Connect with us

Lifestyle

9 Upaya Pencegahan Anemia yang Penting Diketahui | Hello Sehat

Anemia adalah kondisi yang terjadi ketika tubuh kekurangan sel darah merah. Sel darah merah berperan vital untuk menjaga suplai nutrisi dan oksigen ke setiap sel, jaringan, dan organ tubuh agar selalu berfungsi baik. Ketika Anda kekurangan darah merah, Anda dapat berisiko mengalami gejala anemia umum seperti cepat lelah dan selalu lemas, kulit pucat, dan susah bernapas lega. Lantas, langkah pencegahan seperti apa yang tepat agar bisa terhindar dari anemia?

Apa saja langkah-langkah pencegahan anemia?

jenis anemia

Ketika didagnosis anemia, tubuh Anda tidak mendapatkan cukup darah yang mengandung banyak oksigen. Akibatnya, Anda mungkin merasa cepat lelah atau lemah, serta mudah pusing atau sakit kepala.

Setiap jenis anemia memiliki gejala yang bisa melemahkan dan mengganggu aktivitas harian, bahkan bisa menyebabkan komplikasi anemia.

Advertisement

Meski terdapat beberapa pilihan pilihan pengobatan kurang darah, mencegah anemia tentu jauh lebih baik daripada harus mengatasinya. Berikut adalah beberapa langkah pencegahan anemia yang bisa Anda lakukan:

1. Makan makanan kaya zat besi

Zat besi sangat diperlukan tubuh untuk menghasilkan hemoglobin di dalam sel darah merah. Hemoglobin adalah zat yang memberi warna merah dan memungkinkan sel darah membawa oksigen ke seluruh tubuh Anda.

Maka dari itu, memperbanyak makan makanan tinggi zat besi bisa menjadi salah satu upaya pencegahan anemia yang cukup mudah dilakukan. Beberapa makanan yang mengandung zat besi, antara lain:

  • Daging tanpa lemak
  • Telur
  • Sayuran hijau, seperti bayam dan sawi
  • Sereal yang diperkaya zat besi

Menurut Angka Kecukupan Gizi (AKG) dari Kementerian Kesehatan Indonesia, orang dewasa setidaknya butuh 26 mg zat besi per hari untuk mencegah anemia kambuh.

2. Makan makanan mengandung vitamin B12

Cara lain untuk mencegah anemia adalah dengan makan makanan tinggi vitamin B12. Vitamin B12 adalah nutrisi penting yang dapat membantu menjaga kesehatan saraf, membuat DNA, dan berperan penting dalam pembentukan sel darah merah sehat.

Advertisement

Masih mengutip tabel AKG milik Kemenkes, orang dewasa disarankan mencukupi kebutuhan vitamin B12 sebanyak 2,6 mcg setiap hari sebagai langkah pencegahan anemia.

Sumber vitamin B12 bisa Anda dapatkan dari makanan, seperti:

  • Hati hewan, seperti sapi dan ayam
  • Kerang laut 
  • Ikan
  • Daging
  • Unggas 
  • Telur
  • Susu dan produk susu lainnya yang mengandung vitamin B12

3. Makan makanan mengandung asam folat

Asam folat (vitamin B9) membantu tubuh membuat sel-sel baru, termasuk sel darah merah baru untuk menggantikan sel darah merah yang mati. Itu sebabnya, asam folat menjadi salah satu nutrisi penting untuk mencegah anemia.  

Makanan yang mengandung asam folat bisa Anda dapatkan dari:

  • Sayuran berdaun hijau, seperti bayam
  • Buah jeruk
  • Kacang polong
  • Roti
  • Sereal
  • Nasi
  • Pasta 

4. Mengonsumsi makanan mengandung vitamin C

Sering mengonsumsi makanan atau buah yang mengandung vitamin C dapat menjadi cara mencegah anemia secara alami. Orang dewasa setidaknya butuh 75 mg vitamin C dalam sehari untuk menjaga kesehatan sel darah dan fungsi tubuh lainnya tetap sehat.

Vitamin C berperan dalam penyerapan zat besi di dalam usus halus. Inilah alasannya orang yang kekurangan vitamin C berisiko mengalami anemia.

Advertisement

5. Berikan susu sapi pada anak mulai 1 tahun ke atas

Menurut American Academy of Pediatrics (AAP), memberikan susu sapi pada bayi bisa menjadi salah satu upaya pencegahan anemia sejak dini. Namun, pastikan Anda memberikan susu sapi pada anak saat usianya—setidaknya—mulai satu tahun ke atas.

Hal ini lantaran susu formula yang terbuat dari sapi memiliki kandungan zat besi yang rendah. Masih dari AAP, susu sapi juga dapat mengiritasi lapisan usus bayi sehingga memicu perdarahan dan hilangnya zat besi di dalam tubuh anak.

Meski risikonya kecil, bayi yang terlalu cepat mengonsumsi susu sapi bisa berisiko kekurangan zat besi. ASI masih menjadi asupan nutrisi terbaik untuk bayi di bawah satu tahun.

Namun, apabila karena kondisi tertentu Anda harus memberikan susu formula pada bayi yang belum genap 1 tahun, cobalah memberikan susu kedelai untuk mencegah anemia. Anda mungkin juga perlu berkonsultasi dengan dokter untuk menemukan pengganti ASI yang tepat sesuai dengan kebutuhan gizi bayi Anda.

Advertisement

6. Berhenti minum alkohol

Menurut alcohol.org, minuman memabukkan dapat menurunkan produksi sel darah merah di sumsum tulang. Ini karena alkohol menyebabkan nutrisi dari makanan lain tidak dapat terserap tubuh dengan baik. Nutrisi yang banyak berkurang karena minum alkohol umumnya adalah vitamin B12 dan folat.

Padahal, vitamin B12 dan asam folat sangat berguna untuk memproduksi sel darah merah. Itu sebabnya, segeralah berhenti minum alkohol sebagai salah satu cara untuk mencegah anemia.

Menguak Segudang Efek Buruk Alkohol Pada Tubuh

7. Masak pakai peralatan yang terbuat dari besi

Pencegahan anemia juga dapat dilakukan dengan memasak menggunakan peralatan berbahan besi (flat iron). Panci dan wajan yang terbuat dari besi akan membantu memasukkan kadar zat besi ke dalam masakan Anda. 

Meskipun belum dapat dipastikan apa hubungannya, beberapa penelitian menemukan bahwa wajan atau panci dari besi dapat melepaskan zat besi dari makanan yang dimasak. 

Advertisement

Namun tidak semua bahan masakan bisa mengeluarkan zat besi saat dimasak di wajan besi. Cara mencegah anemia ini hanya bisa dilakukan pada makanan yang rasanya asam, misalnya saus tomat dan hidangan yang diolah dengan cuka, lemon, atau jus jeruk nipis.

Upaya pencegahan anemia ini akan berdampak optimal apabila bahan masakan yang rasanya asam dimasukkan terakhir, sesaat sebelum makanan matang, dan langsung disajikan.

8. Menggunakan KB hormon

Ketidakseimbangan hormon dapat menyebabkan rahim menebal secara berlebihan. Akibatnya, Anda mengalami perdarahan menstruasi yang lebih parah. Kehilangan banyak darah selama menstruasi akhirnya membuat Anda rentan terhadap anemia.

KB hormon membantu mencegah anemia saat menstruasi dengan menyeimbangkan hormon dalam tubuh Anda. Dikutip dari Mayo Clinic, alat KB yang Anda gunakan mengandung hormon yang dapat menipiskan rahim sehingga Anda tidak mengalami perdarahan secara berlebihan.

Advertisement

9. Mengatasi masalah kesehatan yang menjadi penyebabnya

Perdarahan parah saat menstruasi dapat menyebabkan anemia. Oleh karena itu, mengatasi penyebab perdarahan parah, seperti  tumor rahim, polip, gangguan fungsi ovarium, penggunaan KB non-hormonal, hingga kanker bisa mencegah anemia datang kembali.

Kunci mencegah anemia saat menstruasi adalah menjaga kecukupan zat besi dan mengatasi faktor penyebab menstruasi hebat. 

Meski beberapa upaya pencegahan anemia di atas cukup mudah dilakukan, beberapa jenis anemia sayangnya tak dapat dicegah. Anemia akibat kelainan genetik, seperti anemia sel sabit dan thalasemia adalah contohnya.

Namun, jangan dulu berkecil hati. Cara-cara mencegah anemia di atas juga dapat membantu agar gejala yang Anda rasakan tidak kambuh ataupun memburuk. Cobalah untuk berkonsultasi dengan dokter terkait keluhan Anda agar mendapatkan perawatan yang sesuai.

Advertisement

Source

Advertisement
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hukum23 jam ago

Dorong Generasi Muda Bijak dan Aman di Era Digital, Polres Tangsel Bekali Pelajar dengan Pemahaman AI

Nasional23 jam ago

Wapres Gibran Minta Nakes RSUD Arosuka Solok Tangani Korban Bencana hingga Pulih dan Antisipasi Penyakit Pascabencana

Techno2 hari ago

Google Chrome Tidak Bisa Dibuka? Ini Cara Mengatasinya

Sport3 hari ago

Daftar Sanksi Komdis PSSI Kompetisi BRI Super League dan Pegadaian Championship 2026/27, Hasil Sidang 8–16 September

Pemerintahan4 hari ago

Kadiskominfo Tangsel Tubagus Asep Nurdin Raih Radar Banten Awards 2026 lewat Inovasi Tangsel One

Bisnis4 hari ago

Transformasi Digital Perseroda PITS, SIPITS Mobile Raih Radar Banten Award 2026

Banten5 hari ago

STAI Syekh Manshur Gelar Bedah Buku “Manajemen Cinta Sebagai Hidden Kurikulum di Madrasah” dan “Ekosistem Mutu Pendidikan Islam Paradigma Baru Menuju Pendidikan Islam Berdampak”

Sport1 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober 2026

Sport1 minggu ago

Klasemen BRI Super League 2026/27 Pekan ke-3: Dewa United Banten FC di Puncak

Sport1 minggu ago

Persijap Jepara vs Persib Bandung: Maung Bandung Menang 2-1

Sport1 minggu ago

Hasil Borneo FC vs Bali United 1-0 di Pekan ke-3 BRI Super League 2026/27

Banten1 minggu ago

Hasil Dewa United vs PSS Sleman Berakhir 2-1 di Pekan ke-3 BRI Super League 2026/27

Sport1 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, 20 September: Borneo FC vs Bali United, Dewa United vs PSS Sleman, Persijap vs Persib

Tangerang Selatan1 minggu ago

PMI Tangsel Salurkan 16.000 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Kelurahan Keranggan

Nasional1 minggu ago

IKA Trisakti Hadirkan Trisakti Peduli untuk Gerakkan Alumni Turut Pulihkan Bencana di Indonesia

Sport1 minggu ago

Hasil PSM Makassar vs Persita Tangerang 2-2 di Pekan Ketiga BRI Super League 2026/27

Sport1 minggu ago

Hasil Pertandingan PSM Makassar vs Persita Tangerang, Pendekar Cisadane Unggul 1-0 di Babak Pertama

Sport1 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27, Sabtu 19 September: Persebaya vs Garudayaksa FC, PSM Makassar vs Persita, Bhayangkara FC vs Isenmulang Kalteng FC, dan Persija Jakarta vs Java United FC

Pemerintahan1 minggu ago

58 Daerah Tertarik Replikasi, Tangsel Siapkan Penandatanganan Kerja Sama Sistem Integrasi Geospasial Informasi Tanah dan Pajak

Sport1 minggu ago

Daftar Lengkap 23 Pemain Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Sport1 minggu ago

Jadwal Pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap: Division 1 dan Division 2

Sport1 minggu ago

Tiket FIFA ASEAN Cup 2026: Harga dan Cara Beli via Garuda ID

Sport1 minggu ago

Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Banten2 minggu ago

40 Guru Madrasah Dapat Beasiswa S1, STAI Syekh Manshur Apresiasi Program Madrasah Gemilang

Sport1 minggu ago

Jadwal Lengkap FIFA ASEAN Cup 2026

Sport1 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, Jumat 18 September: Arema FC vs Persik Kediri dan Madura United vs PSIM

Sport1 minggu ago

Daftar 14 Tim Peserta FIFA ASEAN Cup 2026

Nasional2 minggu ago

Wapres Gibran Rakabuming Raka Berikan Selamat kepada Suahasil Nazara atas Amanah Baru yang Diembannya

Sport1 minggu ago

Jadwal Lengkap BRI Super League 2026/27 Pekan Ketiga

Nasional2 minggu ago

Purbaya Yudhi Sadewa Dicopot Presiden Prabowo, Prof Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menteri Keuangan

Sport1 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober 2026

Politik2 minggu ago

WI Banten Dorong Perempuan Aktif di Dunia Politik

Nasional2 minggu ago

LSAK Desak KPK Perjelas Status Uang Rp3,5 Miliar Terkait Kasus Batu Bara Kukar

Sport1 minggu ago

Klasemen BRI Super League 2026/27 Pekan ke-3: Dewa United Banten FC di Puncak

Obituari2 minggu ago

Kurniawan Zulkarnain: Intelektual Organik yang Tak Pernah Berhenti Gelisah Memikirkan Indonesia

Tangerang Selatan2 minggu ago

IKPP Tangerang Mill Dukung Kolaborasi Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Mandiri Menuju Zero Waste 2028

Nasional2 minggu ago

Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menkeu: Ini Bentuk Kepercayaan Presiden dan Negara

Sport1 minggu ago

Daftar Lengkap 23 Pemain Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Sport1 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27, Sabtu 19 September: Persebaya vs Garudayaksa FC, PSM Makassar vs Persita, Bhayangkara FC vs Isenmulang Kalteng FC, dan Persija Jakarta vs Java United FC

Sport1 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, 20 September: Borneo FC vs Bali United, Dewa United vs PSS Sleman, Persijap vs Persib

Populer