Nasional
Kembangkan SIGAP ZI, Kemenag RI Dorong Lebih Banyak Satker Pendidikan Jadi Zona Integritas

Direktorat Jenderal Pendidikan Islam (Ditjen Pendis) Kementerian Agama (Kemenag) saat ini tengah mengembangkan program Transformasi Digital Pendampingan Piloting Zona Integritas (Sigap-ZI).
Sigap-ZI ini merupakan layanan pendampingan secara digital bagi satuan kerja (satker) pendidikan di lingkungan Kemenag untuk bisa menjadi Zona Integritas (ZI). Adapun satker pendidikan yang dimaksud adalah madrasah negeri dan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN).
Layanan pendampingan zona integritas ini dapat diakses melalui laman Pendis Care Center atau PCC pada tautan https://pendis.kemenag.go.id/pcc/. Di dalamnya, terdapat berbagai materi yang dapat membantu satker untuk memahami makna Zona Integritas dan langkah-langkah bagaimana mencapai kategori tersebut.
“Kami mendukung pola pendampingan ZI yang digagas melalui Sigap-ZI ini, yang pastinya memberikan manfaat dan dampak positif kepada Madrasah Negeri dan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN),” ujar Staf Khusus Menteri Agama Wibowo Prasetyo di Jakarta, Selasa (22/8/2023).
Wibowo yang hadir sebagai salah satu narasumber dalam Kick Off Sigap ZI pada Madrasah dan PTKIN ini menuturkan, keberadaan Zona Integritas menjadi salah satu perhatian Menag Yaqut Cholil Qoumas. “Keberadaan satker ZI ini berdampak pada peningkatan kualitas layanan publik. Karenanya, Gus Men mendorong agar lebih banyak satker ZI di Kemenag. Sigap ZI ini jadi terobosan untuk memperbanyak satker ZI,” tutur Wibowo.
Ia menambahkan, bukan hanya mempermudah layanan pendampingan ZI, transformasi digital Sigap-ZI ini juga dapat mencegah praktik korupsi. Melalui Sigap-ZI yang nanti dapat diakses melalui website Ditjen Pendidikan Islam ini diharapkan nantinya akan melahirkan lebih banyak Satuan Kerja berpredikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), tambah Wibowo.
Sekretaris Ditjen Pendidikan Islam Rohmat Mulyana Sapdi sebagai penggagas Transformasi Digital Pendampingan Piloting Zona Integritas (Sigap-ZI) mengatakan “Proses digitalisasi layanan pendampingan ZI ini bertujuan untuk dapat memberikan layanan yang semakin mudah, efektif dan efisien kepada Madrasah dan PTKIN sebagai unit kerja binaan Ditjen Pendidikan Islam,”tuturnya.
Ia menambahkan bahwa PCC ini merupakan usaha dalam rangka mendorong satker untuk bisa belajar mandiri (self-learning) terutama dalam menyiapkan dan mengumpulkan eviden saat pendampingan ZI, pungkas Rohmat.
Jabodetabek6 hari agoProf Dede Rosyada Tegaskan Pengelolaan Yayasan Triguna dan Syarif Hidayatullah Telah Diserahkan ke Pemerintah Melalui UIN Jakarta
Nasional7 hari agoOTT Senyap Kasus Imigrasi, KPK Beri Kado Hari Lahir Pancasila untuk Rakyat
Pemerintahan6 hari agoPemkot Tangsel Raih Penghargaan Terbaik III Regional Jawa-Bali untuk Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting
Jabodetabek6 hari agoPenjelasan UIN Jakarta soal Insiden Kericuhan di Lingkungan Madrasah Pembangunan Pamulang Tangsel
Pemerintahan6 hari agoLomba Inovasi TTG ke-14 Tingkat Kota Tangsel 2026, Unpam dan SMAN 1 Tangsel Raih Juara Pertama
Pemerintahan6 hari agoPRA SPMB 2026 Dibuka, Pilar Saga Ichsan: Pemkot Tangsel Siapkan 9.976 Kuota SMP Negeri
Pemerintahan6 hari agoPilar Saga Ichsan Tinjau SDN Babakan 01 Tangsel
Nasional6 hari agoWapres Gibran Rakabuming Raka Dukung Pengembangan Museum Asmat dan Sekolah Lapang Sagu



















