembab dengan kandungan SPF akan melindungi kulit Anda dari paparan sinar matahari. Dermatolog juga menyarankan pemakaian pelembab ber-SPF. Namun, bukan berarti Anda bisa bergantung sepenuhnya pada pelembab tanpa menggunakan sunscreen.
Kandungan SPF pada pelembab tidak setinggi yang didapatkan pada produk sunscreen, karena pelembab lebih berfokus untuk menjaga kulit agar tidak kering. Khasiat SPF pada pelembab tidak akan memberikan dampak yang sama dengan sunscreen.
Untuk menghindari kesalahan, lebih baik Anda memakai produk sunscreen yang memang dirancang sebagai pelindung dari matahari. Ketika mencari produk yang dapat bekerja efektif, perhatikan label dan pastikan bahwa kandungan SPF-nya mencapai 30 atau lebih. Selain itu, produk ber-SPF juga harus memiliki “broad-spectrum” yang akan melindungi dari sinar UVA.
2. Mencampur sunscreen dengan make-up


Memadukan produk make-up dan perawatan kulit seperti serum pada pelembab dan mencampur dua warna foundation yang berbeda sah-sah saja untuk dilakukan. Tapi jangan coba-coba melakukan hal yang sama pada sunscreen.
Anda malah akan melemahkan fungsi kandungan SPF dalam sunscreen jika Anda langsung mencampurkannya dengan make-up.
Biarkan sunscreen menjadi bagian yang berbeda dalam tahap perawatan kulit Anda. Oleskan dengan terpisah dan beri waktu bagi kulit Anda untuk menyerapnya.
3. Tidak menggunakan secara menyeluruh


Biasanya, kesalahan yang umum terjadi saat memakai sunscreen adalah mengaplikasikannya seperti masker dengan melewatkan bagian seperti kelopak mata dan telinga. Padahal, kulit kelopak mata adalah yang paling rentan terhadap kanker kulit.
Bagian belakang telinga dan leher pun sebaiknya menjadi perhatian saat Anda menggunakan sunscreen, karena bagian-bagian inilah yang tanpa disadari paling sering terkena paparan sinar matahari.
Bibir juga menjadi bagian yang paling sering terlewat. Tahukah Anda, bagian bibir juga rentan terhadap kerusakan karena bibir tidak memiliki banyak melanin sebagai pigmen pelindung. Namun, jangan oleskan sunscreen pada bibir. Untuk merawatnya, oleskan lip-balm atau lipstick dengan SPF 15.
4. Berada terlalu lama di luar ruangan


Dari sebuah studi yang dipublikasikan oleh International Journal of Cancer, terlihat bahwa orang-orang yang menggunakan sunscreen dengan SPF 30 menghabiskan waktu 25% lebih lama di luar ruangan daripada yang hanya menggunakan produk dengan SPF 10.
Kesalahan selanjutnya adalah memakai sunscreen tidak membuat Anda semata-mata dapat berlama-lama berada di bawah sinar matahari tanpa terkena risiko kulit bermasalah. Sinar matahari akan tetap membuat kulit Anda berisiko terbakar, terutama jika Anda hanya menggunakannya sekali.
Paparan sinar matahari yang terlalu lama dapat menyebabkan perubahan pada kulit. Sinar UV akan merusak serat pada kulit yang bernama elastin. Ketika serat-serat ini pecah, kulit jadi mulai meregang, mengendur, dan kehilangan kemampuan untuk kembali seperti semula.
Kabartangsel.com
Jabodetabek7 hari agoProf Dede Rosyada Tegaskan Pengelolaan Yayasan Triguna dan Syarif Hidayatullah Telah Diserahkan ke Pemerintah Melalui UIN Jakarta
Jabodetabek7 hari agoPenjelasan UIN Jakarta soal Insiden Kericuhan di Lingkungan Madrasah Pembangunan Pamulang Tangsel
Tangerang6 hari agoKinanthi Trans Solusi Layanan Sewa Bus Pariwisata Tangerang untuk Mobilitas Massal yang Efisien
Sport5 hari agoVeda Ega Pratama Kena Hukuman Long Lap Penalty, Misi Berat Menanti di Moto3 Hungaria 2026
Nasional5 hari agoKementerian UMKM Terus Dorong Penguatan Kemitraan Global bagi Pelaku UMKM Indonesia
Sport6 hari agoHasil Kualifikasi, Veda Ega Pratama Start dari Posisi 9 di Moto3 Hungaria 2026
Nasional5 hari agoWamen UMKM Helvi Moraza Dorong Bali Jadi Pusat Wellness Dunia
Bisnis4 hari agoIKPP Tangerang 50 Tahun Berkarya, Perkuat Kontribusi Lingkungan dan Sosial melalui Rekam Jejak Penghargaan Berkelanjutan



























