90 Pelajar SMA di Kota Tangsel Ikuti Pendidikan Politik

By on Sabtu, 26 Januari 2019

Kabartangsel.com- Sedikitnya ada 90 peserta dari masing-masing SMA dan SMK di Tangerang Selatan (Tangsel) yang mengirimkan sedikitnya 12 siswa dalam kegiatan Pendidikan Budaya Politik dan Etika bagi Pemilih Pemula di Balai Ratu Permai, Pondok Aren, Tangsel, Kamis (24/12019).

Dalam pendidikan politik yang dibuka Asisten Daerah 1 Kota Tangsel, Rahmat Salam, turut hadir Kasi Intelejen Kejaksaan Negeri (Kejari) Tangsel, Setyo Adhi Wicaksono. Di forum itu, ia memaparkan peran kejaksaan dalam penyelenggaraan pemilihan umum.

“Sebagai jaksa, peranan aktif kami mempersiapkan jaksa khusus untuk menangani dan menyelesaikan perkara pemilu. Antisipasi terhadap potensi kerawanan seperti money politik, penyimpangan pelaksanaan pemilu, penegakan hukum yang dapat memicu kegaduhan serta sengketa pemilu dan perselisihan hasil pemilu,” paparnya.

Selain itu, untuk menghindari golput, pihaknya juga mengadakan posko pemilu untuk menampung aduan pelaksanaan pemilu, Berkoordinasi aktif dengan penyidik Polri dan pihak KPU-Bawaslu menegakan hukum dan menyelesaikan perkara pemilu secara cepat, tepat, proporsional dan profesional sesuai dengan hukum yang berlaku.

“Saya berpesan, adik-adik di sini jangan sampai golput dan harus berperan aktif di negara kita untuk menentukan nasib kita semua,” pesannya.

Sementara itu, Achmad Mudjahid Zein sebagai anggota KPU Tangsel mengatakan keikutsertaan pemilu sangatlah penting dan sebagai kaum terpelajar kita harus bertekad menyalurkan hak pilih.

“Ada 5 surat suara yang ada pada 17 April mendatang. Oleh sebab itu kita harus tau siapa yang kita pilih, bagaimana latar belakangnya. Oleh sebab itu, KPU mengikuti tren millenial dengan mengakses info tahapan pemilu dalam satu genggaman, dengan cara mendownload aplikasi. Sehingga kita bisa tau rekam jejak dari calon-calon tersebut,” jelasnya. (plp)