Lifestyle
4 Tips Ampuh Mencegah Jenggot Berketombe yang Mengganggu

Ketombe menjadi keluhan umum banyak orang. Bukan hanya di kulit kepala, ketombe juga bisa muncul pada jenggot. Anda tentu tidak ingin memiliki jenggot penuh ketombe, bukan? Yuk, simak tips mencegah jenggot berketombe pada ulasan berikut ini.
Cara ampuh mencegah jenggot berketombe
Sebagian pria beranggapan bahwa memiliki jenggot bisa menambah maskulinitas dan ketampanan. Meski begitu, ada kewajiban yang harus dilakukan di balik wajah berjenggot, yaitu memberikan perhatian ekstra pada kebersihannya. Jika tidak, bukan mustahil ketombe hadir di sana.
Munculnya ketombe pada jenggot menyebabkan dagu terasa gatal. Hal ini diikuti mengelupasnya serpihan kulit berwarna putih.
Kondisi ini juga bisa terjadi jika Anda memiliki dermatitis seboroik, yaitu masalah kulit yang menyebabkan kulit merah, mengelupas, dan gatal.
Meski begitu, Anda tak berplu khawatir. Coba ikuti panduan berikut ini untuk mencegah jenggot berketombe.
1. Rajin bersihkan jenggot
Kunci utama mencegah jenggot berketombe adalah menjaga kebersihannya. Rambut yang tumbuh di dagu ini bisa menciptakan kelembapan dan memicu pertumbuhan jamur penyebab ketombe.
Selain itu, jenggot juga bisa menjebak keringat dan kotoran. Lantas bagaimana cara membersihkannya?
Tidak cukup membersihkan jenggot hanya dengan digosok air. Cara membersihkannya sama seperti Anda keramas.
Basahi jenggot Anda dengan air bersih yang mengalir. Tuangkan sedikit sampo pada telapak tangan dan usap hingga berbusa.
Usapkan pula busa tersebut ke jenggot dan pijat kulit dagu Anda secara lembut dan perlahan. Tujuannya untuk mengangkat kotoran dan sel kulit mati yang menumpuk di kulit dagu.
Jadi, bukan hanya rambut yang tumbuh di dagu, melainkan sampai ke kulitnya. Biarkan selama 2 atau 5 menit dan bilas hingga bersih. Setelahnya, keringkan dengan handuk bersih.
2. Pilih sampo atau pembersih yang sesuai
Sampo yang digunakan untuk keramas biasanya terlalu keras untuk kulit dagu Anda. Jika Anda memiliki kulit wajah sensitif, iritasi mungkin bisa terjadi.
Sampo dan pembersih yang mengandung bahan kimia juga bisa mengganggu keseimbangan jamur yang hidup di kulit. Akibatnya, jamur tertentu bisa menjadi sangat aktif dan menyebabkan ketombe.
Untuk mencegah jenggot ketombean karena sampo yang salah, gunakanlah sampo sedikit saja. Setetes sudah cukup atau selebar kacang tanah.
Jika sampo Anda menjadikan jenggot dan kulit wajah sangat kering, gunakan produk pembersih jenggot yang dijual di toko-toko. Sebelum membeli tidak ada salahnya jika Anda membaca review dari para penggunannya.
Dengan begitu, Anda dapat terbantu dalam memilih produk pembersih yang tepat dalam mencegah jenggot ketombean.
3. Lakukan eksfoliasi
Cara mencegah jenggot berketombe selanjutnya adalah eksfoliasi. Eksfoliasi adalah teknik untuk mengangkat penumpuk sel-sel kulit mati.
Namun, Anda tidak perlu melakukan hal ini sesering membersihkan jenggot. Seminggu dua kali pun sudah cukup.
Eksfoliasi bisa membantu membersihkan kulit wajah yang ditumbuhi rambut dari sisa sel kulit mati. Kotoran yang tak sepenuhnya terangkat saat mencuci jenggot juga bisa hilang.
Cara ini juga bisa membantu melembutkan rambut yang tumbuh sehingga jadi lebih mudah diatur.
Siapkan sikat dengan bulu yang lembut dan scrub untuk eksfoliasi. Kemudian, bersihkan jenggot Anda dengan air bersih dan usapkan scrub pada jenggot dan kulit dagu atau kulit wajah yang ditumbuhi rambut.
Pijat secara perlahan dan gosok dengan lembut bagian tersebut dengan sikat. Lalu, bersihkan dengan air bersih dan keringkan.
4. Pakai pelembap
Membersihkan jenggot dengan sampo dan eksfoliasi memang bisa mencegah jenggot ketombean. Namun, hal ini juga mungkin saja membuat kulit dagu Anda jadi kering.
Untuk itu, agar kelembapan kulit Anda terjaga sekaligus melindungi kulit, Anda dapat mengoleskan pelembap.
Memilih pelembap untuk kulit dagu dan jenggot tidak boleh sembarangan. Pelembap yang berbentuk losion sering kali meninggalkan residu di jenggot.
Pelembap berbentuk losion juga membuat jenggot jadi lebih lengket sehingga memungkinkan kotoran menempel lebih mudah. Jadi, pilihlah pelembap berbasis minyak yang bisa menyerap baik pada kulit, seperti argan oil.
5. Jangan lupa dicukur
Selain dibersihkan, jenggot juga perlu dicukur secara berkala. Perawatan jenggot ini bisa menjaga tampilan jenggot Anda.
Semakin panjang jenggot Anda, perawatan yang dilakukan juga semakin menantang. Anda membutuhkan waktu lebih lama untuk membersihkannya dan biaya lebih banyak untuk perawatannya.
Kabartangsel.com
Jabodetabek7 hari agoProf Dede Rosyada Tegaskan Pengelolaan Yayasan Triguna dan Syarif Hidayatullah Telah Diserahkan ke Pemerintah Melalui UIN Jakarta
Jabodetabek7 hari agoPenjelasan UIN Jakarta soal Insiden Kericuhan di Lingkungan Madrasah Pembangunan Pamulang Tangsel
Tangerang6 hari agoKinanthi Trans Solusi Layanan Sewa Bus Pariwisata Tangerang untuk Mobilitas Massal yang Efisien
Sport5 hari agoVeda Ega Pratama Kena Hukuman Long Lap Penalty, Misi Berat Menanti di Moto3 Hungaria 2026
Nasional5 hari agoKementerian UMKM Terus Dorong Penguatan Kemitraan Global bagi Pelaku UMKM Indonesia
Sport6 hari agoHasil Kualifikasi, Veda Ega Pratama Start dari Posisi 9 di Moto3 Hungaria 2026
Nasional5 hari agoWamen UMKM Helvi Moraza Dorong Bali Jadi Pusat Wellness Dunia
Bisnis4 hari agoIKPP Tangerang 50 Tahun Berkarya, Perkuat Kontribusi Lingkungan dan Sosial melalui Rekam Jejak Penghargaan Berkelanjutan



























