Teka-teki siapa penunggang sepeda motor saat Presiden Joko Widodo (Jokowi) di video pembukaan Asian Games 2018 masih teka-teki. Tentu saja, Presiden Jokowi tidak mungkin melakukan aksi berbahaya dengan aksi terbang dan mengerem mendadak dengan gaya stoppie.
Biasanya, untuk aksi-aksi berbahaya dilakukan oleh pemeran pengganti atau biasa yang dikenal dengan Stuntman.
Stuntman adalah seseorang yang menggantikan aktor/aktris utama dalam suatu adegan berbahaya, seperti melompat dari satu gedung ke gedung yang lain, ditembakkan dari sebuah meriam dan hal-hal sejenisnya, dan saat ini sudah menjadi salah satu cabang bidang karier yang cukup diminati.
“Siapa yang menerbangkan sepeda motor Paspampres, meliuk-liuk di tengah kemacetan, mengerem mendadak dengan gaya stoppie, dan sampai tepat waktu ke Stadion Utama Gelora Bung Karno, semalam? Hehehe.,” tulis Jokowi tanpa menyebutkan lebih lanjut siapa pemeran pennggantinya di akun facebook miliknya.
Yang jelas, kata Jokowi, dirinya dan kita semua menyambut gembira, bahwa acara pembukaan Asian Games 2018, di Stadion Utama GBK tadi malam berlangsung meriah dan lancar.
“Di atas panggung berupa pemandangan alam Indonesia nan permai dengan gunung, hutan, sawah, dan air terjun, ribuan seniman menampilkan tarian kolosal dan lagu-lagu Indonesia. Para atlet dari 45 negara berparade melewati para penari itu di bawah tatapan mata puluhan ribu penonton yang hadir di dalam stadion dan jutaan orang melalui televisi di seluruh Asia,” tulisnya lagi.
Jokowi kembali menuliskan bahwa pagelaran Asian Games 2018 ini merupakan penantian Indonesia selama 56 tahun untuk kembali menjadi tuan rumah pesta olahraga bangsa-bangsa Asia setelah Asian Games di Jakarta di tahun 1962. Selain itu, seperti disampaikan Presiden Dewan Olimpiade Asia, Syeikh Ahmad Al Fahad Al Sabah, Asian Games 2018 telah membuat sejarah baru dengan dua kota sebagai tuan rumah untuk pertama kalinya, yaitu Jakarta dan Palembang.
“Di Asian Games ini tim Korea Utara dan Korea Selatan melebur menjadi satu tim. Kontingen Kuwait yang harus menerima sanksi dan berada di bawah bendera independen selama beberapa tahun, sekarang dapat mengikuti kejuaraan dengan mengibarkan bendera mereka sendiri dan lagu kebangsaan mereka,” sebut Jokowi.
Jokowi mengaku bangga dengan kedatangan tamu-tamu istimewa dari 45 negara.
“Dalam Asian Games 2018, kita bangsa-bangsa se-Asia ingin menunjukkan bahwa kita bersaudara, kita bersatu, kita ingin meraih prestasi,” tutupnya. (fid)
Bisnis4 minggu agoLamiPak Indonesia Sabet Dua Penghargaan Bergengsi di TOP CSR Awards 2026
Pemerintahan4 minggu agoPeringati Hari Lahir Pancasila, Benyamin Davnie Serukan Persatuan, Gotong Royong, dan Kepedulian Sosial
Nasional4 minggu agoOTT Senyap Kasus Imigrasi, KPK Beri Kado Hari Lahir Pancasila untuk Rakyat
Jabodetabek4 minggu agoProf Dede Rosyada Tegaskan Pengelolaan Yayasan Triguna dan Syarif Hidayatullah Telah Diserahkan ke Pemerintah Melalui UIN Jakarta
Pemerintahan4 minggu agoTinjau SMAN 1 Tangsel, Wali Kota Benyamin Davnie dan Gubernur Andra Soni Pastikan Program MBG dan SPMB Berjalan Optimal
Banten4 minggu agoBenyamin Davnie Sambut Tim Penilai PKK Banten, Pondok Pucung Tampilkan Program Unggulan
Jabodetabek4 minggu agoPenjelasan UIN Jakarta soal Insiden Kericuhan di Lingkungan Madrasah Pembangunan Pamulang Tangsel
Banten4 minggu agoJemaah Haji Kloter Pertama Banten Tiba di Tanah Air














