Ustadz Buchory Muslim (UBM) menjelaskan dalam memilih pemimpin yang utama adalah menelisik aqidahnya. Demikian kata sosok ustadz yang dikenal dekat dengan Habib Rizieq Syihab ini pada acara Temu Dialog dengan Siti Nur Azizah di musholla kediaman Usamah Hisyam, Ketua Penasehat Tim Sukses pasangan Nur Azizah-Ruhamaben, di kawasan Puspita Loka BSD City, Tangsel, Senin (9/8/2020).
“Saya melihat pasangan Nur Azizah-Ruhamaben ini keislaman dan keindonesiaannya sangat kental. Bukan saja sosok pribadi keduanya, tetapi tadi kita juga mendengar visi misinya. Yang menjadi priorutas pembangunan Tangsel itu religiusitasnya, keimanannya kepada Tuhan Yang Maha Esa, akhlaknya dulu yang dibangun, baru kemudian yang lain-lain. Ini pertanda, insya Allah tidak lama lagi kita di Tangsel akan mendapatkan pemimpin yang bersih, tidak korup, yang memahami aspirasi rakyat,” tandas UBM.
Oleh karenanya, UBM mengajak masyarakat Tangsel untuk sama-sama bergerak mendukung Nur Azizah seraya memohon kepada Allah subhanahu wa ta’ala agar ia ditetapkan sebagai Wali Kota Tangsel periode 2020-2025.
Di akhir taushiyahnya, salah seorang pimpinan Lembaga Dakwah Parmusi (Persaudaraan Muslimin Indonesia) ini lantas menengadahkan tangan, mengawali doanya dengan membaca Surah Al-Fatihah. (MO)
Bisnis7 hari agoLamiPak Indonesia Sabet Dua Penghargaan Bergengsi di TOP CSR Awards 2026
Pemerintahan7 hari agoPeringati Hari Lahir Pancasila, Benyamin Davnie Serukan Persatuan, Gotong Royong, dan Kepedulian Sosial
Pemerintahan6 hari agoTinjau SMAN 1 Tangsel, Wali Kota Benyamin Davnie dan Gubernur Andra Soni Pastikan Program MBG dan SPMB Berjalan Optimal
Pemerintahan5 hari agoPilar Saga Ichsan Buka Lomba Inovasi Teknologi Tepat Guna ke-14 Tingkat Kota Tangsel
Pemerintahan6 hari agoBenyamin Davnie dan Andra Soni Tinjau Program Sekolah Gratis di SMA PGRI 56 Ciputat
Pendidikan6 hari agoEnglish 1 Luncurkan High Flyers 4.0
Banten5 hari agoBenyamin Davnie Sambut Tim Penilai PKK Banten, Pondok Pucung Tampilkan Program Unggulan
Jabodetabek3 hari agoProf Dede Rosyada Tegaskan Pengelolaan Yayasan Triguna dan Syarif Hidayatullah Telah Diserahkan ke Pemerintah Melalui UIN Jakarta













