Sport
Daftar Lengkap Hasil Sidang Komite Disiplin PSSI, Tanggal 11, 15, dan 17 November 2025

Komite Disiplin PSSI kembali menggelar sidang untuk menindaklanjuti berbagai pelanggaran yang terjadi selama pertandingan BRI Super League 2025/2026 dan Pegadaian Championship 2025/2026. Sidang yang berlangsung antara tanggal 11 hingga 17 November 2025 ini memutuskan sejumlah sanksi berupa denda, larangan bermain, dan larangan mendampingi tim bagi klub, pemain, serta ofisial yang melanggar aturan.
Pada sidang tanggal 11 November 2025, Bhayangkara Presisi Lampung FC dijatuhi denda sebesar Rp. 70.000.000,- karena tujuh pemainnya menerima kartu kuning dalam pertandingan melawan Bali United FC pada 7 November 2025. Sementara itu, Francisco Israel Rivera Davalos dari Persebaya Surabaya dikenai tambahan larangan bermain dua pertandingan dan denda Rp. 10.000.000,- karena melakukan tindakan kasar berlebihan terhadap pemain lawan saat menghadapi Persik Kediri pada hari yang sama.
Begitu pula Sneyder Julian Guevara Munoz dari Arema FC mendapat sanksi larangan bermain dua pertandingan dan denda Rp. 10.000.000,- akibat melakukan tekel keras terhadap pemain Persija Jakarta pada 8 November 2025. Pada pertandingan yang sama, Arema FC dikenai denda Rp. 60.000.000,- karena lima pemain dan satu ofisial mendapatkan kartu kuning, sementara Persija Jakarta didenda Rp. 25.000.000,- akibat kehadiran suporter klub tamu.
Di laga Madura United FC melawan Persijap Jepara pada 9 November 2025, Taufik Hidayat dari Madura United FC menerima larangan bermain satu pertandingan dan denda Rp. 10.000.000,- karena menghalangi gol dan mendapat kartu merah langsung. Dua pemain Persijap Jepara, yaitu Dicky Kurniawan Arifin dan Zahran Rizki Alamsah, dijatuhi larangan bermain masing-masing dua pertandingan serta denda Rp. 10.000.000,- karena melakukan tekel keras dan tindakan kasar berlebihan.
PSM Makassar didenda Rp. 50.000.000,- karena lima pemainnya menerima kartu kuning saat bertanding melawan Dewa United Banten FC. Sementara Dewa United Banten FC mendapatkan denda Rp. 100.000.000,- karena terlambat memasuki lapangan pada babak kedua sehingga pertandingan mundur selama 113 detik.
Di Pegadaian Championship, Agim Fariansyah dari Sumsel United mendapat larangan bermain satu pertandingan dan denda Rp. 5.000.000,- karena menghalangi gol lawan. Panitia pelaksana pertandingan Sriwijaya FC dikenai denda Rp. 20.000.000,- akibat kericuhan antar suporter yang saling melempar air minum kemasan plastik di Tribun Utara.
Sementara itu, Dimas Juliono Pamungkas dan Aditya Angga Saputra dari Persiraja Banda Aceh keduanya mendapat larangan bermain dua pertandingan serta denda Rp. 5.000.000,- setelah melakukan tindakan kasar dan menginjak pemain lawan saat melawan PSPS Pekanbaru pada 8 November 2025. Ofisial PSS Sleman, Demerson Bruno Costa dan Pieter Egge Huistra, dijatuhi larangan mendampingi tim masing-masing empat pertandingan serta denda Rp. 25.000.000,- karena tidak sportif terhadap perangkat pertandingan.
Sidang tanggal 15 November 2025 juga menghasilkan sejumlah sanksi. Persiku Kudus didenda Rp. 25.000.000,- karena terlambat mengumpulkan E-startlist saat menghadapi PSIS Semarang, yang juga dikenai denda Rp. 12.500.000,- akibat kehadiran suporter klub tamu. Persela Lamongan didenda Rp. 12.500.000,- karena suporter klub tamu hadir di laga melawan Deltras FC, sementara pemainnya, Hasim Kipuw, dijatuhi larangan bermain dua pertandingan dan denda Rp. 5.000.000,- karena menginjak pemain lawan.
PS Barito Putera menerima denda Rp. 25.000.000,- karena lima pemainnya menerima kartu kuning saat melawan Kendal Tornado FC. Habibi dari Persiba Balikpapan dijatuhi larangan bermain tiga pertandingan dan denda Rp. 5.000.000,- akibat memukul pemain lawan, mendapat kartu merah, dan memukul atap bench. PSMS Medan dikenai denda Rp. 30.000.000,- karena penyalaan flare oleh suporter di depan parkir VIP Barat stadion saat bertanding melawan Persekat Tegal.
Sidang terakhir pada 17 November 2025 menjatuhkan sanksi kepada Rahardian Rachmad Dahniar, ofisial Deltras FC, yang diberikan larangan mendampingi tim empat pertandingan dan denda Rp. 25.000.000,- karena mengucapkan kata-kata tidak pantas kepada perangkat pertandingan dan mendapatkan kartu merah langsung.
Dengan keputusan-keputusan tersebut, Komite Disiplin PSSI menegaskan komitmennya untuk menegakkan aturan, menjaga sportivitas, serta memastikan kompetisi berjalan aman dan adil bagi semua pihak.
Hasil Sidang Komite Disiplin PSSI, Tanggal 11 November 2025
1. Tim Bhayangkara Presisi Lampung FC
– Nama Kompetisi: BRI Super League 2025/2026
– Pertandingan: Bhayangkara Presisi Lampung FC vs Bali United FC
– Tanggal Kejadian: 07 November 2025
– Jenis Pelanggaran: dalam pertandingan tersebut ada 7 (tujuh) orang pemain mendapatkan kartu kuning
– Keputusan: denda Rp. 70.000.000,-
2. Sdr. Francisco Israel Rivera Davalos (Pemain Persebaya Surabaya)
– Nama Kompetisi: BRI Super League 2025/2026
– Pertandingan: Persik Kediri vs Persebaya Surabaya
– Tanggal Kejadian: 07 November 2025
– Jenis Pelanggaran: melakukan pelanggaran serius bertindak kasar menggunakan tubuhnya secara berlebihan terhadap pemain lawan serta mendapatkan kartu merah langsung
– Keputusan: tambahan larangan bermain sebanyak 2 pertandingan; denda Rp.10.000.000,-
3. Sdr. Sneyder Julian Guevara Munoz (Pemain Arema FC)
– Nama Kompetisi: BRI Super League 2025/2026
– Pertandingan: Arema FC vs Persija Jakarta
– Tanggal Kejadian: 08 November 2025
– Jenis Pelanggaran: melakukan pelanggaran serius bertindak kasar yaitu melakukan tekel keras terhadap pemain lawan serta mendapatkan kartu merah langsung
– Keputusan: tambahan larangan bermain sebanyak 2 pertandingan; denda Rp.10.000.000,-
4. Tim Arema FC
– Nama Kompetisi: BRI Super League 2025/2026
– Pertandingan: Arema FC vs Persija Jakarta
– Tanggal Kejadian: 08 November 2025
– Jenis Pelanggaran: dalam pertandingan tersebut ada 5 orang pemain dan 1 orang ofisial yang mendapatkan kartu kuning
– Keputusan: denda Rp. 60.000.000,-
5. Klub Persija Jakarta
– Nama Kompetisi: BRI Super League 2025/2026
– Pertandingan: Arema FC vs Persija Jakarta
– Tanggal Kejadian: 08 November 2025
– Jenis Pelanggaran: adanya suporter Persija Jakarta sebagai suporter klub tamu yang hadir dalam pertandingan
– Keputusan: denda Rp. 25.000.000,-
6. Sdr. Taufik Hidayat (Pemain Madura United FC)
– Nama Kompetisi: BRI Super League 2025/2026
– Pertandingan: Madura United FC vs Persijap Jepara
– Tanggal Kejadian: 09 November 2025
– Jenis Pelanggaran: menghalangi tim lawan mencetak gol serta mendapatkan kartu
merah langsung
– Keputusan: tambahan larangan bermain sebanyak 1 pertandingan; denda Rp.10.000.000,-
7. Sdr. Dicky Kurniawan Arifin (Pemain Persijap Jepara)
– Nama Kompetisi: BRI Super League 2025/2026
– Pertandingan: Madura United FC vs Persijap Jepara
– Tanggal Kejadian: 09 November 2025
– Jenis Pelanggaran: melakukan pelanggaran serius bertindak kasar yaitu melakukan tekel keras terhadap pemain lawan serta mendapatkan kartu merah langsung
– Keputusan: tambahan larangan bermain sebanyak 2 pertandingan; denda Rp.10.000.000,-
8. Sdr. Zahran Rizki Alamsah (Pemain Persijap Jepara)
– Nama Kompetisi: BRI Super League 2025/2026
– Pertandingan: Madura United FC vs Persijap Jepara
– Tanggal Kejadian: 09 November 2025
– Jenis Pelanggaran: melakukan pelanggaran serius bertindak kasar menggunakan tubuhnya secara berlebihan terhadap pemain lawan serta mendapatkan kartu merah langsung
– Keputusan: tambahan larangan bermain sebanyak 2 pertandingan; denda Rp.10.000.000,-
9. Tim PSM Makassar
– Nama Kompetisi: BRI Super League 2025/2026
– Pertandingan: Dewa United Banten FC vs PSM Makassar
– Tanggal Kejadian: 09 November 2025
– Jenis Pelanggaran: dalam pertandingan tersebut ada 5 orang pemain yang mendapatkan kartu kuning
– Keputusan: denda Rp. 50.000.000,-
10. Tim Dewa United Banten FC
– Nama Kompetisi: BRI Super League 2025/2026
– Pertandingan: Dewa United Banten FC vs PSM Makassar
– Tanggal Kejadian: 09 November 2025
– Jenis Pelanggaran: terlambat memasuki lapangan pada babak kedua sehingga membuat pertandingan babak kedua mundur selama 113 detik
– Keputusan: denda Rp. 100.000.000,-
11. Sdr. Agim Fariansyah (Pemain Sumsel United)
– Nama Kompetisi: Pegadaian Championship 2025/2026
– Pertandingan: Garudayaksa FC vs Sumsel United
– Tanggal Kejadian: 07 November 2025
– Jenis Pelanggaran: menghalangi tim lawan mencetak gol serta mendapatkan kartu merah langsung
– Keputusan: tambahan larangan bermain sebanyak 1 pertandingan; denda Rp.5.000.000,-
12. Panitia Pelaksana Pertandingan Sriwijaya FC
– Nama Kompetisi: Pegadaian Championship 2025/2026
– Pertandingan: Sriwijaya FC vs Adhyaksa FC Banten
– Tanggal Kejadian: 07 November 2025
– Jenis Pelanggaran: terjadi kegaduhan dan perkelahian sesama suporter Tim Sriwjaya FC sehingga terjadi aksi saling lempar air minum kemasan plastik di Tribun Utara
– Keputusan: denda Rp. 20.000.000,-
13. Sdr. Dimas Juliono Pamungkas (Pemain Persiraja Banda Aceh)
– Nama Kompetisi: Pegadaian Championship 2025/2026
– Pertandingan: PSPS Pekanbaru vs Persiraja Banda Aceh
– Tanggal Kejadian: 08 November 2025
– Jenis Pelanggaran: melakukan pelanggaran serius menginjak pemain lawan serta mendapatkan kartu merah langsung
– Keputusan: tambahan larangan bermain sebanyak 2 pertandingan; denda Rp.5.000.000,-
14. Sdr. Aditya Angga Saputra (Pemain Persiraja Banda Aceh)
– Nama Kompetisi: Pegadaian Championship 2025/2026
– Pertandingan: PSPS Pekanbaru vs Persiraja Banda Aceh
– Tanggal Kejadian: 08 November 2025
– Jenis Pelanggaran: melakukan pelanggaran serius bertindak kasar menggunakan tubuhnya secara berlebihan terhadap pemain lawan serta mendapatkan kartu merah langsung
– Keputusan: tambahan larangan bermain sebanyak 2 pertandingan; denda Rp.
5.000.000,-
15. Sdr. Demerson Bruno Costa (Ofisial PSS Sleman)
– Nama Kompetisi: Pegadaian Championship 2025/2026
– Pertandingan: PS. Barito Putera vs PSS Sleman
– Tanggal Kejadian: 08 November 2025
– Jenis Pelanggaran: melakukan tindakan tidak sportif terhadap perangkat pertandingan
– Keputusan: hukuman larangan mendampingi Tim PSS Sleman sebanyak 4 pertandingan; denda Rp. 25.000.000,-
16. Sdr. Pieter Egge Huistra (Ofisial PSS Sleman)
– Nama Kompetisi: Pegadaian Championship 2025/2026
– Pertandingan: PS. Barito Putera vs PSS Sleman
– Tanggal Kejadian: 08 November 2025
– Jenis Pelanggaran: melakukan tindakan tidak sportif terhadap perangkat pertandingan
– Keputusan: hukuman larangan mendampingi Tim PSS Sleman sebanyak 4 pertandingan; denda Rp. 25.000.000,-
Hasil Sidang Komite Disiplin PSSI Tanggal 15 November 2025
1. Tim Persiku Kudus
– Nama Kompetisi: Pegadaian Championship 2025/2026
– Pertandingan: Persiku Kudus vs PSIS Semarang
– Tanggal Kejadian: 11 November 2025
– Jenis Pelanggaran: terlambat mengumpulkan E-startlist
– Keputusan: denda Rp. 25.000.000,-
2. Klub PSIS Semarang
– Nama Kompetisi: Pegadaian Championship 2025/2026
– Pertandingan: Persiku Kudus vs PSIS Semarang
– Tanggal Kejadian: 11 November 2025
– Jenis Pelanggaran: adanya suporter PSIS Semarang sebagai suporter klub tamu yang hadir dalam pertandingan
– Keputusan: denda Rp. 12.500.000,-
3. Klub Persela Lamongan
– Nama Kompetisi: Pegadaian Championship 2025/2026
– Pertandingan: Deltras FC vs Persela Lamongan
– Tanggal Kejadian: 11 November 2025
– Jenis Pelanggaran: adanya suporter Persela Lamongan sebagai suporter klub tamu yang hadir dalam pertandingan
– Keputusan: denda Rp. 12.500.000,-
4. Sdr. Hasim Kipuw (Pemain Persela Lamongan)
– Nama Kompetisi: Pegadaian Championship 2025/2026
– Pertandingan: Deltras FC vs Persela Lamongan
– Tanggal Kejadian: 11 November 2025
– Jenis Pelanggaran: melakukan pelanggaran serius menginjak pemain lawan serta mendapatkan kartu merah langsung
– Keputusan: tambahan larangan bermain sebanyak 2 pertandingan; denda Rp.5.000.000,-
5. Tim PS. Barito Putera
– Nama Kompetisi: Pegadaian Championship 2025/2026
– Pertandingan: Kendal Tornado FC vs PS. Barito Putera
– Tanggal Kejadian: 12 November 2025
– Jenis Pelanggaran: dalam pertandingan tersebut ada 5 orang pemain mendapatkan kartu kuning
– Keputusan: denda Rp. 25.000.000,-
6. Sdr. Habibi (Pemain Persiba Balikpapan)
– Nama Kompetisi: Pegadaian Championship 2025/2026
– Pertandingan: Persiba Balikpapan vs PSS Sleman
– Tanggal Kejadian: 12 November 2025
– Jenis Pelanggaran: melakukan pelanggaran serius memukul pemain lawan, mendapatkan kartu merah langsung serta melakukan tindakan tidak sportif memukul
atap bench
– Keputusan: tambahan larangan bermain sebanyak 3 pertandingan; denda Rp.5.000.000,-
7. Klub PSMS Medan
– Nama Kompetisi: Pegadaian Championship 2025/2026
– Pertandingan: Persekat Tegal vs PSMS Medan
– Tanggal Kejadian: 13 November 2025
– Jenis Pelanggaran: terjadi penyalaan flare yang dilakukan oleh suporter PSMS Medan di depan parkir VIP Barat stadion
– Keputusan: denda Rp. 30.000.000,-
Hasil Sidang Komite Disiplin PSSI, Tanggal 17 November 2025
1. Sdr. Rahardian Rachmad Dahniar (Ofisial Deltras FC)
– Nama Kompetisi: Pegadaian Championship 2025/2026
– Pertandingan: Deltras FC vs Persela Lamongan
– Tanggal Kejadian: 11 November 2025
– Jenis Pelanggaran: mengucapkan kata-kata tidak pantas kepada perangkat pertandingan serta mendapatkan kartu merah langsung
– Keputusan: tambahan larangan mendampingi Tim Deltras FC sebanyak 4 pertandingan; denda Rp. 25.000.000
Bisnis7 hari agoBRI Life Gelar “The Board’s Charity Engagement”
Lifestyle4 hari ago7 Alasan Kenapa Kamu Harus Mengunjungi Songkran Festival
Tangerang Selatan2 hari agoIndah Kiat Tangerang Santuni Anak Yatim di Pondok Aren dan Kelapa Dua
Bisnis7 hari agoGerakan Masjid Bersih 2026, Wipol Bersihkan 54.000 Masjid
Bisnis7 hari agoEllips Luncurkan Varian Hair Mist-Mist Me Up
Bisnis7 hari agoManfaat Utama Promo Ramadhan di Blibli
Nasional7 hari agoSelama Ramadan, AQUVIVA Hadirkan Sejuknya Air Mineral ke 321 Masjid di Indonesia
Hukum7 hari agoLewat Apel Siaga Kamtibmas, Polres Tangsel Gaungkan “Jaga Warga – Jaga Tangsel”




















