Hasil Periksa Fakta Khairunnisa Andini (Universitas Diponegoro).
Informasi yang salah. Faktanya, antibodi yang terkandung dalam vaksin masuk melalui pembuluh darah manusia, sedangkan virus penyebab COVID-19 masuk melalui saluran pernapasan dan menyebabkan infeksi. Selain itu, tulisan yang ada di dalam foto merupakan hasil suntingan dari foto seorang dokter asal Filipina yang meminta warga untuk tetap tinggal di rumah.
= = = = =
KATEGORI: Konten yang Menyesatkan/Misleading Content
= = = = =
SUMBER: Instagram
https://archive.vn/zzqTS
= = = = =
NARASI:
(diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia)
“Media tidak memberitakan berita yang sebenarnya. Mereka mengabaikan tokoh agama dan tabib tradisional untuk ini? Astaga Tuhan, apa yang sedang terjadi?”
NARASI DALAM GAMBAR:
(diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia)
“Untuk para warga di Afrika, jangan menerima imunisasi untuk menangkal Coronavirus karena mereka menyebarkan virus tersebut melalui vaksin”
= = = = =
PENJELASAN:
Pengguna Instagram glamdzoli mengunggah sebuah foto (3/4) yang menunjukkan menunjukkan foto seorang dokter tengah memegang kertas yang berisi peringatan bagi warga Afrika untuk tidak menerima imunisasi, sebab COVID-19 disebarkan melalui vaksin. Beserta dengan foto tersebut juga disertakan keterangan yang menuduh media telah memberitakan berita bohong.
Berdasarkan hasil penelusuran, kandungan antibodi dalam vaksin masuk melalui pembuluh darah manusia sebelum akhirnya disalurkan ke sel-sel tubuh. Sedangkan, virus penyebab COVID-19 ditularkan melalui percikan yang berasal dari saluran pernapasan dan keluar melalui hidung atau mulut ketika seseorang yang terinfeksi COVID-19 batuk, bersin, maupun berbicara. Virus ini kemudian masuk dan menginfeksi saluran pernapasan.
Foto dokter yang digunakan dalam unggahan Instagram tersebut juga bukan merupakan foto sebenarnya. Foto asli diunggah oleh pengguna Facebook Rodney Jimenez, seorang dokter asal Filipina (18/3) sebagai usaha meminta para warga agar tetap tinggal di rumah.
Informasi dengan topik serupa juga pernah dimuat dalam situs AFP, dengan judul artikel ‘Doctored Photo Telling Africans to Avoid COVID-19 Vaccine Circulates Online’.
Dengan demikian, foto yang diunggah oleh pengguna Instagram glamdzoli tersebut dapat dikategorikan sebagai Konten yang Menyesatkan/Misleading Content.
= = = = =
REFERENSI:
https://factcheck.afp.com/doctored-photo-telling-africans-avoid-covid-19-vaccine-circulates-online
https://www.immunology.org/celebrate-vaccines/public-engagement/guide-childhood-vaccinations/how-vaccines-work#How%20do%20vaccines%20work?
https://www.cdc.gov/vaccines/vac-gen/side-effects.htm
https://www.facebook.com/photo?fbid=10156973686112283&set=ecnf.723887282

Bisnis4 minggu agoLamiPak Indonesia Sabet Dua Penghargaan Bergengsi di TOP CSR Awards 2026
Pemerintahan4 minggu agoPeringati Hari Lahir Pancasila, Benyamin Davnie Serukan Persatuan, Gotong Royong, dan Kepedulian Sosial
Nasional4 minggu agoOTT Senyap Kasus Imigrasi, KPK Beri Kado Hari Lahir Pancasila untuk Rakyat
Jabodetabek3 minggu agoProf Dede Rosyada Tegaskan Pengelolaan Yayasan Triguna dan Syarif Hidayatullah Telah Diserahkan ke Pemerintah Melalui UIN Jakarta
Pemerintahan4 minggu agoTinjau SMAN 1 Tangsel, Wali Kota Benyamin Davnie dan Gubernur Andra Soni Pastikan Program MBG dan SPMB Berjalan Optimal
Banten4 minggu agoBenyamin Davnie Sambut Tim Penilai PKK Banten, Pondok Pucung Tampilkan Program Unggulan
Jabodetabek3 minggu agoPenjelasan UIN Jakarta soal Insiden Kericuhan di Lingkungan Madrasah Pembangunan Pamulang Tangsel
Banten4 minggu agoJemaah Haji Kloter Pertama Banten Tiba di Tanah Air














