Connect with us

Bisnis

Prudential Indonesia Luncurkan PRUMapan

Menurut riset YouGov (Oktober 2024), sekitar 41 juta orang di Indonesia tergolong sebagai generasi sandwich, dengan mayoritas terdiri dari Milenial (53%) dan Gen Z (26%).

Generasi sandwich diartikan sebagai kelompok individu berusia relatif muda yang menanggung beban finansial dan emosional untuk tiga generasi sekaligus, yakni diri sendiri, orang tua (di atas), dan anak-anak (di bawah). Istilah ini diibaratkan seperti “isi” sandwich yang terjepit di antara dua lapisan roti (orang tua dan anak).

Kondisi ini berpotensi menciptakan beban finansial dan emosional berkepanjangan bagi generasi sandwich apabila tidak diantisipasi melalui perencanaan keuangan yang matang sejak dini.

Menyikapi hal tersebut, Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) meluncurkan Asuransi Jiwa PRUMapan (PRUMapan), produk asuransi jiwa tradisional yang dirancang untuk membantu generasi sandwich – kalangan Milenial dan Gen Z – menyiapkan perencanaan keuangan jangka panjang secara terjangkau, fleksibel, dan mudah diakses.

Advertisement

Menurut Karin Zulkarnaen, Chief Customer & Marketing Officer, Prudential Indonesia, dari sisi usia, generasi sandwich berusia muda, namun memiliki tanggungjawab besar terhadap keluarga. “Jangan sampai tanggungjawab yang besar itu mengorbankan diri sendiri,” ujarnya di acara peluncuran, Rabu (25/2), di Jakarta.

Oleh karena itu, katanya, pihaknya meluncurkan PRUMapan agar generasi sandwich atau generasi muda dapat merencanakan masa depan mereka untuk bisa mandiri secara finansial.

“Caranya dengan membangun usaha atau merintis bisnis untuk di masa depan yang bisa dimulai dari sekarang melalui PRUMapan,” jelas Karin.

Kehadiran PRUMapan juga didukung insight berdasarkan hasil riset internal Prudential 2025, bahwa 91 persen anak muda percaya bahwa asuransi adalah hal yang esensial untuk melindungi mereka dan keluarga dari kejadian yang tak terduga.

Advertisement

“Melalui PRUMapan, Prudential Indonesia berharap dapat mendukung anak muda Indonesia mewujudkan masa depan yang #MapanTerkendali sekaligus mengurangi risiko terjebak dalam siklus generasi sandwich,” imbuh Karin.

Dengan premi mulai dari Rp200 ribu, pembayaran yang fleksibel, kepastian imbal hasil berupa Manfaat Dana Mapan, serta proses pendaftaran tanpa pemeriksaan medis, PRUMapan memberikan kemudahan bagi anak muda untuk mulai melangkah sejak sekarang.

“PRUMapan kami rancang sebagai solusi perencanaan jangka panjang yang memberi kepastian dan fleksibilitas sejak awal bagi anak muda,” timpal Yolanda Yasinta, Chief Strategy & Transformation Officer, Prudential Indonesia.

Benefit PRUMapan antara lain perlindungan jiwa karena meninggal alam maupun tambahan akibat kecelakaan sesuai dengan ketentuan polis. Manfaat Dana Mapan yang dibayarkan mulai usia 55 sampai 75 tahun (atau 20 tahun setelah Usia Mapan).

Advertisement

Benefit lainnya, fleksibilitas untuk mengakses Manfaat Dana Mapan lebih awal, mulai usia 45 tahun atau setelah 11x pembayaran premi (mana yang paling akhir terjadi), serta pilihan Premi Tambahan di awal pengajuan Polis untuk meningkatkan Manfaat Dana Mapan khusus untuk usia masuk Tertanggung ≥37 tahun.

Termasuk manfaat maksimal yang dapat diterima hingga 5,8 kali premi tahunan, tergantung usia masuk polis tertanggung. Pendaftarannya simple, tanpa pemeriksaan kesehatan untuk maksimum Premi Tahunan Rp250 juta per Tertanggung; atau dengan beberapa pertanyaan kesehatan untuk Premi Tahunan >Rp250 juta hingga Rp500 juta per Tertanggung.

Produk ini juga menyediakan pilihan fleksibilitas manfaat tunai sesuai kebutuhan Nasabah berupa pilihan Manfaat Dana Mapan dibayarkan dengan jumlah yang sama per tahunnya dalam 21 kali atau jumlah lebih besar di tahun pertama dan jumlah yang sama di tahun selanjutnya.

Reza Nurhilman, Founder Keripik Maicih, yang turut hadir sebagai pembicara, menekankan pentingnya kesiapan finansial sejak awal.

Advertisement

Menurutnya, ketika bisnis mulai tumbuh, risiko ikut membesar, dan tanpa perencanaan serta perlindungan yang tepat, satu kejadian tak terduga bisa menghambat mimpi yang sudah dibangun.

“Karena itu, memiliki proteksi dan perencanaan jangka panjang sejak dini menjadi bagian penting agar kita bisa fokus mengembangkan usaha dan tetap melangkah dengan percaya diri,” tukas Reza.

Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Populer