Kelurahan Bambu Apus, Pamulang, Tangerang Selatan (Tangsel) bakal memperketat pengawasan wilayah. Ini berkaitan dengan hebohnya kasus oknum berpakaian ojek online (ojol) yang meminta ginjal kepada salah seorang murid SDN Bambu Apus 2.
Lurah Bambu Apus, Subur mengatakan pihak kelurahan bakal terus koordinasi dengan Binmas setempat untuk memperketat pengawasan wilayah. Ia juga mengajak masyarakat terlibat aktif menjaga wilayahnya.
“Saya berharap para ibu untuk menjaga anaknya. Jangan hanya mengantar tanpa menjemput. Adanya penyuluhan ini juga saya berharap agar anak-anak juga harus berani,” katanya dalam penyuluhan kepada murid SDN Bambu Apus 02, Selasa (12/11/2019) pagi.
Diketahui, selain kasus meminta ginjal terhadap DA (9) Jumat (8/11/2019) usai pulang sekolah lalu, ada sejumlah kejadian janggal yang menimpa sejumlah murid SDN Bambu Apus 02. Antara lain, seperti ajakan untuk ikut membeli roti oleh orang tak dikenal serta ajakan menjemput dengan alasan orangtua sakit kepada orang yang tidak dikenal. (nlr/plp)
Bisnis3 minggu agoLamiPak Indonesia Sabet Dua Penghargaan Bergengsi di TOP CSR Awards 2026
Pemerintahan3 minggu agoPeringati Hari Lahir Pancasila, Benyamin Davnie Serukan Persatuan, Gotong Royong, dan Kepedulian Sosial
Tangerang4 minggu agoPN Tangerang Kabulkan Gugatan Developer atas Sengketa Lahan di Kadu Jaya Curug
Pemerintahan3 minggu agoPemkot Tangsel Hadirkan 5.000 Titik Internet Gratis, Jangkau 379 Masjid dan 376 Musala
Pemerintahan3 minggu agoInternet Gratis Jangkau 379 Masjid dan 376 Musala, Pemkot Kini Hadirkan Aplikasi Tangsel Mengaji Berbasis AI
Sport4 minggu agoKalender Kompetisi Liga Indonesia 2026/2027
Nasional4 minggu agoMenteri Maman Abdurrahman dan Menkomdigi Meutya Hafid Kolaborasi Perkuat Pelindungan UMKM di Marketplace
Bisnis3 minggu agoSepanjang 2025, Pelindo Petikemas Setor Rp1,73 Triliun














