Connect with us

Lifestyle

5 Langkah Mengajarkan Anak untuk Berbagi Dengan Orang Lain

Anak-anak perlu mempelajari banyak hal, salah satunya untuk saling berbagi. Ini merupakan keterampilan yang harus dikuasai si kecil agar dapat membangun hubungan yang baik dengan orang lain kelak. Sayangnya, mengajarkan anak untuk berbagi bukanlah tugas yang mudah. Jangan khawatir, sontek beberapa caranya berikut ini.

Cara mengajarkan anak untuk berbagi

Bertengkar karena berebut mainan, memang bukan hal yang aneh pada anak-anak. Di usianya yang masih muda, anak-anak memang sangat sulit untuk memberikan apa yang mereka miliki.

Mereka merasa memiliki hak penuh pada suatu benda dan merasa membutuhkannya sehingga tidak ingin meminjam pada orang lain. Padahal, untuk menjalin hubungan yang baik dengan teman sebayanya, si kecil perlu berbagi.

Advertisement

Supaya kebiasaan kurang baik tersebut tidak mendarah daging dan terbawa hingga dewasa, Anda perlu melatih anak untuk berbagi. Berikut beberapa cara yang bisa Anda terapkan pada si kecil supaya ia mau berbagi dengan orang lain.

1. Ajari di usia yang tepat

Sejatinya, berbagi merupakan bagian dari empati. Ini merupakan kemampuan untuk melihat dan merasakan sesuatu dari sudut pandang orang lain. Anak-anak biasanya belum mengembangkan rasa empati dengan baik ketika usianya di bawah 6 tahun.

Mengajarkan anak untuk berbagi tidak boleh dilakukan tanpa mempertimbangkan usia tersebut. Pasalnya, bila Anda diajari hal ini lebih awal, ia bisa frustasi. Hal ini akan memperburuk hubungan Anda dengan si kecil.

Akibatnya, Anda akan semakin sulit untuk melatih anak untuk berbagi. Usia yang paling baik untuk mengajari anak hal ini adalah usia 3 atau 4 tahun, yaitu ketika anak-anak mulai bermain dan bekerja sama dengan teman sebayanya.

Advertisement

2. Jelaskan arti berbagi

Dalam mempelajari hal apa pun, si kecil butuh diberi penjelasan kenapa mereka harus melakukannya dan bagaimana cara melakukannya. Sebelum Anda mengajarkan anak untuk berbagi, alangkah baik jika dimulai lebih dulu dengan memberinya pemahaman yang sederhana.

Misalnya, memberi tahu bahwa berbagi tidak selalu memberikan apa yang si kecil miliki. Berbagi juga memiliki arti sebagai meminjamkan suatu benda. Itu artinya, benda tersebut akan kembali padanya. Dengan begitu, anak tidak lagi menolak untuk memainkan mainan secara bergiliran dengan temannya.

3. Jangan memaksa

Mengajarkan anak berbagi memang penting untuk kehidupan anak, tapi Anda tidak harus memaksanya. Anda tetap harus menghargai kemauan si kecil, terutama jika ia cukup selektif. Misalnya, hanya mau meminjamkan bolanya namun tidak ingin meminjamkan bonekanya. Jika memang seperti itu, maka jangan paksa si kecil untuk meminjamkan bonekanya.

Pada tahap awal, Anda dan anak mungkin perlu menyortir barang mana yang boleh dipinjamkan atau tidak. Supaya tidak berakhir dengan pertengkaran nantinya, simpan mainan yang tidak boleh dipinjamkan saat anak bermain dengan temannya.

Advertisement

Dengan cara ini, anak tidak akan merasa kecewa untuk berbagi atau mempertahankan mainan yang tidak ingin dipinjamkan. Jangan khawatir, semakin lama anak akan mulai bermurah hati untuk meminjamkan mainan tersebut pada orang yang ia percaya dapat menjaganya dengan baik. Seiring waktu, rasa empati anak pun akan berkembang dan ia tidak akan lagi menjadi pemilih dalam berbagi.

4. Jadilah contoh

Anak-anak belajar banyak hal dari orang-orang di sekelilingnya, terutama Anda sebagai orangtua. Mengajarkan anak untuk berbagi akan lebih efektif jika Anda juga berperilaku demikian. Untuk menjadi contoh, Anda mungkin perlu melakukan beberapa hal ini:

  • Coba utarakan niat Anda supaya si kecil paham, “Pisang ini keliatannya enak, boleh Ayah/Ibu boleh minta?”  Dari percakapan kecil seperti ini, Anda mengajarkan bahwa berbagi itu bisa membuat orang lain senang.
  • Beri pujian jika ada orang lain atau teman si kecil yang berbagi sesuatu dengannya. Ini bisa memotivasi anak untuk melakukan hal yang sama.
  • Selalu memberi penawaran ketika si kecil menginginkan sesuatu, “Kamu mau permen ini? Ayah/Ibu beri satu ya.” Jangan lupa, ajari juga caranya berterima kasih pada si kecil ketika ia diberi sesuatu oleh orang lain.

5. Tunjukkan jika berbagi itu menyenangkan

Siapa pun terutama anak-anak sangat menyukai berbagai hal yang menyenangkan. Supaya anak menganggap bahwa hal itu menyenangkan, Anda perlu menerapkan permainan ketika mengajarkan anak untuk berbagi. Ini akan lebih seru jika teman-teman si kecil ikut terlibat.

Salah satu permainan yang bisa melatih anak untuk berbagi adalah menggambar dan mewarnai bersama. Caranya, sediakan satu buku gambar besar, pensil warna atau alat menggambar lainnya.

Minta anak dan temannya untuk menggambar di buku yang sama dan saling bertukar alat gambar. Bisa juga dengan mengajak si kecil dan temannya saling mencicipi camilan yang mereka bawa dari rumah.

Advertisement

Kabartangsel.com

Source

Nasional23 jam ago

Wapres Gibran Rakabuming Raka Dukung Ruang Ekspresi bagi Anak-Anak Disabilitas

Nasional23 jam ago

Grand BAZNAS Awards 2026, UIN Jakarta Raih Penghargaan Lembaga Pendidikan Pendukung Zakat Terbaik

Nasional2 hari ago

Reshuffle Kabinet: Prabowo Subianto Lantik 4 Wamen, Kepala BNPB, dan Pimpinan BPGMN

Sport3 hari ago

Jadwal BRI Super League 2026-2027 Pekan ke-5, 16-18 Oktober

Sport3 hari ago

Klasemen BRI Super League 2026/2027 Usai Pekan ke-4, Persija Jakarta di Puncak

Sport3 hari ago

Hasil Sidang Komdis PSSI Tanggal 1, 7, dan 8 Oktober 2026: Persiraja Didenda Rp75 Juta

Sport3 hari ago

Hasil Sidang Komdis PSSI 24-25 September 2026: Java United FC dan Persib Bandung Didenda

Sport3 hari ago

Hasil Sidang Komite Disiplin PSSI 23 September 2026: Persebaya dan Garudayaksa Didenda Rp100 Juta

Sport1 minggu ago

League Cup 2026/2027, Persib Bandung dan Borneo FC Langsung ke Perempat Final

Sport1 minggu ago

Pembagian Grup League Cup I.League 2026/2027

Sport1 minggu ago

Hasil Drawing League Cup 2026/2027

Sport1 minggu ago

38 Peserta League Cup 2026/27

Nasional1 minggu ago

Putusan MK soal Syarat Pendidikan Gibran Rakabuming Raka, Gugatan Tak Diterima

Logo HUT ke-18 Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Tahun 2026
Pemerintahan2 minggu ago

Karya Syifa Nabilah Azhari Jadi Pemenang Sayembara Logo HUT ke-18 Tangsel

Sport2 minggu ago

Ranking FIFA Timnas Indonesia Terbaru Usai Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Sport2 minggu ago

FIFA ASEAN Cup 2026 Final Indonesia vs Thailand: Indonesia Juara, Menang Adu Penalti 4-2

Sport2 minggu ago

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Garuda Menang 4-2

Sport2 minggu ago

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Sport2 minggu ago

Hasil Indonesia vs Thailand Berakhir Adu Penalti, Skor 2-2 hingga Extra Time

Pemerintahan2 minggu ago

Dinkes Tangsel Imbau Warga Waspadai Influenza A, Kenali Gejala dan Cegah Penularan

Nasional2 minggu ago

Siapa Suyudi Ario Seto, Pengganti Kapolri Listyo Sigit Prabowo? Ini Profil dan Riwayat Jabatannya

Sport2 minggu ago

Jadwal Timnas Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Tayang dan Skenario Lolos ke Final

Nasional2 minggu ago

G30SPKI, Gerakan 30 September 1965: Sejarah G30S, Kronologi, Korban, dan Dampaknya bagi Indonesia

Sport2 minggu ago

Hasil Indonesia vs Bangladesh 9-2: Injury Time Awalnya 2 Menit, Kenapa Berubah Jadi 7 Menit?

Bisnis2 minggu ago

Bogasari Baking Center Latih Puluhan UKM

Bisnis2 minggu ago

Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 6,51 Persen, Fi Asia Indonesia 2026 Dorong Inovasi dan Kolaborasi

Sport2 minggu ago

Jadwal Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026

Bisnis2 minggu ago

Bank IBK Indonesia Gelar Aksi Konservasi Tanam Mangrove

Bisnis2 minggu ago

Otomatisasi Klaim Asuransi dengan AI untuk Mendorong Layanan Lebih Cepat dan Efisien

Bisnis2 minggu ago

Bogasari Gelar Edukasi Cegah Stunting

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober

Sport2 minggu ago

Timnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Hajar Bangladesh 9-2

Bisnis2 minggu ago

Kapasitas Pelabuhan Naik, Simpul Logistik Darat Perlu Diperkuat

Bisnis2 minggu ago

Payfazz Luncurkan EDC Mini

Bisnis2 minggu ago

Saatnya Generasi Muda Berinvestasi Lebih Mindful

Nasional2 minggu ago

Profil dan Biografi Komjen Suyudi Ario Seto, Calon Kapolri Pilihan Prabowo

Nasional2 minggu ago

Profil Suyudi Ario Seto, Putra Pandeglang Banten Disetujui DPR Jadi Calon Kapolri

Nasional2 minggu ago

Susunan Pengurus PBNU 2026-2031: Rais Aam KH Miftachul Akhyar, Ketua Umum Gus Kikin, Sekjen Gudfan Arif

Nasional2 minggu ago

Pernyataan Lengkap Suyudi Ario Seto Usai Disetujui DPR RI untuk Jadi Kapolri

Bisnis2 minggu ago

PNM Peduli Hadirkan Trauma Healing untuk di NTT

Populer