Lifestyle
Ibu Hamil Makan Sayur Mentah, Amankah untuk Kesehatannya?

Sayuran wajib masuk dalam menu makanan setiap hari. Selain dimasak terlebih dahulu, sayuran juga bisa dinikmati mentah, seperti dijadikan lalapan, salad, atau karedok. Meski menyehatkan, amankah jika ibu hamil makan sayur mentah? Yuk, pahami lebih mengenai hal ini pada ulasan berikut.
Bolehkah ibu hamil makan sayur mentah?
Sayuran mengandung serat, vitamin, dan mineral yang penting untuk kesehatan sang ibu sekaligus mendukung pertumbuhan janin. Itulah sebabnya ibu hamil tidak boleh kekurangan asupan sayuran saat hamil.
Terdapat banyak cara untuk mengolah sayuran. Anda bisa menikmatinya dengan cara ditumis, direbus, dibuat sup, atau dipanggang.
Selain membuat tekstur sayur lebih empuk, memasak sayuran juga bisa mengubah kandungan senyawa tertentu di dalamnya sehingga menjadi lebih mudah dicerna oleh tubuh.
Namun, bagaimanakah dengan sayuran mentah? Bolehkah ibu hamil makan sayur mentah?
Beberapa jenis makanan yang berupa sayuran, salad, lalapan, atau karedok, menyajikan berbagai campuran campuran sayur yang tidak dimasak terlebih dahulu alias mentah.
Selain menjaga tekstur sayur tetap renyah, membiarkannya mentah ternyata dapat menjaga kandungan nutrisi tertentu pada sayur agar tidak rusak.
Jadi, makan sayur mentah memungkinkan ibu hamil mendapat nutrisi lebih banyak. Hanya saja, ibu hamil tetap harus berhati-hati.

Berdasarkan badan pengawas obat dan makanan di Amerika Serikat (FDA), buah dan sayuran mentah memungkinkan bakteri tertentu masih hidup dan tidak hilang, terutama jika tidak dicuci bersih.
Sebuah studi tahun 2014 juga melaporkan bahwa janin yang terkontaminasi bakteri berisiko mengalami infeksi dan kematian.
Meskipun penelitian ini tidak mengamati secara langsung dampak bakteri yang masuk ke tubuh dari sayuran mentah, efek yang terjadi bisa menjadi peringatan bahwa infeksi bakteri sangat berbahaya bagi ibu hamil.
Agar ibu hamil dapat makan sayur dan buah mentah dengan aman, ada beberapa hal yang harus diperhatikan, antara lain:
- Cuci buah dan sayur mentah dengan air mengalir, bukan direndam dalam wadah.
- Pastikan bagian kulit terluar buah, sayur, maupun umbi, dikupas dan dibuang.
- Jangan gunakan produk pembersih (sabun) untuk mencuci sayuran. Cukup gosok permukaan sayur dan buah dengan air mengalir.
- Anda bisa gunakan sikat khusus untuk menghilangkan kotoran yang masih menempel di permukaan buah dan sayur.
- Buang bagian sayur dan buah yang sudah rusak atau membusuk.
Sebelum makan sayur mentah, ada baiknya jika ibu hamil berkonsultasi ke dokter. Dokter akan membantu Anda memilih sayur dan buah yang tepat untuk mendukung kehamilan.
Hindari makan sayuran mentah ini saat hamil


Meskipun aman, FDA memperingatkan bahwa tidak semua sayur mentah bisa dikonsumsi ibu hamil. Terutama, lobak, kacang hijau, kembang kol, atau kecambah (tauge).
Jenis sayuran tersebut diketahui dapat terkontaminasi bakteri hingga ke bagian dalam. Bakteri dapat menyusup ke biji melalui celah kulit yang terbuka sebelum tanaman tumbuh.
Jika sudah masuk ke biji, tentu menghilangkan bakteri dengan mencucinya saja tidak akan ampuh.
Untuk itu, selain dicuci hingga bersih, sayuran jenis tersebut perlu dimasak hingga matang agar suhu panas dapat membunuh bakteri.
Kabartangsel.com
Tangerang6 hari agoKinanthi Trans Solusi Layanan Sewa Bus Pariwisata Tangerang untuk Mobilitas Massal yang Efisien
Sport5 hari agoVeda Ega Pratama Kena Hukuman Long Lap Penalty, Misi Berat Menanti di Moto3 Hungaria 2026
Nasional5 hari agoKementerian UMKM Terus Dorong Penguatan Kemitraan Global bagi Pelaku UMKM Indonesia
Sport6 hari agoHasil Kualifikasi, Veda Ega Pratama Start dari Posisi 9 di Moto3 Hungaria 2026
Nasional5 hari agoWamen UMKM Helvi Moraza Dorong Bali Jadi Pusat Wellness Dunia
Bisnis4 hari agoIKPP Tangerang 50 Tahun Berkarya, Perkuat Kontribusi Lingkungan dan Sosial melalui Rekam Jejak Penghargaan Berkelanjutan
Komunitas4 hari agoKONGRES 2026 Tandai Era Baru Kebangkitan Musik Reggae Lokal di Tangsel
Nasional4 hari agoPresiden Prabowo Lantik Nanik S Deyang sebagai Kepala BGN, Trenggono dan Agustina Arumsari sebagai Wakil Kepala BGN, serta Said Iqbal sebagai Penasihat Khusus Presiden





























