Lifestyle
Makan Makanan Berlemak Saat Hamil, Apa Saja yang Diperbolehkan?

Wanita hamil harus menjaga pola makannya sebaik mungkin supaya kesehatannya dan juga kesehatan janin tetap optimal. Namun, fase ngidam saat hamil mungkin membuat Anda jadi ingin menyantap banyak makanan, salah satunya makanan berlemak seperti daging kambing, ikan, pizza, dan sebagainya. Lantas, bolehkah ibu makan makanan berlemak saat hamil? Berikut penjelasannya.
Apa akibatnya kalau makan makanan berlemak saat hamil?
Ibu hamil wajib mengonsumsi berbagai makanan yang sehat seperti sayuran, buah-buahan, gandum utuh, protein, dan makanan yang mengandung asam lemak untuk mendukung perkembangan janinnya. Bagaimana dengan makanan berlemak, apakah artinya ini tidak baik untuk dikonsumsi saat hamil?
Pada dasarnya, makan makanan berlemak saat hamil boleh saja. Pasalnya, manfaat lemak untuk kesehatan itu sangat banyak, salah satunya untuk persiapan melahirkan dan menyusui.
Akan tetapi, ini bukan berarti Anda bisa bebas makan makanan berlemak saat hamil, ya. Dilansir dari The Bump, sebuah penelitian yang diterbitkan pada jurnal Frontiers in Endocrinology mengungkapkan bahwa kebanyakan mengonsumsi makanan berlemak saat hamil dapat menghambat perkembangan otak bayi.
Asupan lemak yang terlalu tinggi dari makanan dapat menurunkan kadar serotonin pada bayi. Serotonin adalah zat kimia alami dalam otak yang mengatur suasana hati. Jika kadar serotoninnya rendah, maka bayi akan rentan mengalami kecemasan dan depresi saat dewasa nanti.
Terlebih, semakin banyak porsi makanan berlemak saat hamil, maka semakin tinggi pula kalorinya. Hal ini dapat menyebabkan proses metabolisme janin jadi terganggu. Pada akhirnya, berat badan bayi saat lahir berisiko lebih rendah dari berat normal.
Daftar makanan berlemak yang baik dikonsumsi saat hamil

Meskipun ibu hamil tetap dianjurkan untuk mengonsumsi makanan berlemak, Anda tetap harus pilih-pilih jenis lemak yang baik untuk kesehatan. Sebaiknya, pilihlah makanan yang mengandung lemak tak jenuh yang kaya EPA dan DHA, dua jenis omega-3 yang bermanfaat untuk kesehatan fisik dan kecerdasan bayi.
Contoh makanan sumber lemak tak jenuh di antaranya alpukat, ikan salmon, kacang almond, dan minyak jagung. Perlu dicatat bahwa segala yang berlebihan itu tidak baik, jadi tetap batasi jumlah asupan lemak tak jenuh tersebut supaya tetap aman untuk kesehatan Anda.
Mengonsumsi seperempat sampai setengah buah alpukat dalam sehari sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan lemak saat hamil. Dengan memilih jenis lemak sehat yang tepat, perkembangan otak janin akan lebih optimal. Hal ini juga bermanfaat untuk mencegah mood swing saat hamil.
Kabartangsel.com
Banten1 minggu ago40 Guru Madrasah Dapat Beasiswa S1, STAI Syekh Manshur Apresiasi Program Madrasah Gemilang
Sport2 hari agoJadwal Pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap: Division 1 dan Division 2
Nasional6 hari agoPurbaya Yudhi Sadewa Dicopot Presiden Prabowo, Prof Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menteri Keuangan
Sport2 hari agoJadwal Lengkap Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026
Sport2 hari agoJadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, Jumat 18 September: Arema FC vs Persik Kediri dan Madura United vs PSIM
Politik1 minggu agoWI Banten Dorong Perempuan Aktif di Dunia Politik
Nasional5 hari agoWapres Gibran Rakabuming Raka Berikan Selamat kepada Suahasil Nazara atas Amanah Baru yang Diembannya
Obituari4 hari agoKurniawan Zulkarnain: Intelektual Organik yang Tak Pernah Berhenti Gelisah Memikirkan Indonesia








































