Pemerintahan
Dishubkominfo Tangsel Evaluasi Potensi Parkir dan Terminal
Kabartangsel.com – Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kota Tangerang Selatan menggelar sosialisasi terkait regulasi perparkiran dan terminal atau lintasan. Pada kesempatan tersebut dibahas evaluasi tentang retribusi dengan mengundang sejumlah pengelola jasa parkir dan terminal.
“Saya selalu bilang, apakah sistem yang sudah ada sampai sekarang ini sudah berjalan dengan optimal dan maksimal atau belum,” ungkap Walikota Airin Rachmi Diany, di Remaja Kuring, Serpong, kemarin.
Pemerintah Kota Tangerang Selatan, sebelumnya telah mengeluarkan tiga payung hukum terkait regulasi tersebut. Yakni, Surat Edaran Walikota Nomor 551.22/670-DHKI/2012 tanggal 28 Mei 2012 tentang Pencabutan Surat Perintah Tugas Koordinator Pungutan Retribusi Parkir dan Terminal.
Keputusan Kepala Dishubkominfo Nomor 551.21/128.35-ANGK/DHKI/2012 tanggal 28 Mei 2012 tentang Penunjukan Koordinator Wilayah Pungutan Retribusi Parkir Tepi Jalan dan Terminal. Serta adanya Nota Kerjasama Pengelola Parkir Tepi Jalan 7 Wilayah Kecamatan Nomor 010/Park-Term/IV/2012 tanggal 01 Juni 2012.
“Pada saat kita melakukan sesuatu hal harus sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Hari ini (Kamis) pertemuannya untuk menyatukan persepsi antara Pemerintah Daerah dengan lembaga usaha dan masyarakat,” terang Walikota Airin.
Ditempat yang sama, Kepala Dishubkominfo Kota Tangerang Selatan, Mursan Sobari, memaparkan, ada sejumlah permasalahan perpakiran yang harus segera dievalusi dan dibenahi. Masalah tersebut antara lain, adanya titik potensi parkir dikelola oleh masyarakat yang berdomisili di lokasi sekitar dan menjadi bagian dari sumber pendapatan.
Kemudian titik potensi parkir yang berbentuk badan usaha makanan dan perkantoran serta jasa lainnya. Umumnya, lanjut Mursan, titik lokasi yang tersebar menjadi ajang perebutan organisasi masyarakat yang ada di Kota Tangerang Selatan.
“Tanpa melihat aspek hukum karena adanya oknum-oknum tertentu yang tidak bertanggung jawab untuk kepentingan pribadi atau kelompok,” ujarnya.
Dishubkominfo, ujar Mursan, telah melakukan pembinaan atas aspek parkir terhadap titik-titik potensi. Langkah ini disebabkan karena sebelumnya titik-titik tersebut menyebabkan kemacetan arus lalu lintas meski memberikan kontribusi. Potensi titik-titik parkir yang ada tetap menjadi tugas pokok dan fungsi lembaganya, yakni menyediakan dan memperbaiki fasilitas menjadi lebih baik.
“Juga tidak adanya ruang kerja atas aspek pelayanan terminal sehingga pelayanan pemungutan retribusi terminal terkesan illegal. Dan sulit untuk memprediksi pendapatan yang harus diamankan karena bersifat lintasan,” ujar Mursan. (tangerangselatankota.go.id)
Pemerintahan6 hari agoPemkot Tangsel Hadirkan Tangsel One, Akses Layanan Kini Cukup Lewat WhatsApp Berbasis AI
Nasional5 hari agoAnggaran Rapat Daring BGN Capai Rp5,7 Miliar Selama April–Desember 2026
Pemerintahan6 hari agoPilar Saga Ichsan: Pemkot Tangsel Siapkan Normalisasi Drainase Hingga Penataan Kawasan Melati Mas
Bisnis5 hari agoPT Nusantara Infrastructure Group Gelar Program “She Drives Change” di Tol BSD
Nasional5 hari agoKepala BGN Dadan Hindayana: 19.000 Ekor Sapi untuk Program MBG hanya Pengandaian
Nasional5 hari agoProgram MBG Diklaim Jangkau 61,9 Juta Penerima dan Serap 1,2 Juta Tenaga Kerja
Nasional4 hari agoLamiPak Indonesia Raih Penghargaan Ajang Global CSR & ESG Summit & Awards 2026™ ke-18 di Bangkok
Jabodetabek4 hari agoTari Kreasi Tradisional Indonesia 2026 Sukses Digelar Meriah di Kebayoran Park Mall

























