Bukan Kata “Pro Rakyat”, kalimat tersebut adalah kesalahan audio hingga terjadi looping yang jika dicermati kata yang keluar adalah “Ruh Rakyat” pengulangan dari kalimat seluruh rakyat Indonesia di akhir pembacaan UUD. terlihat dalam vide tersebut, audio itu berulang saat dirinya telah selesai membacakan UUD 1945 dan menutup map naskah.
======
[KATEGORI]: KONTEN YANG SALAH
======
[SUMBER]:
======
[NARASI]:
“Puan Maharani Tambahkan “Pro Rakyat” di Akhir Pembukaan UUD 45, Iwan Sumule: Ini Kejahatan Konstitusi!”
======
[PENJELASAN]:
Berderar sebuah artikel dari media online ikizone.com dengan judul “Puan Maharani Tambahkan “Pro Rakyat” di Akhir Pembukaan UUD 45, Iwan Sumule: Ini Kejahatan Konstitusi!”. artikel tersebut berisi klaim bahwa Ketua DPR RI, Puan Maharani menambahkan kata “Pro Rakyat” dalam pembukaan UUD 1945 saat memperingati Hari Kelahiran Pancasila yang digelar secara virtual pada Senin (1/6/2020).
Sebelumnya, dalam video yang beredar seperti yang dibagikan oleh kanal YouTube KOMPASTV, terdengar suara ‘pro rakyat’ di menit 6.26. Tepatnya saat Puan telah selesai membacakan kalimat akhir naskah UUD 1945.
“Maka disusunlah kemerdekaan kebangsaan Indonesia itu dalam suatu Undang-Undang Dasar negara Indonesia, yang terbentuk dalam suatu susunan neraga Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat dengan berdasar kepada; ketuhanan yang maha esa, kemanusian yang adil dan beradab, persatuan Indonesia dan kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan, serta dengan mewujudkan suatu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, ‘pro rakyat’,” ucap Puan Maharani seperti dikutip Suara.com, Selasa (2/6/2020).
Berdasarkan penelusuruan, setelah dicermati lebih lanjut, ternyata suara ‘pro rakyat’ tersebut merupakan kesalahan audio yang mana terjadi looping pada kalimat akhir yang diucapkan Puan.
Kala itu Puan Maharani tampak menutup naskah pembukaan UUD 1945 dan suara menyerupai sepintas terdengar ‘Pro Rakyat’.
Suara ‘Pro Rakyat’ ini ternyata merupakan pengulangan dari pengucapan ‘seluruh rakyat Indonesia’ sementara yang terdengar adalah ‘ruh rakyat Indonesia’. dalam video tersebut juga tampak tak ada gerakan bibir dari Puan saat menutup map naskah UUD 1945.
Berdasarkan penjelasan tersebut, kesimpulan atas pemberitaan artikel dari media Ikizone.com adalah Keliru. Faktanya suara ‘Pro Rakyat’ yang diklaim diucapkan oleh Puan adalah merupakan kesalahan audio yang merupakan pengulangan dari kalimat ‘, serta dengan mewujudkan suatu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia’ pada akhir paragraf kalimat pembukaan UUD 1945.
======
REFERENSI:
Pemerintahan2 minggu agoParade Tank Meriahkan HUT ke-81 RI di Tangsel, Ribuan Warga Antusias Menyaksikan
Pemerintahan2 minggu agoPemkot Tangsel Gelar Renungan Suci di TMP Seribu
Pemerintahan2 minggu agoBenyamin Davnie Ajak Warga Tangsel Urus Tanah Warisan, Ada Diskon BPHTB 81 Persen
Pemerintahan2 minggu agoHUT ke-81 RI, Benyamin Davnie: Kedaulatan Dimulai dari Optimalisasi Potensi Tangsel
Banten3 hari agoHasil Dewa United vs Brisbane Roar 4-0, Rafael Struick Cetak Gol ke Gawang Mantan Klub
Nasional1 minggu agoWapres Gibran Rakabuming Raka Tinjau Sejumlah Fasilitas Terdampak Gempa di Sikka NTT
Pemerintahan2 minggu agoTb. Asep Nurdin: TangselKota-CSIRT Perkuat Keamanan Layanan Digital Pemkot Tangsel
Pemerintahan1 minggu agoBenyamin Davnie: Pelayanan Publik Tangsel Harus Makin Mudah dan Cepat Lewat Teknologi













