Penularan COVID-19 saat ini lebih didominasi penularan lokal daripada kasus impor. Hal tersebut dikatakan Jubir Pemerintah untuk COVID-19 dr. Achmad Yurianto pada Konferensi Pers di Gedung BNPB, Jakarta, Sabtu (13/6).
“Penularan yang sekarang ini kita identifikasi lebih didominasi oleh kasus penularan lokal bukan lagi pada imported case dari luar negeri. Local transmission yang jadi perhatian kita,” katanya.
Belum lagi gambaran epidemiologi masing-masing daerah berbeda. Beberapa daerah memiliki risiko yang lebih tinggi munculnya penularan karena aktivitas sosial.
“Inilah yang kemudian secara tepat beberapa pemerintah daerah mengimplementasikan pembatasan sosial berskala besar dengan tujuan untuk mengurangi mobilitas penduduk sebagai faktor pembawa virus yang bisa menyebabkan penularan ke orang lain,” imbuhnya. (rls/fid)
Nasional7 hari agoWapres Gibran Rakabuming Raka Tekankan Pentingnya Kerukunan Umat
Bisnis6 hari agoLG Electronics Indonesia Rilis Mesin Cuci AI Kapasitas Besar, WashTower dan Top Loading Hingga 25 Kg
Nasional6 hari agoWapres Gibran Rakabuming Raka Gelar Halalbihalal Bersama Keluarga Besar Setwapres
Pemerintahan6 hari agoApel dan Halalbihalal, Benyamin Davnie Tekankan Kebersihan Lingkungan hingga Efisiensi Anggaran di Tangsel
Otomotif6 hari agoMobil Listrik Terbaik di Indonesia 2026: Tesla Model 3, Hyundai Ioniq 5, Hingga ICAR V23
Bisnis6 hari agoHerbalife Family Foundation Salurkan Bantuan Kemanusiaan Rp585 Juta untuk Masyarakat Terdampak Banjir di Sumatra
Internasional6 hari agoPraka Farizal Rhomadhon Prajurit TNI Satgas Yonmek XXIII-S/UNIFIL Gugur di Lebanon
Bisnis7 hari agoASICS Rilis Sepatu Canggih SONICSMASH™ FF










