Connect with us

Lifestyle

5 Komplikasi Diabetes pada Mata yang Umum Terjadi | Hello Sehat

Pada penyakit diabetes melitus, gula darah yang terus dibiarkan tinggi tak terkendali dapat mengganggu fungsi organ-organ lain, salah satunya mata. Gangguan penglihatan akibat diabetes awalnya ditandai dengan pandangan yang kabur dan bisa disertai rasa sakit. Apabila gejala mata kabur karena diabetes ini terus dibiarkan, maka bisa menyebabkan komplikasi pada mata bahkan kehilangan penglihatan secara permanen.

Berbagai komplikasi mata akibat diabetes

Gangguan penglihatan merupakan gejala diabetes yang cukup umum dialami oleh penderita diabetes. Jika mulai mengalaminya, Anda perlu segera memeriksakan diri ke dokter mata secara rutin.

Pasalnya, banyak diabetesi (sebutan untuk penderita diabetes) yang membiarkan kondisi ini sampai akhirnya berkembang menjadi komplikasi diabetes yang menyerang mata.

Gejala yang muncul bisa “hanya” berupa penglihatan yang kabur atau bahkan kebutaan. Berikut ini adalah berbagai komplikasi diabetes pada mata.

Advertisement

1. Glaukoma

mata terasa perih

Glaukoma adalah komplikasi diabetes pada mata yang cukup umum ditemui. Risiko diabetesi untuk mengalami glaukoma adalah sekitar 40 persen.

Glaukoma adalah penyakit mata yang disebabkan oleh terlalu banyaknya cairan pada bola mata. Hal ini terjadi karena cairan di dalam mata tidak dapat mengalir dengan benar.

Penumpukan cairan akan mengganggu sistem kerja indra penglihatan Anda dengan menyebabkan tekanan berlebih pada pembuluh darah dan saraf-saraf mata. Inilah yang lama-kelamaan akan menyebabkan kerusakan saraf.

Advertisement

Saat saraf mata rusak, sinyal yang menyampaikan hal yang Anda lihat ke otak akan terganggu. Awalnya gangguan mata karena diabetes ini akan menimbulkan padangan mata buram. Namun, jika diabaikan, lama-kelamaan bisa menyebabkan hilangnya penglihatan atau kebutaan.

Beberapa tanda lain dari glaukoma adalah munculnya blind spot atau titik hitam yang melayang pada penglihatan tengah dan tepi Anda.

2. Katarak

Katarak adalah salah satu penyakit mata karena komplikasi diabetes yang memiliki gejala awal pandangan mata buram. Diabetesi memiliki risiko 60% lebih besar untuk terserang katarak dibandingkan dengan orang yang tidak memiliki gula darah tinggi. 

Pada mata yang mengalami katarak, pandangan seolah-olah seperti tertutup kabut dan sering kali disertai gejala mata berair. National Institute of Diabetes menjelaskan bahwa komplikasi diabetes yang menyebabkan katarak terjadi karena penumpukan gula darah (sorbitol) pada lensa mata.

Advertisement

Metode penyembuhan yang dapat dilakukan untuk mengobati katarak adalah dengan melakukan operasi pengangkatan lensa yang mengalami katarak.

Nantinya, lensa yang mengalami katarak tersebut diganti dengan lensa implan. Prosedur menjalani operasi katarak cenderung aman dan hanya membutuhkan waktu satu hari.

Apa yang Terjadi Selama Operasi Katarak?

3. Retinopati diabetik

Retinopati diabetik adalah komplikasi diabates yang menyerang retina mata yang berfungsi menangkap cahaya dan mengubahnya menjadi sinyal untuk diteruskan ke otak.

Kadar gula darah yang tinggi dapat membuat pembuluh darah di belakang mata membengkak. Akibatnya, pembuluh darah mata menjadi tersumbat dan menghambat aliran darah.

Advertisement

Ketika pembuluh darah tersumbat, percabangan pembuluh-pembuluh darah baru akan terbentuk. Namun sayangnya, pembuluh darah baru ini lebih rapuh sehingga rentan pecah.

Saat pembuluh darah ini pecah, darah dapat memblok penglihatan. Kemudian terbentuklah jaringan parut pada retina. Jaringan parut pada retina ini selanjutnya dapat menarik lapisan retina hingga terlepas dari tempatnya.

Operasi laser sering kali digunakan untuk mengobati retinopati diabetik. Namun, retinopati diabetik juga dapat diobati dengan cara yang berbeda bergantung dengan perkembangan penyakitnya. 

Obat suntik anti-VEGF dapat pun dapat membantu mengobati retinopati diabetik dengan memperlambat kebocoran pembuluh darah.

Advertisement

4. Edema makula diabetik

sakit kelenjar air mata

sakit kelenjar air mata

Edema makula diabetik adalah suatu kondisi yang disebabkan oleh retinopati diabetik. Menurut American Diabetes Association, komplikasi diabetes pada mata ini disebabkan oleh penumpukan cairan pada makula.

Makula merupakan salah satu bagian dari retina, posisinya terletak di belakang mata. Hampir seluruh fungsi penglihatan utama terpusat di makula sebab sel penerima cahaya (fotoreseptor) terkumpul di sini.

Ketika terjadi retinopati diabetik, pembuluh darah kapiler tidak dapat berfungsi dengan baik untuk mengatur sirkulasi cairan dari dalam dan keluar pembuluh darah. Akibatnya, cairan keluar dari pembuluh darah. Lama-lama, penumpukan cairan ini akan mengganggu fungsi makula.

Gejala edema makula diabetik bisa berbeda pada setiap orang, tergantung seberapa parah kerusakan pembuluh darah pada mata.

Advertisement

Namun gejala utama penyakit mata karena diabetes ini adalah penglihatan mata kabur, bergelombang, dan pandangan ganda.  Terkadang juga bisa disertai dengan rasa sakit. Selain itu, diabetesi mungkin juga akan melihat floater atau bayangan yang melayang-layang.

Fotokoagulasi laser adalah pengobatan yang paling sering dilakukan untuk mengatasi edema makula. Jika dilakukan secara tepat, fotokoagulasi laser dapat mempertahankan ketajaman penglihatan pasien sehingga mengurangi risiko kebutaan permanen.

Meski begitu, prosedur ini jarang bisa memperbaiki penglihatan yang sudah terlanjur parah.

5. Ablasio Retina

Ablasio retina adalah kondisi ketika retina terlepas dari jaringan penyokongnyanya. Ketika retina lepas, retina terangkat atau tertarik dari posisi normal.

Advertisement

Kondisi ini dapat bermula dari retinopati diabetik. Penumpukan cairan karena retinopati dapat menyebabkan retina mulai menarik diri dari dasar pembuluh darah kecil.

Penyakit mata karena diabetes ini di awal tidak menimbulkan rasa sakit, tapi menunjukan gejala pandangan mata buram, berbayang (pada satu atau kedua mata), dan kantung mata yang membesar.

Namun, gejala yang mengganggu biasanya muncul saat kerusakan retina sudah semakin parah. Jika tidak segera diobati, ablasi retina dapat menyebabkan kehilangan penglihatan permanen.

Operasi fotokoagulasi atau cryopexy merupakan pengobatan yang bisa dilakukan untuk mengatasi komplikasi diabtes pada mata ini.

Advertisement

Namun, tidak semua operasi berhasil mengembalikan penglihatan yang normal. Masih terdapat risiko untuk mengalami penurunan penglihatan atau bahkan kehilangan penglihatan secara permanen.

Jika Anda mengalami gangguan penglihatan karena diabetes ditandai dengan pandangan mata kabur, segera konsultasi ke dokter mata dan terapkan pola hidup sehat yang bertujuan menjaga kadar gula darah tetap normal.

Semakin dini Anda mencegah, peluang Anda untuk terhindar komplikasi diabetes pun semakin besar.

11 Cara Mencegah Diabetes yang Bisa Dilakukan Mulai Hari Ini

Kabartangsel.com

Advertisement

Source

Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hukum2 hari ago

Dorong Generasi Muda Bijak dan Aman di Era Digital, Polres Tangsel Bekali Pelajar dengan Pemahaman AI

Nasional2 hari ago

Wapres Gibran Minta Nakes RSUD Arosuka Solok Tangani Korban Bencana hingga Pulih dan Antisipasi Penyakit Pascabencana

Techno3 hari ago

Google Chrome Tidak Bisa Dibuka? Ini Cara Mengatasinya

Sport4 hari ago

Daftar Sanksi Komdis PSSI Kompetisi BRI Super League dan Pegadaian Championship 2026/27, Hasil Sidang 8–16 September

Pemerintahan5 hari ago

Kadiskominfo Tangsel Tubagus Asep Nurdin Raih Radar Banten Awards 2026 lewat Inovasi Tangsel One

Bisnis6 hari ago

Transformasi Digital Perseroda PITS, SIPITS Mobile Raih Radar Banten Award 2026

Banten7 hari ago

STAI Syekh Manshur Gelar Bedah Buku “Manajemen Cinta Sebagai Hidden Kurikulum di Madrasah” dan “Ekosistem Mutu Pendidikan Islam Paradigma Baru Menuju Pendidikan Islam Berdampak”

Sport1 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober 2026

Sport1 minggu ago

Klasemen BRI Super League 2026/27 Pekan ke-3: Dewa United Banten FC di Puncak

Sport1 minggu ago

Persijap Jepara vs Persib Bandung: Maung Bandung Menang 2-1

Sport1 minggu ago

Hasil Borneo FC vs Bali United 1-0 di Pekan ke-3 BRI Super League 2026/27

Banten1 minggu ago

Hasil Dewa United vs PSS Sleman Berakhir 2-1 di Pekan ke-3 BRI Super League 2026/27

Sport1 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, 20 September: Borneo FC vs Bali United, Dewa United vs PSS Sleman, Persijap vs Persib

Tangerang Selatan1 minggu ago

PMI Tangsel Salurkan 16.000 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Kelurahan Keranggan

Nasional1 minggu ago

IKA Trisakti Hadirkan Trisakti Peduli untuk Gerakkan Alumni Turut Pulihkan Bencana di Indonesia

Sport1 minggu ago

Hasil PSM Makassar vs Persita Tangerang 2-2 di Pekan Ketiga BRI Super League 2026/27

Sport1 minggu ago

Hasil Pertandingan PSM Makassar vs Persita Tangerang, Pendekar Cisadane Unggul 1-0 di Babak Pertama

Sport1 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27, Sabtu 19 September: Persebaya vs Garudayaksa FC, PSM Makassar vs Persita, Bhayangkara FC vs Isenmulang Kalteng FC, dan Persija Jakarta vs Java United FC

Pemerintahan1 minggu ago

58 Daerah Tertarik Replikasi, Tangsel Siapkan Penandatanganan Kerja Sama Sistem Integrasi Geospasial Informasi Tanah dan Pajak

Sport2 minggu ago

Daftar Lengkap 23 Pemain Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Sport2 minggu ago

Tiket FIFA ASEAN Cup 2026: Harga dan Cara Beli via Garuda ID

Sport2 minggu ago

Jadwal Pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap: Division 1 dan Division 2

Banten2 minggu ago

40 Guru Madrasah Dapat Beasiswa S1, STAI Syekh Manshur Apresiasi Program Madrasah Gemilang

Sport2 minggu ago

Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Sport2 minggu ago

Jadwal Lengkap FIFA ASEAN Cup 2026

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, Jumat 18 September: Arema FC vs Persik Kediri dan Madura United vs PSIM

Sport2 minggu ago

Daftar 14 Tim Peserta FIFA ASEAN Cup 2026

Nasional2 minggu ago

Wapres Gibran Rakabuming Raka Berikan Selamat kepada Suahasil Nazara atas Amanah Baru yang Diembannya

Sport2 minggu ago

Jadwal Lengkap BRI Super League 2026/27 Pekan Ketiga

Nasional2 minggu ago

Purbaya Yudhi Sadewa Dicopot Presiden Prabowo, Prof Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menteri Keuangan

Sport1 minggu ago

Klasemen BRI Super League 2026/27 Pekan ke-3: Dewa United Banten FC di Puncak

Sport1 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober 2026

Politik2 minggu ago

WI Banten Dorong Perempuan Aktif di Dunia Politik

Obituari2 minggu ago

Kurniawan Zulkarnain: Intelektual Organik yang Tak Pernah Berhenti Gelisah Memikirkan Indonesia

Nasional2 minggu ago

LSAK Desak KPK Perjelas Status Uang Rp3,5 Miliar Terkait Kasus Batu Bara Kukar

Tangerang Selatan2 minggu ago

IKPP Tangerang Mill Dukung Kolaborasi Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Mandiri Menuju Zero Waste 2028

Nasional2 minggu ago

Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menkeu: Ini Bentuk Kepercayaan Presiden dan Negara

Sport1 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, 20 September: Borneo FC vs Bali United, Dewa United vs PSS Sleman, Persijap vs Persib

Nasional2 minggu ago

Profil Prof Suahasil Nazara, Menkeu Baru Pengganti Purbaya Yudhi Sadewa

Sport2 minggu ago

Daftar Lengkap 23 Pemain Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Populer