Lembaga Survei Politik (LSP) Indonesia merilis hasil survei Pilkada Banten 2017 terkini. Survei tatap muka dengan metode multistage random sampling dilakukan pada tanggal 21 sampai 27 Januari 2017 dengan jumlah responden 800 dengan tingkat margin of error sebesar 3,6% pada tingkat kepercayaan 95%.
Peneliti LSP Indonesia, Syaf Zulkarnain menyatakan survei dilakukan untuk memprediksi siapa yang akan memenangkan kontestasi pilkada Banten 2017. Survei yang dilakukan lembaganya ini diklaim sebagai survei yang dilaksanakan menjelang pemungutan suara.
“Hanya sekitar 14 hari lagi pelaksanaan Pilkada, pemilih pada umumnya sudah memutuskan akan memilih pasangan mana. Karenanya survei kami akan menjadi pendeteksi siapa yang memiliki peluang menang tertinggi,” ujarnya.
Syaf menambahkan, survei LSP Indonesia juga dilaksanakan untuk mengukur seberapa besar tingkat preferensi serta bagaimana pemilih yang nota bene rakyat Banten mengevaluasi figur dan track record masing-masing kandidat.
“Wahidin-Andika unggul dengan selisih 7,40% atas pesaingnya Rano-Embay. Sementara yang belum memutuskan dan tidak menjawab sebanyak 28,40 persen. Angka yang lumayan tinggi dan menunjukan tingkat keraguan pemilih atas petahana,” ujarnya.
Syaf menjelaskan secara teoritis, jika hanya terdapat dua pasangan calon dan salah satunya adalah petahana, maka pemilih sesungguhnya pemilih akan terpolarisasi dari awal. Jika puas dan suka dengan kepemimpinan petahana, mereka akan menyatakan memilih dan menginginkan kembali kepemimpinannya. Namun jika tidak suka dan tidak menginginkan kembali, pemilih akan terblok ke pasangan calon penantang. Jika ragu dengan penantangnya, pemilih akan menunggu program penantang yang bisa memperbaiki kekurangan petahana. Jika dirasa programnya sama saja atau lebih buruk, besar kemungkinanakan tidak memilih.
“Berdasarkan teori itu, pemilih yang belum menentukan pilihannya akan memilih penantang atau tidak memilih,” jelasnya.
Syaf Zulkarnain mengungkapkan popularitas dan kesukaan para kandidat secara berurut Rano Karno dikenal 96,80 persen dan disukai 68,40 persen. Wahidin Halim dikenal 78,20 persen, disukai 72,90 persen. Andika Hazrumy dikenal 56,30 persen, disukai 51,90 persen. Embay Mulya Syarif dikenal 37,60 persen dan disukai oleh 35,40 persen.
Kemudian elektabilitas (tertutup) pasangan Wahidin-Andika sebesar 39,50 persen sementara Rano-Embay 32,10 persen, pemilih yang belum memutuskan, tidak jawab, menyatakan rahasia dan tidak tahu sebesar 28,40 persen.
Secara umum pemilih di Banten menghendaki gubernur dan wakil gubernur dengan kriteria bebas korupsi 34,84 persen, amanah 17,74 persen, tegas 12,26 persen, merakyat 11,61 persen, adil 7,10 persen, santun/berakhlak 5,97 persen dan layak sebagai gubernur/wakil gubernur 3,39 persen serta wibawa 3,06 persen.
Pemerintahan6 hari agoPemkot Tangsel Hadirkan Tangsel One, Akses Layanan Kini Cukup Lewat WhatsApp Berbasis AI
Pemerintahan6 hari agoPilar Saga Ichsan: Pemkot Tangsel Siapkan Normalisasi Drainase Hingga Penataan Kawasan Melati Mas
Bisnis5 hari agoPT Nusantara Infrastructure Group Gelar Program “She Drives Change” di Tol BSD
Nasional5 hari agoAnggaran Rapat Daring BGN Capai Rp5,7 Miliar Selama April–Desember 2026
Nasional5 hari agoKepala BGN Dadan Hindayana: 19.000 Ekor Sapi untuk Program MBG hanya Pengandaian
Nasional5 hari agoLamiPak Indonesia Raih Penghargaan Ajang Global CSR & ESG Summit & Awards 2026™ ke-18 di Bangkok
Nasional5 hari agoProgram MBG Diklaim Jangkau 61,9 Juta Penerima dan Serap 1,2 Juta Tenaga Kerja
Jabodetabek5 hari agoTari Kreasi Tradisional Indonesia 2026 Sukses Digelar Meriah di Kebayoran Park Mall














