Connect with us

Lifestyle

Hidup dengan Epilepsi Seorang Diri Tidak Mustahil Berkat 5 Tips Ini

Gejala epilepsi memang dapat muncul kapan saja. Akan tetapi, bukan berarti penderita epilepsi tidak bisa hidup seorang diri. Dengan beberapa modifikasi dan persiapan yang memadai, penderita epilepsi tetap dapat hidup mandiri dan menjaga kesehatannya agar senantiasa prima.

Epilepsi adalah gangguan pada sistem saraf pusat akibat aktivitas listrik yang tidak normal pada otak. Orang yang hidup dengan epilepsi biasanya mengalami keluhan berupa kejang, perilaku atau sensasi yang tidak biasa, hingga hilang kesadaran.

Tips hidup mandiri bagi orang dengan epilepsi

8 Mitos Epilepsi yang Ternyata Salah Kaprah

Setiap penderita epilepsi dapat mengalami kejang dalam bentuk dan tingkat keparahan yang beragam. Ada yang hanya diam dan menatap kosong selama beberapa detik, tapi ada pula yang mengalami kedutan pada otot lengan dan kaki.

Advertisement

Epilepsi terkadang juga dapat menimbulkan kejang yang parah. Hal ini berisiko menyebabkan kecelakaan, apalagi bila orang dengan epilepsi hidup seorang diri. Bahkan, faktor yang menjadi bahaya dari epilepsi bukanlah penyakit itu sendiri, melainkan kecelakan yang terjadi saat penderita kejang.

Menurut sebuah penelitian yang dirangkum dalam Epilepsy Society, lebih dari 1.000 kecelakaan menimpa penderita epilepsi setiap tahunnya. Sebagian besar kecelakaan ini sebenarnya bisa dicegah bila penderita epilepsi tinggal di lingkungan tempat tinggal yang aman.

Bagi orang dengan epilepsi yang hidup seorang diri, berikut beberapa tips yang dapat membantu Anda:

1. Mengetahui pemicu kejang

Setiap penderita epilepsi memiliki pemicu kejang yang berbeda. Mulai dari kurang tidur, stres, konsumsi alkohol, demam, gula darah rendah, hingga siklus menstruasi. Kejang juga bisa terjadi pada waktu-waktu tertentu, misalnya siang hari.

Advertisement

Orang yang hidup mandiri dengan epilepsi perlu mengetahui berbagai pemicu ini untuk mengurangi risiko kejang. Beritahukan juga anggota keluarga yang lain agar Anda bisa menjalani kegiatan sehari-hari dengan lebih aman.

2. Menyusun rencana tanggap kejang

Rencana tanggap kejang akan memandu orang-orang di sekitar Anda yang ingin menolong saat terjadi kejang. Melalui informasi ini, mereka bisa mengetahui pemicu kejang, cara memposisikan tubuh Anda, serta nomor darurat yang perlu dihubungi.

Siapkan informasi yang dibutuhkan dalam selembar kertas. Letakkan di tempat yang mudah dilihat seperti kulkas atau meja. Berikan salinannya pada keluarga dan pasangan Anda, serta bawalah setiap kali Anda bepergian.

3. Memodifikasi tempat tinggal agar lebih aman

Kasus kematian akibat epilepsi biasanya terjadi karena penderita terjatuh, tenggelam, atau mengalami kecelakaan lain yang berakibat fatal saat terjadi kejang. Oleh sebab itu, orang yang hidup mandiri dengan epilepsi perlu memastikan rumahnya cukup aman.

Advertisement

Tempat tinggal Anda dikelilingi dinding beton yang keras, lantai yang licin, serta ujung perabot yang lancip. Guna mengurangi risiko bahaya ketika kejang, berikut beberapa modifikasi yang bisa Anda lakukan:

  • Melapisi ujung perabot yang lancip dengan kain.
  • Merapikan kabel yang berserakan di lantai.
  • Memasang karpet pada lantai yang licin.
  • Memasang pegangan dinding dan keset di dalam kamar mandi.
  • Duduk di bangku saat mandi dan tidak berendam.
  • Memastikan pintu dan jendela selalu tertutup, tapi tidak terkunci untuk memudahkan bantuan saat terjadi kejang.
  • Memasang pembatas di sekitar kolam renang bila ada.

4. Mengamankan lingkungan dapur

ingin dapur bersih? perhatikan dulu hal ini

ingin dapur bersih? perhatikan dulu hal ini

Selain kamar mandi yang licin, orang dengan epilepsi yang hidup sendiri juga harus berhati-hati ketika berada di dapur. Pasalnya, di dapur terdapat berbagai perabot, benda tajam, serta sumber api.

Setelah terkena serangan kejang, penderita epilepsi dapat mengalami kebingungan. Pada saat kebingungan itulah Anda paling berisiko mengalami kecelakaan.

Guna mencegah kecelakaan di dapur, orang yang hidup dengan epilepsi dapat melakukan upaya berikut:

Advertisement
  • Jika memungkinkan, hanya gunakan kompor listrik agar tidak ada sumber api terbuka.
  • Memasak dengan metode yang lebih aman, misalnya menggunakan microwave.
  • Mengenakan sarung tangan ketika memasak dengan oven.
  • Bila memungkinkan, gunakan pemanggang tertutup.
  • Menyediakan troli di dapur untuk membantu Anda membawa makanan panas dengan aman.

5. Melakukan aktivitas fisik aman bagi orang yang hidup dengan epilepsi

Setiap aktivitas fisik memiliki risiko tersendiri bagi orang yang hidup mandiri dengan epilepsi. Anda bisa mengurangi risiko tersebut dengan memeriksakan diri ke dokter sebelum memulai rutinitas aktivitas fisik yang baru.

Jika kejang sering muncul pada waktu-waktu tertentu, misalnya pagi atau sore hari, coba lakukan aktivitas fisik di luar waktu tersebut. Hindari pula panas berlebihan saat beraktivitas fisik dan minumlah cukup air agar Anda tidak mengalami dehidrasi.

6. Memasang alarm atau penanda darurat

Ketakutan terbesar bagi orang yang hidup mandiri dengan epilepsi adalah gejala yang dapat muncul kapan saja. Alarm dan penanda darurat akan membantu mempercepat datangnya bantuan sehingga dampak kejang dapat dikurangi.

Anda dapat menggunakan alarm khusus yang terhubung dengan kontak darurat ketika dinyalakan. Atau, mintalah bantuan tetangga maupun keluarga untuk menelepon Anda pada jam-jam tertentu guna memastikan Anda baik-baik saja.

7. Menjalani hidup dengan pola yang sehat bagi penderita epilepsi

Pola hidup sehat dapat membantu Anda mengurangi risiko kejang. Mulailah dengan mencukupi kebutuhan nutrisi dan minum setiap hari. Sebisa mungkin, cobalah untuk tidur dan berolahraga dengan cukup agar tubuh Anda tetap bugar.

Advertisement

Orang yang hidup mandiri dengan epilepsi juga harus disiplin dalam meminum obat. Periksakan pula diri Anda secara rutin bila disarankan demikian. Bila perlu, cobalah ikut serta dalam support group bagi penderita epilepsi untuk saling berbagi informasi.

Hidup seorang diri mungkin tidak mudah jika Anda menderita epilepsi. Namun, hal ini tidak mustahil selama Anda mampu membuat perencanaan, berkomunikasi dengan keluarga dan tetangga, serta mengurangi risiko bahaya di lingkungan tempat tinggal.

Kabartangsel.com

Source

Advertisement
Pemberitahuan48 menit ago

Perizinan Tangsel Makin Mudah, SIMPONIE V3 Hadir dengan Fitur Ramah Difabel dan Real-Time

Tangsel ONE: Satu Akses, Satu Data, Satu Tangsel
Pemerintahan58 menit ago

Tangsel One Tambah Fitur Baru, Warga Tangsel Bisa Cari Loker hingga Cek Harga Pasar

Sport1 jam ago

FAM Tuntut Penjelasan FIFA soal Perubahan Waktu Tambahan Indonesia vs Bangladesh

Sport2 jam ago

Tamatlah Sudah Alkisah Kami: Malaysia Cetak 6 Gol ke Gawang Singapura, tapi Gagal ke Final FIFA ASEAN Cup 2026

Sport2 jam ago

Hasil Indonesia vs Bangladesh 9-2: Injury Time Awalnya 2 Menit, Kenapa Berubah Jadi 7 Menit?

Sport3 jam ago

Timnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Hajar Bangladesh 9-2

Otomotif3 jam ago

iCAR V27, SUV Listrik Bergaya Offroad untuk Perjalanan Kota dan Luar Kota

Opini17 jam ago

Anak Remaja Makin Jarang Bercerita? Jangan-Jangan yang Dibutuhkan Bukan Nasihat, tetapi Kehadiran

Nasional22 jam ago

Perombakan Kabinet Merah Putih, Berikut Daftar Lengkap Pejabat yang Dilantik Prabowo

Otomotif22 jam ago

Motor Suzuki Access 125, Matic Klasik dengan Gaya Elegan dan Nyaman

Suzuki XL7, Mobil SUV Keluarga dengan Interior Nyaman, Fitur Lengkap, dan Desain Gagah
Otomotif23 jam ago

Suzuki XL7, Mobil SUV Keluarga dengan Desain Gagah dan Fitur Lengkap

Nasional23 jam ago

Listyo Sigit Prabowo Bakal Dilantik jadi KSP?

Nasional24 jam ago

Pernyataan Lengkap Suyudi Ario Seto Usai Disetujui DPR RI untuk Jadi Kapolri

Nasional1 hari ago

Siapa Suyudi Ario Seto, Pengganti Kapolri Listyo Sigit Prabowo? Ini Profil dan Riwayat Jabatannya

Nasional1 hari ago

Suyudi Ario Seto Dilantik Jadi Kapolri Hari Ini Gantikan Listyo Sigit Prabowo

Nasional1 hari ago

Profil Suyudi Ario Seto, Putra Pandeglang Banten Disetujui DPR Jadi Calon Kapolri

Nasional1 hari ago

Profil dan Biografi Komjen Suyudi Ario Seto, Calon Kapolri Pilihan Prabowo

Pemerintahan2 hari ago

DSDABMBK Tangsel Bangun Median dan Dua U-Turn di Jalan Rawa Buntu

Nasional2 hari ago

Susunan Pengurus PBNU 2026-2031: Rais Aam KH Miftachul Akhyar, Ketua Umum Gus Kikin, Sekjen Gudfan Arif

Sport2 hari ago

Jadwal Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026

Sport2 minggu ago

Jadwal Pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap: Division 1 dan Division 2

Sport2 minggu ago

Tiket FIFA ASEAN Cup 2026: Harga dan Cara Beli via Garuda ID

Sport2 minggu ago

Jadwal Lengkap FIFA ASEAN Cup 2026

Sport2 minggu ago

Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, Jumat 18 September: Arema FC vs Persik Kediri dan Madura United vs PSIM

Sport2 minggu ago

Daftar 14 Tim Peserta FIFA ASEAN Cup 2026

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober 2026

Nasional2 minggu ago

Wapres Gibran Rakabuming Raka Berikan Selamat kepada Suahasil Nazara atas Amanah Baru yang Diembannya

Sport2 minggu ago

Jadwal Lengkap BRI Super League 2026/27 Pekan Ketiga

Sport2 minggu ago

Klasemen BRI Super League 2026/27 Pekan ke-3: Dewa United Banten FC di Puncak

Nasional3 minggu ago

Purbaya Yudhi Sadewa Dicopot Presiden Prabowo, Prof Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menteri Keuangan

Sport2 minggu ago

Daftar Lengkap 23 Pemain Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Politik3 minggu ago

WI Banten Dorong Perempuan Aktif di Dunia Politik

Obituari2 minggu ago

Kurniawan Zulkarnain: Intelektual Organik yang Tak Pernah Berhenti Gelisah Memikirkan Indonesia

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, 20 September: Borneo FC vs Bali United, Dewa United vs PSS Sleman, Persijap vs Persib

Tangerang Selatan3 minggu ago

IKPP Tangerang Mill Dukung Kolaborasi Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Mandiri Menuju Zero Waste 2028

Banten2 minggu ago

Hasil Dewa United vs PSS Sleman Berakhir 2-1 di Pekan ke-3 BRI Super League 2026/27

Nasional3 minggu ago

Profil Prof Suahasil Nazara, Menkeu Baru Pengganti Purbaya Yudhi Sadewa

Nasional3 minggu ago

Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menkeu: Ini Bentuk Kepercayaan Presiden dan Negara

Sport2 minggu ago

Persijap Jepara vs Persib Bandung: Maung Bandung Menang 2-1

Populer