Bisnis
PT KAI Daop 1 Jakarta Terus Tingkatkan Layanan Angkutan Barang di Lintas Jawa
Sebagai Moda Transportasi Massal dan Berkelanjutan untuk Mengurangi Kemacetan dan Kecelakaan di Jalan Raya
Jakarta, 19 Mei 2025 — PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta berkomitmen untuk terus meningkatkan layanan angkutan barang di lintas Jawa sebagai solusi transportasi massal yang efisien, aman, dan ramah lingkungan. Upaya ini merupakan langkah nyata KAI dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya dalam aspek pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan, pengurangan emisi karbon, dan peningkatan keselamatan transportasi.
Manager Humas PT KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko, menyampaikan bahwa peningkatan layanan angkutan barang ini menjadi bagian penting dari transformasi KAI dalam menghadirkan sistem logistik nasional yang lebih berkelanjutan dan berdaya saing.
“Mulai Gapeka 2025, KAI Daop 1 Jakarta telah memprogramkan sebanyak 20 perjalanan KA Barang yang akan beroperasi secara rutin untuk mendukung mobilitas logistik nasional. Moda kereta api merupakan transportasi massal rendah emisi yang mampu mengurangi kemacetan dan risiko kecelakaan di jalan raya,” ujar Ixfan.
Layanan angkutan barang yang dioperasikan oleh Daop 1 Jakarta mencakup berbagai jenis, antara lain:
1. Angkutan Peti Kemas:
– Sungai Lagowa / Tanjung Priok – Ronggowarsito / Semarang Tawang – Kalimas
– Sungai Lagowa – Kalimas
– Sungai Lagowa – Klari – Kalimas
– Klari – Kalimas
– Sungai Lagowa – Cikarang – Kalimas
– Pasoso – Kalimas
– akarta Gudang – Beteng
– Jakarta Gudang – Kalimas
2. Angkutan Retail:
– ONS Utara: Jakarta Gudang – Cirebon – Semarang – Surabaya Pasar Turi
– ONS Tengah: Jakarta Gudang – Cirebon – Purwokerto – Yogyakarta – Madiun – Malang
3. Angkutan BHP (Barang Hantaran Penumpang):
– KA Blambangan Ekspres: Pasar Senen – Ketapang
– KA Serayu: Pasar Senen – Purwokerto
– KA Brantas: Pasar Senen – Blitar
Dari sisi infrastruktur, Daop 1 Jakarta juga memiliki potensi besar dalam hal sarana angkutan barang. Saat ini, tersedia 55 unit kereta bagasi/kargo dengan kapasitas hingga 20 ton, serta 648 unit Gerbong Datar (GD) masing-masing dengan kapasitas angkut 40 ton. Kapasitas ini mendukung pengangkutan dalam skala besar secara efisien dan konsisten.
“Pengembangan angkutan barang berbasis kereta api tidak hanya berdampak positif bagi efisiensi logistik nasional, tetapi juga mendukung agenda global dalam pengurangan emisi karbon dan ketergantungan pada kendaraan berbasis bahan bakar fosil. Ini adalah bagian dari kontribusi nyata KAI dalam mendorong transportasi berkelanjutan sesuai SDGs,” tambah Ixfan.
“Kami siap menjadi mitra strategis para pelaku usaha dalam mendistribusikan logistik secara cepat, tepat waktu, dan aman. Kami percaya, semakin banyak angkutan barang yang beralih ke moda kereta api, maka akan semakin berkurang kemacetan dan risiko kecelakaan di jalan raya,” tutup Ixfan.
PT KAI Daop 1 Jakarta terus membuka peluang kerja sama dengan pelaku usaha logistik, industri, dan pemerintah daerah untuk memperkuat jaringan distribusi berbasis kereta api di Pulau Jawa.
Sport2 minggu agoJadwal BRI Super League 2026/27 Pekan Perdana 4-6 September 2026
Nasional2 minggu ago5 Calon Ketum PBNU 2026-2031 yang Akan Dipilih Ahwa: Gus Kikin, KH Zulfa Mustofa, Gus Salam, Gus Yahya, dan Gus Rozin
Nasional2 minggu agoProfil 5 Calon Ketua Umum PBNU 2026-2031 yang Akan Dipilih Ahwa: Gus Kikin, KH Zulfa Mustofa, Gus Salam, Gus Yahya, dan Gus Rozin
Nasional2 minggu agoRais Aam PBNU: Pengertian, Tugas, Wewenang, dan Kedudukannya di NU
Nasional2 minggu agoProfil KH Abdul Hakim Mahfudz “Gus Kikin” Cicit Pendiri NU Hadratussyekh KH M Hasyim Asy’ari
Sport2 minggu agoFerry Paulus Soroti Ranking Indonesia di Asia Turun Gegara Kegagalan Persib dan Dewa United?
Sport1 minggu agoJadwal BRI Super League 2026/27 Pekan 1 Lengkap
Nasional2 minggu agoKH Abdul Hakim Mahfudz “Gus Kikin” Resmi Terpilih sebagai Ketua Umum PBNU Periode 2026-2031




































