Nasional
Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar: Gernas BBI Geliatkan Perekonomian Desa

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar mengatakan, Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) sangat efektif dilakukan untuk mendongkrak pemulihan ekonomi nasional. Tak hanya level makro, menurutnya, Gernas BBI juga digeliatkan hingga level mikro yakni desa.
“Jadi Gerakan Nasional BBI selain secara makro, tentu kita juga berupaya semaksimal mungkin di level mikro juga yakni desa,” ujar Mendes PDTT, dikutip dari laman Kemendes PDTT, Senin (11/10/2021).
Abdul Halim mengatakan, gerakan menggunakan produk lokal di level desa telah dilakukan melalui banyak hal, termasuk dalam melakukan pembangunan dari Dana Desa. Menurutnya, pembangunan infrastruktur dari Dana Desa wajib menggunakan bahan baku yang tersedia di desa setempat.
“Misalnya membangun irigasi. Batu batanya diusahakan dari lokal desa itu. Selagi bisa dipenuhi dari desa itu, penuhi. Selagi duitnya berputar di desa, ini akan mempercepat pemulihan ekonomi,” ujarnya.
Di sisi lain, Mendes PDTT mengatakan, Gernas BBI akan membangkitkan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang ada. UMKM sendiri banyak bergerak di perdesaan yang juga dikembangkan oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).
“UMKM akan terus dikembangkan oleh BUMDes dan BUMDes Bersama,” tegasnya.
Selasa (12/10/2021) esok, Gernas BBI akan digelar di Samarinda, Kalimantan Timur. Abdul Halim mengharapkan kegiatan tersebut dapat secara efektif membangkitkan UMKM dan BUMDes di Kalimantan Timur.
“Samarinda menjadi lokasi Gernas BBI karena banyak UMKM yang perlu digerakkan di sana, BUMDes-nya juga perlu digeliatkan,” ujarnya.
Mendes PDTT menambahkan, Gernas BBI yang melibatkan sejumlah kementerian/lembaga dan pihak swasta tersebut, merupakan wujud keberpihakan semua pihak dalam upaya percepatan pemulihan ekonomi. Tak hanya dalam situasi pandemi, gerakan ini juga dipersiapkan untuk menyongsong selesainya pandemi.
“Ini adalah wujud bagaimana semua pihak terlibat aktif di dalam upaya percepatan pemulihan ekonomi,” ujarnya.
Lebih jauh Abdul Halim mengungkapkan, banyak hal yang dilakukan pemerintah untuk mendukung Gernas BBI ini, salah satunya yakni memaksimalkan berbagai pelatihan digitalisasi. Pelatihan ini diharapkan secara signifikan dapat membantu UMKM mendapatkan pasar yang lebih luas melalui kecanggihan teknologi digital.
“Karena pengalaman pandemi COVID-19 ini, mereka yang mampu menyesuaikan diri dengan tuntutan baru adalah yang menggunakan kecanggihan teknologi IT, itu yang survive,” ujarnya.
Menutup pernyataannya, Mendes PDTT mengajak seluruh masyarakat untuk setia membeli dan menggunakan produk dalam negeri. Penggunaan produk dalam negeri ini tak hanya membantu peningkatan geliat UMKM, namun juga menjadi wujud cinta terhadap Indonesia.
“Bukan dengan statement atau pernyataan, tapi buktikan dengan perilaku, dengan menggunakan produk Indonesia,” tandasnya.
Tangsel4 minggu agoBenyamin Davnie Lepas Kontingen Sepak Bola Putri Tangsel ke Turnamen Internasional di Swedia
Pemerintahan4 minggu agoPemkot Tangsel Terima Reses DPRD Provinsi Banten, Bahas SPMB, Usulan Penambahan SMA Negeri hingga Pengendalian Banjir
Pemerintahan3 minggu agoDiskominfo Tangsel Bawa Semangat Kolaborasi Digital di Forum Komdigi APEKSI 2026
Pemerintahan3 minggu agoRakernas XVIII APEKSI 2026, Pilar Saga Ichsan: Forum Strategis Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah
Pemerintahan3 minggu agoPilar Saga Ichsan Tinjau Booth Paviliun Tangsel di APEKSI 2026
Tangerang Selatan4 minggu agoDara Swandana dan Aiman Rasyapradipta Rangkuti Wakili Tangsel di Youth City Changers APEKSI 2026
Pemerintahan4 minggu agoBenyamin Davnie: Pemkot Tangsel Dukung LANTIP Perkuat Program Kesehatan dan Pemberdayaan Lansia
Serba-Serbi2 minggu agoPerda Kota Tangerang Selatan Nomor 2 Tahun 2023: Di Wilayah yang Sudah Terpasang Jaringan, Kewajiban Menggunakan Layanan PAM Mulai Berlaku























