Connect with us

Lifestyle

Sekolah Dibuka Saat Pandemi COVID-19, Amankah untuk Anak?

Baca semua artikel tentang coronavirus (COVID-19) di sini.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI berencana memulai kembali kegiatan belajar mengajar pada pertengahan Juli 2020. Sekolah yang dinilai aman dari COVID-19 nantinya akan dibuka dengan tetap menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) guna mencegah penularan penyakit.

Namun, gagasan ini mendapat kritik dan penolakan karena pembukaan sekolah pada masa pandemi dinilai terlalu berisiko. Sekalipun dengan penerapan protokol kesehatan, sekolah tetap berpotensi menjadi tempat penyebaran COVID-19 kepada siswa, tenaga pengajar, hingga orangtua.

Jika begitu, amankah membuka sekolah saat pandemi COVID-19 masih berlangsung?

Advertisement

Rencana pembukaan sekolah selama masa pandemi

sekolah dibuka covid-19

Awal Mei lalu, Kemendikbud menyatakan telah mengkaji rencana pembukaan sekolah selama masa pandemi COVID-19. Namun sebelum itu, Gugus Tugas COVID-19 Pusat dan Daerah setempat pertama-tama akan menentukan dahulu wilayah mana yang termasuk zona hijau dan zona merah.

Sekolah di zona hijau kemungkinan dapat dibuka kembali dengan menerapkan protokol pencegahan COVID-19 bagi siswa dan tenaga kependidikan. Sementara itu, sekolah di zona merah akan tetap melakukan kegiatan belajar dan mengajar (KBM) dari rumah.

Hamid Muhammad selaku Plt. Dirjen PAUD-Pendidikan Tinggi Menengah Kemendikbud menyatakan ada tiga skenario sistem belajar yang mungkin dilakukan selama pandemi COVID-19. Ketiganya bergantung pada kapan pandemi berakhir.

Advertisement

Skenario pertama, apabila pandemi berakhir pada bulan Juni, kegiatan belajar dan mengajar bisa kembali dimulai pada tahun ajaran baru 2020/2021 di bulan Juli 2020. Sekolah-sekolah dapat kembali dibuka dengan menerapkan beberapa penyesuaian.

Update Jumlah Sebaran COVID-19

Negara: Indonesia

Skenario kedua, jika pandemi selesai pada akhir Agustus atau September, siswa akan tetap belajar dari rumah hingga pertengahan semester ganjil 2020/2021. Kemendikbud akan mengkaji kembali kapan waktu yang lebih aman untuk membuka sekolah-sekolah.

Advertisement

Skenario ketiga diterapkan bila pandemi COVID-19 baru berakhir di akhir tahun. Pada skenario terburuk ini, Hamid menyatakan kegiatan belajar dan mengajar akan tetap dilaksanakan di rumah sepanjang semester ganjil 2020.

Risiko bila sekolah dibuka selama pandemi COVID-19

anak tidak mau sekolah, cara membujuk anak agar mau pergi ke sekolah

anak tidak mau sekolah, cara membujuk anak agar mau pergi ke sekolah

Selama beberapa pekan terakhir, negara-negara yang angka kasusnya sudah menurun mulai membuka kembali sekolah PAUD hingga tingkat lanjut. Keputusan ini juga diambil karena penularan COVID-19 pada anak-anak dinilai tidak separah orang dewasa.

Meski demikian, penurunan kasus tidak membuat suatu negara sudah pasti aman dari COVID-19. Laporan dari Shenzhen, Tiongkok, juga menyatakan bahwa penularan pada anak ternyata sama parah dan cepatnya dengan orang dewasa.

Di Korea Selatan dan Finlandia, kasus baru kembali muncul setelah beberapa sekolah dibuka kembali. Tanpa adanya vaksin COVID-19, pembukaan sekolah saat berlangsungnya pandemi justru berisiko membuat lebih banyak orang (terutama anak-anak) tertular.

Advertisement

Apabila sekolah dibuka, anak-anak tidak hanya berisiko tertular dari teman sekelasnya. Mereka juga dapat tertular dari orang tanpa gejala (OTG) di dalam kendaraan umum atau sebelum masuk lingkungan sekolah.

Anak-anak yang positif COVID-19 bisa saja menyebarkan virus pada teman sebangku, teman sekelompok, atau gurunya tanpa sadar. Selain penularan langsung, mereka juga berisiko menyebarkan virus lewat barang yang disentuhnya tanpa mencuci tangan.

Anak yang tertular kemudian dapat menulari orangtuanya di rumah. Orangtuanya lalu menulari orang lain di sekitarnya, begitu seterusnya hingga wilayah yang tadinya aman malah mengalami peningkatan kasus.

Bila ada wilayah yang ingin membuka kembali sekolahnya, pemerintah setempat dan pihak sekolah harus sangat disiplin menerapkan protokol kesehatan. Jika tidak, KBM yang bertujuan baik malah bisa membuka pintu penyebaran penyakit.

Advertisement

Anjuran IDAI tentang pembukaan sekolah selama pandemi

Anak laki-laki cuci tangan pakai sabun

Anak laki-laki cuci tangan pakai sabun

Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menerbitkan anjuran tentang pembukaan sekolah selama masa pandemi COVID-19.

Anjuran ini dibuat dengan melihat jumlah kasus yang masih bertambah, melonggarnya PSBB, serta sulitnya menerapkan pencegahan infeksi pada anak-anak.

Berikut anjuran yang diberikan oleh IDAI:

  1. IDAI mendukung dan mengapresiasi kebijakan Kemendikbud untuk menjadikan rumah sebagai sekolah dan melibatkan peran aktif siswa, guru, dan orangtua dalam proses KBM.
  2. IDAI menganjurkan agar KBM tetap dilaksanakan melalui skema pembelajaran jarak jauh (PJJ), baik secara dalam jaringan maupun luar jaringan, menggunakan modul belajar dari rumah yang sudah disediakan Kemendikbud.
  3. Dengan mempertimbangkan antisipasi lonjakan kasus kedua, sebaiknya sekolah tidak dibuka setidaknya sampai Desember 2020. Pembukaan sekolah-sekolah dapat dipertimbangkan jika jumlah kasus telah menurun.
  4. Apabila syarat pembukaan sekolah sudah terpenuhi, IDAI mengimbau semua pihak agar bekerja sama dengan cabang-cabang IDAI dalam mengontrol epidemi, menyiapkan sistem layanan kesehatan, serta mendeteksi dan melacak kasus baru.
  5. IDAI menyarankan agar pemerintah dan pihak swasta melakukan pemeriksaan rt-PCR secara masif (30 kali lipat dari jumlah kasus terkonfirmasi COVID-19) termasuk pada anak-anak.

Bagaimana Cara Membantu Anak Atasi Stres Saat Pandemi COVID-19?

Ada banyak kendala bila sekolah dibuka selama masa pandemi COVID-19. Sebagai contoh, tidak mudah mengajarkan anak memakai masker untuk mencegah penularan.

Advertisement

Mereka mungkin tidak betah memakai maskernya atau sering menyentuhnya saat bermain. Padahal, kebiasaan ini dapat meningkatkan risiko penularan.

Orang-orang dewasa di sekolah mungkin juga kesulitan karena harus membersihkan hampir semua barang dengan desinfektan setiap hari. Hal ini lama-kelamaan dapat berdampak pada kegiatan belajar dan mengajar.

Selain itu, kasus COVID-19 di Indonesia saat ini masih sangat tinggi. Laju penularannya pun kian meningkat dan belum menunjukkan penurunan. Bila dipaksakan, pembukaan sekolah justru membuat anak-anak lebih berisiko terjangkit COVID-19.

Bantu dokter dan tenaga medis lain mendapatkan alat pelindung diri (APD) dan ventilator untuk melawan COVID-19 dengan berdonasi melalui tautan berikut.

Advertisement

Kabartangsel.com

Source

Tangerang Selatan2 jam ago

Gilang Muhammad Iqbal Juara Sayembara Desain Batik Khas Tangsel 2026, Bawa Karya “Ming Galih Gaya”

Pemerintahan2 jam ago

Pilar Saga Ichsan Dorong Desainer Lokal Tembus Tingkat Global

Sport1 hari ago

Jadwal Timnas Indonesia vs Malaysia U-20: Jadwal, Jam Kick Off, dan Kualifikasi Piala Asia U-20 2027

Sport1 hari ago

Jadwal Timnas Indonesia U-20 di Kualifikasi Piala Asia U-20 AFC 2027

Sport1 hari ago

Daftar 23 Pemain Timnas Indonesia U-20 di Kualifikasi Piala Asia U-20 2027

Banten1 hari ago

Dewa United Datangkan Bek Muda Alfharezzi Buffon dari Garudayaksa

Nasional1 hari ago

Hasil Muktamar ke-35 NU: KH Miftachul Akhyar Rais Aam, Gus Kikin Ketua Umum PBNU 2026-2031

Hukum1 hari ago

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Mutasi 424 Pati dan Pamen, Sejumlah Kapolda Berganti

Sport1 hari ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Pekan Perdana 4-6 September 2026

Nasional1 hari ago

KH Abdul Hakim Mahfudz “Gus Kikin” Resmi Terpilih sebagai Ketua Umum PBNU Periode 2026-2031

Nasional1 hari ago

Profil KH Abdul Hakim Mahfudz “Gus Kikin” Cicit Pendiri NU Hadratussyekh KH M Hasyim Asy’ari

Nasional1 hari ago

Rais Aam PBNU: Pengertian, Tugas, Wewenang, dan Kedudukannya di NU

Nasional1 hari ago

Profil 5 Calon Ketua Umum PBNU 2026-2031 yang Akan Dipilih Ahwa: Gus Kikin, KH Zulfa Mustofa, Gus Salam, Gus Yahya, dan Gus Rozin

Pemerintahan1 hari ago

Dari Masjid untuk Masa Depan Digital, Diskominfo Tangsel Luncurkan GPS Digital Academy Innovation Center

Nasional1 hari ago

5 Calon Ketum PBNU 2026-2031 yang Akan Dipilih Ahwa: Gus Kikin, KH Zulfa Mustofa, Gus Salam, Gus Yahya, dan Gus Rozin

Nasional2 hari ago

KH Miftachul Akhyar Rais Aam PBNU Periode 2026-2031

Sport3 hari ago

Persija Jakarta vs Brisbane Roar 4-0: Macan Kemayoran Tampil Menggila

Sport3 hari ago

Hasil Persija Jakarta vs Brisbane Roar 4-0

Pemerintahan4 hari ago

Berkolaborasi dengan Gerakan Pejuang Subuh, Tangsel Digital Academy Lanjut di Masjid At-Taubah Pamulang

Bisnis4 hari ago

Tiga Penghargaan BASF dalam Dua Tahun Perkuat Rekam Jejak Bahtera Adi Jaya sebagai Mitra Distribusi 

Serba-Serbi3 minggu ago

Cara Cek Desil DTSEN BPS dengan NIK

Sport3 minggu ago

Jadwal Brisbane Roar vs Dewa United dan Persija Jakarta

Pemerintahan2 minggu ago

Parade Tank Meriahkan HUT ke-81 RI di Tangsel, Ribuan Warga Antusias Menyaksikan

Banten3 minggu ago

Dewa United Siapkan Kekuatan Baru di Super League 2026/2027

Pemerintahan2 minggu ago

Pemkot Tangsel Gelar Renungan Suci di TMP Seribu

Sport3 minggu ago

Jadwal Dewata Challenge Series 2026: Bali United, Persib Bandung, dan Sabah FC

Pemerintahan2 minggu ago

Benyamin Davnie Ajak Warga Tangsel Urus Tanah Warisan, Ada Diskon BPHTB 81 Persen

Sport3 minggu ago

Brisbane Roar Gelar Tur Pramusim ke Indonesia, Siap Jajal Kekuatan Dewa United dan Persija Jakarta

Sport3 minggu ago

Persita Tangerang Datangkan Tyronne del Pino di BRI Super League 2026/2027

Pemerintahan2 minggu ago

HUT ke-81 RI, Benyamin Davnie: Kedaulatan Dimulai dari Optimalisasi Potensi Tangsel

Banten3 minggu ago

Dewa United Basketball Academy Jadi Wadah Pembinaan Talenta Muda Banten

Pemerintahan3 minggu ago

Jelang HUT ke-81 RI, Pemkot Tangsel Terus Matangkan Persiapan Upacara Kemerdekaan

Banten4 hari ago

Hasil Dewa United vs Brisbane Roar 4-0, Rafael Struick Cetak Gol ke Gawang Mantan Klub

Nasional3 minggu ago

Wapres Gibran Rakabuming Raka Dorong Guru Besar Perkuat Kontribusi Bagi Pembangunan Nasional

Serba-Serbi3 minggu ago

Apa Itu DESIL?

Nasional2 minggu ago

Wapres Gibran Rakabuming Raka Tinjau Sejumlah Fasilitas Terdampak Gempa di Sikka NTT

Pemerintahan2 minggu ago

Tb. Asep Nurdin: TangselKota-CSIRT Perkuat Keamanan Layanan Digital Pemkot Tangsel

Pemerintahan3 minggu ago

Jelang Porprov VII Banten 2026, Tangsel Percepat Finalisasi Venue dan Akomodasi

Pemerintahan3 minggu ago

Kemarau Panjang, Pilar Saga Ichsan: Pemkot Tangsel Salurkan 339.200 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

Pemerintahan2 minggu ago

Benyamin Davnie: Pelayanan Publik Tangsel Harus Makin Mudah dan Cepat Lewat Teknologi

Populer