Jubir Pemerintah untuk Covid-19 dr. Achmad Yurianto menilai situasi pandemi Covid-19 di Tanah Air semakin terkendali. Penilaian tersebut didapat bukan hanya dari data kasus Covid-19 tapi juga dari respons masyarakat.
Respons masyarakat semakin hari semakin baik. Ia mengaku pihaknya sudah banyak melihat masyarakat yang tidak panik kemudian masyarakat yang kecewa melihat orang yang lainnya tidak mematuhi protokol Kesehatan.
“Setiap hari pihaknya selalu mendapatkan informasi dari masyarakat tentang kekecewaan melihat masyarakat lain yang mengabaikan protokol Kesehatan,” katanya pada Konferensi Pers di Gedung BNPB, Jakarta, Kamis (4/6).
Masyarakat diharapkan bisa jadi kontrol bagi dirinya sendiri untuk sama-sama mematuhi protokol Kesehatan. Covid-19 masih berstatus pandemi sehingga protokol Kesehatan harus dipatuhi untuk mencegah penularan.
“Covid-19 adalah masalah dunia, hampir semua negara di dunia terdampak dan sempai saat ini kita masih belum bisa mendapatkan vaksin. Kita tidak tahu pasti kapan vaksin bisa didapatkan, namun bukan berarti kita menyerah pada keadaan, kita harus mengubah perilaku kita agar tidak tertular dari Covid-19,” ucap dr. Achmad.
Kasus Covid-19 masih terus bertambah, hari ini sebanyak 13.206 spesimen yang sudah diperiksa, total 367.640 spesimen. Hasilnya kasus konfirmasi positif bertambah 585, total 28.818, pasien sembuh bertambah 486, total 8.892, dan pasien meninggal bertambah 23 total 1.721.
“Kalau kita rinci penambahan kasus positif 585 ini, ada beberapa provinsi yang mengalami peningkatan cukup signifikan, salah satunya Kalimantan Selatan (Kalsel) bertambah 109. Dari penyelidikan epidemiologi yang dilakukan ini adalah kontak erat di 2 pasar yang terjadi dalam seminggu yang lalu,” ujar dr. Achmad.
Ia melanjutkan, provinsi dengan penambahan kasus terbanyak setelah Kalimantan Selatan adalah DKI Jakarta sebanyak 94 dengan pasien sembuh 21 orang, Jawa Timur bertambah 90 orang kasus positif dan 290 pasien sembuh, Sulawesi Selatan bertambah 54 kasus positif yang sembuh 3 orang, Sumatera Utara bertambah 44 dan yang sembuh 7 orang.
“Secara keseluruhan kita bisa melihat bahwa kesadaran masyarakat sudah mulai bangkit dan cukup bagus sudah mulai menyadari betapa pentingnya untuk rajin cuci tangan dengan menggunakan sabun, memakai masker, jaga jarak fisik, dan olah raga,” kata dr. Achmad. (rls/fid)
Bisnis6 hari ago75 Persen Kelas Menengah Indonesia Tertekan secara Finansial
Bisnis6 hari agoIndofood Sponsori Film Animasi Garuda di Dadaku
Banten6 hari agoKomisi V DPRD Banten Siap Awasi Ketat Pelaksanaan SPMB 2026
Nasional6 hari agoJelang Hari Kartini, Selvi Gibran Rakabuming Dorong Penguatan Peran Perempuan dan Kesetaraan Gender dengan Kolaborasi Lintas Sektoral
Bisnis6 hari agoFujifilm Indonesia Bawa Kebahagiaan ke Panti Asuhan Lewat Program ‘First Family Photo’
Bisnis6 hari agoIsoplus Run Series 2026 Targetkan 17.000 Pelari
Bisnis6 hari agoPINTU Perkuat Edukasi dan Literasi Crypto bagi Generasi Muda
Nasional5 hari agoJaringan Muslim Madani: Langkah Menteri IMIPAS Cegah Haji Non Prosedural Sejalan dengan Visi Prabowo Benahi Tatakelola Haji












