Connect with us

Lifestyle

Sakit Pinggang: Cari Tahu Gejala, Penyebab dan Pengobatannya

Sakit atau nyeri pada pinggang adalah keluhan yang cukup umum. Bahkan, bisa dikatakan setidaknya sakit pinggang yang bersifat ringan dan sementara akan dialami setiap orang sekali seumur hidup. Biasanya, nyeri pinggang terjadi saat otot menegang sehabis melakukan pekerjaan berat. Meski demikian, sakit pinggang yang lebih parah dapat didasari oleh kondisi yang lebih serius, seperti dehidrasi, infeksi saluran kemih, atau sakit ginjal. Yuk, ketahui lebih lanjut mengenai gejala, penyebab dan cara mengobatinya.

Gejala dan pertanda nyeri pinggang

Sakit pinggang atau flank pain adalah salah satu jenis masalah pada sistem muskuloskeletal. Kondisi ini menimbulkan rasa nyeri  yang muncul baik di sebelah kanan maupun di sebelah kiri bagian belakang punggung, tepatnya di daerah bawah tulang rusuk dan di atas panggul.

Sensasi nyeri biasanya terasa lebih buruk di satu sisi pinggang. Ada yang lebih merasakan sakit pinggang di kanan atau nyeri di pinggang kiri. Rasa nyerinya bahkan dapat menyebar ke bagian depan tubuh sampai ke bagian bawah.

Advertisement

Gangguan sistem gerak yang satu ini memiliki beberapa pertanda dan gejala umum yang perlu Anda perhatikan, di antaranya:

  • Sensasi panas di pinggang.
  • Nyeri otot dan kesemutan.
  • Pegal linu sampai kram otot yang menjalar ke area kaki.

Nyeri pinggang bisa terasa pegal dan tumpul pada awalnya, atau terasa menusuk dan tajam seperti kram. Nyeri yang Anda rasakan pun akan datang dan pergi. Lambat laun, rasa sakitnya dapar membuat Anda jadi sulit bergerak dan berdiri tegak.

Tidak hanya pada bagian sekitar rusuk dan pinggang, rasa sakit juga bisa menjalar sampai ke bagian pinggul serta kaki. Namun, tanda dan gejala nyeri pinggang lainnya yang lebih spesifik juga dapat muncul sesuai dengan penyebab asalnya.

Penyebab munculnya rasa sakit di area pinggang

Penyebab paling umum dari sakit atau nyeri pinggang adalah otot yang menegang. Hal ini mungkin saja terjadi jika posisi tubuh tidak tepat atau Anda memiliki kebiasaan mempraktekkan postur tubuh yang buruk.

Namun, selain hal-hal tersebut, nyeri pinggang juga dapat terjadi karena adanya penyebab medis tertentu. Berikut adalah beberapa masalah kesehatan yang mungkin menjadi pemicu munculnya rasa nyeri di area pinggang:

Advertisement

1. Cedera otot

Jika Anda melakukan olahraga dengan intensitas tinggi atau melakukan aktivitas lain seperti mengangkat benda berat, sakit pinggang mungkin saja terjadi. Pasalnya, kedua aktivitas tersebut berpotensi membuat otot-otot di tubuh Anda tertarik secara berlebihan sehingga terjadi cedera otot.

Tak hanya itu, otot di area pinggang mungkin saja mengalami trauma dari aktivitas fisik seperti kecelakaan mobil dan jatuh, sehingga otot menekan tulang belakang dan berpotensi menyebabkan bantalan untuk tulang pada area pinggang pecah.

2. Osteoarthritis

Salah satu jenis arthritis atau pengapuran sendi yang satu ini juga dapat menyebabkan sakit pinggang. Pasalnya, saat Anda mengalami osteoarthritis di area tulang belakang, tulang rawan akan rusak dan membuat saraf di tulang belakang mengalami iritasi. Jika sudah demikian, nyeri di area pinggang pun mungkin tidak terhindarkan.

Selain osteoarthritis, beberapa jenis radang sendi lainnya, termasuk rheumatoid arthritis dan spondylitis juga dapat menimbulkan rasa sakit di area pinggang.

Advertisement

3. Masalah pada ginjal

Menurut Keck Medicine of USC, bisa saja sakit pinggang tidak ada hubungannya sama sekali dengan kondisi sistem rangka maupun sistem otot Anda. Pasalnya, kedua ginjal yang terletak di sisi kanan dan kiri tulang belakang juga bisa menimbulkan rasa sakit.

Salah satu masalah pada ginjal yang mungkin muncul adalah batu ginjal, contohnya adalah rasa sakit yang dimulai dari punggung bagian belakang dan juga pinggang. Selain itu, infeksi ginjal, yang mungkin terjadi akibat infeksi saluran kemih yang berpindah dari kandung kemih ke ginjal, juga bisa menyebabkan sakit pinggang.

4. Degenerasi tulang belakang

Penyakit yang terjadi pada tulang belakang manusia ini biasanya terjadi saat cakram di daerah lumbar (tulang belakang) mulai terurai karena hancur. Mungkin, Anda juga pernah mengenalnya dengan nama “pengapuran” tulang.

Biasanya banyak terjadi pada orang berusia lanjut atau kadang disebabkan oleh obesitas karena pengapuran tulang akan terjadi ketika semakin besar tekanan pada sendi. Tak menutup kemungkinan, semakin mudah pula sendi akan menjadi lebih rapuh dan menjadi penyebab sakit pinggang.

Advertisement

5. Irritate Bowel Syndrome (IBS)

Irritable bowel syndrome (IBS) adalah gangguan sistem pencernaan yang memengaruhi kerja usus besar sehingga membuat kontraksi otot di bagian usus besar bermasalah.

Pemicu penyakit ini meliputi kebiasaan makan, diet, infeksi saluran pencernaam, dan stres. Umumnya gejala IBS meliputi kembung, sembelit, diare, sakit kepala, sampai sakit pinggang sebelah kanan atau di sebelah kiri.

6. Endometriosis

Kondisi ini juga bisa menjadi penyebab nyeri pinggang pada wanita. Endometriosis adalah kondisi abnormal yang ditandai dengan pertumbuhan dan penebalan jaringan dinding rahim di luar rahim. Jaringan dinding rahim yang tumbuh di luar rahim dapat mengendap di sekitar organ reproduksi lain dan memicu peradangan serta nyeri.

Gejala yang bisa Anda rasakan dari endometriosis adalah sakit perut bagian bawah, nyeri di bagian panggul, sakit pinggang saat menstruasi, nyeri di kemaluan, sampai sakit pinggang atau punggung kronis.

Advertisement

Faktor risiko mengalami sakit pinggang

Setiap orang, mulai dari anak-anak, remaja, dewasa, hingga lansia tentu pernah mengalami nyeri pinggang. Jika tidak berhati-hati, ada banyak faktor penyebab yang dapat meningkatkan risiko terjadinya nyeri pinggang. Beberapa contohnya adalah:

  • Faktor genetik.
  • Kebiasaan merokok.
  • Penambahan berat badan.
  • Tubuh tidak bugar, karena jarang berolahraga.
  • Usia yang bertambah dapat meningkatkan potensi nyeri pinggang.
  • Profesi yang mengharuskan Anda melakukan aktivitas fisik yang berat.

Pengobatan dan perawatan untuk sakit pinggang

Jika sakit pinggang sudah melanda, tentu Anda ingin segera meredakan dan mengatasinya. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengobati sekaligus menghilangkan rasa sakit di pinggang. Di antaranya adalah:

1. Penggunaan obat-obatan

Ada beberapa pilihan obat nyeri yang bisa Anda konsumsi saat merasakan sakit di area pinggang. Obat-obatan nyeri ini bisa disesuaikan dengan gejala, penyebab, dan berapa lama sakit pinggang telah berlangsung.

Biasanya, jika kondisi ini sudah berlangsung cukup lama dan tidak hilang dengan sendirinya, dokter akan memberikan resep khusus seperti obat pereda nyeri, seperti ibuprofen dan naproxen yang dapat membantu meredakan rasa sakit.

Selain obat pereda nyeri, dokter mungkin juga meresepkan relaksan otot, salep pereda nyeri, antidepresan, atau obat-obatan yang lebih kuat seperti opioid. Meski beberapa jenis obat bisa didapatkan secara bebas di apotek, akan lebih baik jika Anda membelinya dengan resep dari dokter.

Advertisement

Jangan lupa untuk tetap memerhatikan efek samping penggunaan obat. Seperti obat antiradang yang dapat menyebabkan sakit perut, ruam, sampai masalah pada ginjal. Begitu juga dengan relaksan otot yang dapat menyebabkan kantuk serta pusing.

2. Terapi fisik

Jika nyeri pinggang yang Anda alami sudah cukup parah dan tidak bisa mereda hanya dengan obat-obatan, Anda bisa melakukan terapi fisik untuk melatih kelenturan otot di area pinggang, menguatkan otot punggung serta perut, dan memperbaiki postur tubuh.

Selain itu, terapis yang membantu Anda juga akan mengajarkan bagaimana cara mencari posisi atau pergerakan yang aman apabila sakit pinggang muncul lagi di kemudian hari.

3. Penggunaan bahan alami

Selain obat-obatan kimia, ada pula bahan alami yang bisa membantu Anda meredakan sakit pinggang. Berikut adalah bahan-bahan alami yang bisa digunakan untuk mengurangi rasa sakit di area pinggang:

Advertisement

Di dunia kedokteran, capcaisin dapat dimanfaatkan sebagai zat aktif yang digunakan untuk membantu mengobati sakit ringan dan nyeri otot atau sendi, misalnya arthritis, sakit pinggang, atau keseleo. Obat ini juga dapat digunakan sebagai obat nyeri pinggang dan nyeri saraf.

Ekstrak jahe diduga dapat membantu mengatasi nyeri sendi dan otot karena mengandung phytochemical.  Phytochemical adalah senyawa yang membantu menghentikan peradangan, sehingga dapat dijadikan obat tradisional nyeri pinggang.

4. Kompres atau berendam dengan air hangat

Jika Anda tidak ingin mengonsumsi obat, cara yang satu ini cukup ampuh untuk mengobati sakit pinggang secara alami. Saat mengompres, Anda bisa menggunakan air panas maupun air dingin, dan tidak lupa memberikan jeda setidaknya 20 menit agar kulit bisa beristirahat.

Sementara itu, saat Anda berendam air hangat, saraf dan otot yang menegang akan mengendur, sehingga membuat Anda jadi lebih rileks. Tidak hanya itu, berendam air hangat juga dapat melancarkan sirkulasi darah dan merangsang produksi hormon dopamin untuk melawan stres dalam tubuh.

Advertisement

5. Turunkan berat badan

Memiliki berat badan berlebih memang bisa menjadi salah satu penyebab sakit pinggang. Oleh sebab itu, menurunkan berat badan bisa membantu Anda mengatasi nyeri pinggang yang kerap terjadi.

Untuk mewujudkannya, Anda bisa memulai dengan mengatur pola makan. Cobalah untuk menerapkan pola makan sehat. Selain itu, jangan lupa untuk rutin berolahraga, setidaknya selama lima kali dalam seminggu. Durasi olahraga yang bisa Anda lakukan dalam sehari adalah 45 menit hingga satu jam lamanya.

6. Rutin berolahraga

Meski Anda tidak memiliki berat badan berlebih, rutin melakukan aktivitas fisik ini dapat mengurangi rasa nyeri di pinggang. Namun, pastikan Anda melakukan olahraga yang juga sesuai dengan kondisi tubuh Anda.

Ingat bahwa Anda juga tidak disarankan melakukan olahraga yang terlalu berlebihan atau ekstrem, karena alih-alih meredakan rasa sakit, justru dapat memperparah nyeri selama masih bermasalah.

Advertisement

Perbanyaklah mengistirahatkan pinggang dan kurangi aktivitas fisik selama 1-3 hari setelah gejala muncul. Namun, jangan mengistirahatkan badan lebih lama dari yang dianjurkan. Beberapa pilihan olahraga yang bisa Anda lakukan untuk mengurangi rasa sakit pinggang termasuk:

  • Berenang.
  • Yoga.
  • Taichi.
  • Jalan santai.

7. Lakukan peregangan

Dokter umumnya menyarankan Anda untuk beristirahat dan mengurangi aktivitas fisik selama 1-3 hari setelah nyerinya muncul. Jangka waktu ini dirasa ideal karena durasi istirahat yang terlalu lama justru dapat menambah rasa sakit serta hilangnya kekuatan otot.

Namun selama beristirahat, bukan berarti Anda jadi tidak bergerak sama sekali. Peregangan otot pinggang adalah cara yang penting untuk mengatasi sakit sekaligus membantu tulang belakang menjadi lebih stabil.

Source

Advertisement
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hukum19 jam ago

Dorong Generasi Muda Bijak dan Aman di Era Digital, Polres Tangsel Bekali Pelajar dengan Pemahaman AI

Nasional19 jam ago

Wapres Gibran Minta Nakes RSUD Arosuka Solok Tangani Korban Bencana hingga Pulih dan Antisipasi Penyakit Pascabencana

Techno2 hari ago

Google Chrome Tidak Bisa Dibuka? Ini Cara Mengatasinya

Sport3 hari ago

Daftar Sanksi Komdis PSSI Kompetisi BRI Super League dan Pegadaian Championship 2026/27, Hasil Sidang 8–16 September

Pemerintahan3 hari ago

Kadiskominfo Tangsel Tubagus Asep Nurdin Raih Radar Banten Awards 2026 lewat Inovasi Tangsel One

Bisnis4 hari ago

Transformasi Digital Perseroda PITS, SIPITS Mobile Raih Radar Banten Award 2026

Banten5 hari ago

STAI Syekh Manshur Gelar Bedah Buku “Manajemen Cinta Sebagai Hidden Kurikulum di Madrasah” dan “Ekosistem Mutu Pendidikan Islam Paradigma Baru Menuju Pendidikan Islam Berdampak”

Sport7 hari ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober 2026

Sport7 hari ago

Klasemen BRI Super League 2026/27 Pekan ke-3: Dewa United Banten FC di Puncak

Sport1 minggu ago

Persijap Jepara vs Persib Bandung: Maung Bandung Menang 2-1

Sport1 minggu ago

Hasil Borneo FC vs Bali United 1-0 di Pekan ke-3 BRI Super League 2026/27

Banten1 minggu ago

Hasil Dewa United vs PSS Sleman Berakhir 2-1 di Pekan ke-3 BRI Super League 2026/27

Sport1 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, 20 September: Borneo FC vs Bali United, Dewa United vs PSS Sleman, Persijap vs Persib

Tangerang Selatan1 minggu ago

PMI Tangsel Salurkan 16.000 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Kelurahan Keranggan

Nasional1 minggu ago

IKA Trisakti Hadirkan Trisakti Peduli untuk Gerakkan Alumni Turut Pulihkan Bencana di Indonesia

Sport1 minggu ago

Hasil PSM Makassar vs Persita Tangerang 2-2 di Pekan Ketiga BRI Super League 2026/27

Sport1 minggu ago

Hasil Pertandingan PSM Makassar vs Persita Tangerang, Pendekar Cisadane Unggul 1-0 di Babak Pertama

Sport1 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27, Sabtu 19 September: Persebaya vs Garudayaksa FC, PSM Makassar vs Persita, Bhayangkara FC vs Isenmulang Kalteng FC, dan Persija Jakarta vs Java United FC

Pemerintahan1 minggu ago

58 Daerah Tertarik Replikasi, Tangsel Siapkan Penandatanganan Kerja Sama Sistem Integrasi Geospasial Informasi Tanah dan Pajak

Sport1 minggu ago

Daftar Lengkap 23 Pemain Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Sport1 minggu ago

Jadwal Pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap: Division 1 dan Division 2

Sport1 minggu ago

Tiket FIFA ASEAN Cup 2026: Harga dan Cara Beli via Garuda ID

Sport1 minggu ago

Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Banten2 minggu ago

40 Guru Madrasah Dapat Beasiswa S1, STAI Syekh Manshur Apresiasi Program Madrasah Gemilang

Sport1 minggu ago

Jadwal Lengkap FIFA ASEAN Cup 2026

Sport1 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, Jumat 18 September: Arema FC vs Persik Kediri dan Madura United vs PSIM

Sport1 minggu ago

Daftar 14 Tim Peserta FIFA ASEAN Cup 2026

Nasional2 minggu ago

Wapres Gibran Rakabuming Raka Berikan Selamat kepada Suahasil Nazara atas Amanah Baru yang Diembannya

Sport1 minggu ago

Jadwal Lengkap BRI Super League 2026/27 Pekan Ketiga

Nasional2 minggu ago

Purbaya Yudhi Sadewa Dicopot Presiden Prabowo, Prof Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menteri Keuangan

Sport7 hari ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober 2026

Politik2 minggu ago

WI Banten Dorong Perempuan Aktif di Dunia Politik

Nasional2 minggu ago

LSAK Desak KPK Perjelas Status Uang Rp3,5 Miliar Terkait Kasus Batu Bara Kukar

Sport7 hari ago

Klasemen BRI Super League 2026/27 Pekan ke-3: Dewa United Banten FC di Puncak

Obituari2 minggu ago

Kurniawan Zulkarnain: Intelektual Organik yang Tak Pernah Berhenti Gelisah Memikirkan Indonesia

Tangerang Selatan2 minggu ago

IKPP Tangerang Mill Dukung Kolaborasi Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Mandiri Menuju Zero Waste 2028

Nasional2 minggu ago

Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menkeu: Ini Bentuk Kepercayaan Presiden dan Negara

Sport1 minggu ago

Daftar Lengkap 23 Pemain Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Sport1 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, 20 September: Borneo FC vs Bali United, Dewa United vs PSS Sleman, Persijap vs Persib

Nasional2 minggu ago

Profil Prof Suahasil Nazara, Menkeu Baru Pengganti Purbaya Yudhi Sadewa

Populer