Connect with us

Lifestyle

Tips Mengatasi Transisi ke Terapi Online Selama Pandemi

Baca semua artikel tentang coronavirus (COVID-19) di sini.

COVID-19 memberikan dampak pada banyak hal, termasuk cara berkonsultasi dengan dokter dan terapis. Physical distancing dan kekhawatiran masyarakat bepergian ke luar, termasuk rumah sakit, membuat mereka melewatkan terapi dengan dokter. Namun, ada alternatif lain yang bisa dilakukan selama pandemi COVID-19, yaitu terapi online alias konsultasi jarak jauh menggunakan teknologi. 

Transisi terapi online selama pandemi COVID-19

konsultasi jarak jauh selama pandemi

Dilansir dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika (CDC), pandemi COVID-19 telah banyak membuat perubahan dalam dunia kesehatan. Salah satunya adalah rumah sakit kembali menyediakan pelayanan konsultasi jarak jauh dan terapi online. 

Advertisement

Hal tersebut bertujuan untuk mengurangi paparan virus ke tenaga kesehatan, menghemat alat pelindung diri (APD), dan mengurangi risiko kerumunan di rumah sakit. Umumnya, pelayanan ini membantu pasien mendapatkan perawatan, terutama bagi mereka yang tidak bergantung pada pengobatan langsung di rumah sakit. 

Konsultasi jarak jauh memang memiliki keunggulan dan kelemahan. Metode ini mungkin cocok bagi penyandang disabilitas yang tidak dapat bepergian, terutama selama pandemi berlangsung. 

Namun, terapi online tentu memiliki kekurangan ketika dibandingkan dengan konsultasi langsung. Sebagai contoh, konsultasi jarak jauh mengandalkan teknologi dan internet, sehingga ketika koneksi internet berjalan lambat tentu akan berpengaruh terhadap terapi.

Oleh karena itu, agar Anda dapat memaksimalkan terapi online selama pandemi COVID-19, ada beberapa hal yang dapat dilakukan selama masa transisi.

Advertisement

Update Jumlah Sebaran COVID-19

Negara: Indonesia

1. Membuat waktu khusus untuk terapi

Menandai kalender sebagai aturan minum obat TBC

Menandai kalender sebagai aturan minum obat TBC

Salah satu hal yang perlu dilakukan ketika menghadapi transisi terapi online selama pandemi COVID-19 adalah menyisihkan jadwal khusus untuk berkonsultasi. Tidak dapat dipungkiri bahwa konsultasi jarak jauh dapat dilakukan kapan dan di mana saja, sehingga mungkin lebih mudah untuk menyisihkan waktu. 

Walaupun demikian, Anda mungkin merasa terganggu jika harus berhenti bekerja di tengah-tengah dan melanjutkannya setelah terapi. Maka itu, mengatur waktu untuk terapi online adalah hal yang penting agar Anda bisa memperkirakan jadwal sendiri. 

Advertisement

Selanjutnya, Anda juga perlu mencari tempat atau ruangan dengan suasana nyaman ketika menjalani terapi online. Terlebih lagi ketika Anda mengisolasi dan sulit membuka diri ketika berada di dekat orang lain. 

Dengan waktu dan ruang khusus yang disediakan ketika konsultasi jarak jauh selama pandemi, setidaknya Anda lebih leluasa berbincang dengan terapis.

Penyandang Disabilitas Lebih Rentan Terhadap COVID-19, Begini Penjelasannya

2. Beradaptasi secara perlahan

terapi online

terapi online

Pada awal masa transisi terapi online selama pandemi mungkin Anda merasa tidak nyaman. Apalagi ketika Anda terbiasa berbincang langsung dengan dokter atau terapis. 

Rasa tidak nyaman tersebut adalah kondisi yang cukup normal dan tentu membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan situasi ini. Sebagai contoh, Anda mungkin tidak akan mendapatkan balasan langsung dari terapis ketika berkonsultasi lewat pesan singkat. 

Advertisement

Akibatnya, Anda mungkin berpikir bahwa metode ini tidak cocok. Namun, Anda bisa mulai beradaptasi dengan menjaga komunikasi tetap terbuka dengan terapis. Jangan lupa untuk mengutarakan perasaan frustrasi dan emosi yang dirasakan, termasuk saat harus berkonsultasi jarak jauh seperti ini.

3. Berlatih mengeluarkan emosi lebih jelas

terapi online

terapi online

Salah satu kelemahan dari konsultasi jarak jauh selama pandemi adalah terapis tidak dapat melihat bahasa tubuh Anda dengan jelas, begitu pula sebaliknya. Anda mungkin menjadi merasa kesulitan mengetahui bagaimana respons terapis karena tidak dapat melihat gerak wajah dan tubuh mereka. 

Maka itu, Anda dapat berlatih mengeluarkan emosi lewat kata-kata dengan lebih jelas saat menjalani transisi terapi online selama pandemi. Dengan demikian, terapis tidak kehilangan petunjuk penting ketika Anda berusaha mengeluarkan emosi. 

Jangan lupa bahwa selama sesi terapi berlangsung tidak ada masalah yang terlalu kecil atau terlalu besar untuk dibicarakan. Walaupun terlihat sepele di mata orang lain, membicarakannya dengan terapis mungkin dapat membantu Anda mendapatkan jalan keluar.

Advertisement

Tidak semua terapis menyediakan layanan online

beda psikolog dan psikiater

beda psikolog dan psikiater

Walaupun kebanyakan orang dapat menggunakan teknologi dengan baik, tidak semua terapis menyediakan layanan online. Hal ini mungkin yang membuat Anda kesulitan untuk menjalani masa transisi terapi online selama pandemi karena harus mencari terapis baru. 

Anda perlu membicarakan perihal ini dengan terapis. Tanyakan kepada mereka apakah metode konsultasi jarak jauh ini cocok dilakukan untuk Anda. Pasalnya, ada beberapa masalah kesehatan mental yang serius, seperti keinginan untuk bunuh diri, mungkin tidak cocok dilakukan lewat konsultasi virtual.

Selain itu, Anda dapat melakukan riset terlebih dahulu tentang pilihan terapi online yang disediakan oleh beberapa terapis yang hendak dipililh. Jangan lupa mempertimbangkan jenis komunikasi apa yang akan digunakan dan sesuai kebutuhan, seperti bertukar pesan atau panggilan video.

Bagi beberapa orang mungkin merasa transisi terapi online selama pandemi tidak sama pentingnya dengan kesehatan fisik agar tidak tertular virus. Padahal menjaga kesehatan mental selama pandemi COVID-19 sangat diperlukan. Terlebih lagi, Anda mungkin membutuhkan bantuan lebih banyak dibandingkan sebelumnya. 

Advertisement

Terapi online mungkin dapat menjadi salah satu alternatif yang cukup efektif untuk menjaga kesehatan mental, terutama di masa penuh tekanan ini. Maka dari itu, usahakan untuk tidak takut mencoba sesuatu yang berbeda dan bersedia menemui terapis, meskipun awalnya terasa sulit.

Bantu dokter dan tenaga medis lain mendapatkan alat pelindung diri (APD) dan ventilator untuk melawan COVID-19 dengan berdonasi melalui tautan berikut.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Advertisement

Kabartangsel.com

Source

Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sport17 jam ago

PSIM Yogyakarta vs Persita Tangerang: Pendekar Cisadane Punya Rekor Apik di Bantul

Sport18 jam ago

Jadwal BRI Super League 2026/27, Sabtu 5 September: Persik Kediri vs Dewa United, PSIM Yogyakarta vs Persita, Bhayangkara FC vs Persebaya, dan Borneo FC Samarinda vs Persija Jakarta

Sport1 hari ago

Hasil Bali United vs PSS Sleman 2-1 di Pekan Pertama BRI Super League 2026/2027

Sport2 hari ago

Hasil Arema FC vs Isenmulang Kalteng FC: Singo Edan Menang 4-0 di Pekan Perdana BRI Super League 2026/2027

Sport2 hari ago

Bali United vs PSS Sleman: Prediksi Skor dan Duel Sengit Pekan Pertama Super League 2026/27

Sport2 hari ago

Laga Perdana BRI Super League 2026/27: Jadwal dan Prediksi Arema FC vs Isenmulang Kalteng FC

Sport2 hari ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Jumat, 4 September: Arema FC vs Isenmulang Kalteng FC, Bali United vs PSS Sleman

Nasional3 hari ago

Wapres Gibran Rakabuming Terima 3 Tim Mahasiswa UB Termasuk Pembuat Rompi Anti Tantrum

Sport3 hari ago

Jadwal BRI Super League 2026/2027 Pekan Pertama, 4–6 September 2026

Sport3 hari ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Pekan 1 Lengkap

Pemerintahan3 hari ago

Pilar Saga Ichsan Tinjau Pembangunan Turap di Vila Pamulang, Grand Serpong dan Bukit Nusa Indah

Pemerintahan3 hari ago

Komisi Informasi Banten Nilai Inovasi Pemkot Tangsel Semakin Meningkat

Jabodetabek4 hari ago

IPW Desak Polri Bongkar Aktor Intelektual di Balik Kerusuhan Demo DPR

Kabupaten Tangerang4 hari ago

Persita Tangerang Datangkan Dion Wilhelmus Eddy Markx dari Persib Bandung untuk BRI Super League 2026/27

Sport4 hari ago

BRI Super League 2026/27 Siap Bergulir, I.League Tegaskan Target Tembus 10 Besar Asia

Sport4 hari ago

Ferry Paulus Soroti Ranking Indonesia di Asia Turun Gegara Kegagalan Persib dan Dewa United?

Pemerintahan4 hari ago

DLH Kota Tangsel Gelar Uji Emisi Selama 3 Hari, Targetkan 1.500 Kendaraan

Pemerintahan5 hari ago

Benyamin Davnie: Hingga Akhir Agustus 2026, Cek Kesehatan Gratis di Tangsel Capai 53 Persen

Tangerang Selatan5 hari ago

Gilang Muhammad Iqbal Juara Sayembara Desain Batik Khas Tangsel 2026, Bawa Karya “Ming Galih Gaya”

Pemerintahan5 hari ago

Pilar Saga Ichsan Dorong Desainer Lokal Tembus Tingkat Global

Pemerintahan3 minggu ago

Parade Tank Meriahkan HUT ke-81 RI di Tangsel, Ribuan Warga Antusias Menyaksikan

Pemerintahan3 minggu ago

HUT ke-81 RI, Benyamin Davnie: Kedaulatan Dimulai dari Optimalisasi Potensi Tangsel

Banten1 minggu ago

Hasil Dewa United vs Brisbane Roar 4-0, Rafael Struick Cetak Gol ke Gawang Mantan Klub

Nasional2 minggu ago

Wapres Gibran Rakabuming Raka Tinjau Sejumlah Fasilitas Terdampak Gempa di Sikka NTT

Pemerintahan2 minggu ago

Benyamin Davnie: Pelayanan Publik Tangsel Harus Makin Mudah dan Cepat Lewat Teknologi

Sport6 hari ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Pekan Perdana 4-6 September 2026

Pemerintahan2 minggu ago

Tb. Asep Nurdin: TangselKota-CSIRT Perkuat Keamanan Layanan Digital Pemkot Tangsel

Nasional6 hari ago

5 Calon Ketum PBNU 2026-2031 yang Akan Dipilih Ahwa: Gus Kikin, KH Zulfa Mustofa, Gus Salam, Gus Yahya, dan Gus Rozin

Nasional6 hari ago

Profil 5 Calon Ketua Umum PBNU 2026-2031 yang Akan Dipilih Ahwa: Gus Kikin, KH Zulfa Mustofa, Gus Salam, Gus Yahya, dan Gus Rozin

Pemerintahan3 minggu ago

Tingkatkan Kompetensi Digital, Warga Tangsel Belajar Content Creator dan Coding di Masjid

Nasional6 hari ago

Rais Aam PBNU: Pengertian, Tugas, Wewenang, dan Kedudukannya di NU

Pemerintahan2 minggu ago

TARA C-MORE, Daycare Ramah Anak di Pemkot Tangsel

Pemerintahan3 minggu ago

Tasyakuran HUT ke-81 RI, Benyamin Davnie Ajak Masyarakat Tangsel Perkuat Kebersamaan

Nasional2 minggu ago

Kunjungi Pengungsi Gempa Sikka, Wapres Gibran Rakabuming Raka Sampaikan Empati dan Permohonan Maaf

Pemerintahan3 minggu ago

HUT ke-81 RI, Benyamin Davnie Ajak Warga Tangsel Perkuat Persatuan dan Kontribusi untuk Pembangunan

Techno2 minggu ago

3 Cara Kerja eSIM XL untuk Koneksi Tanpa Kartu Fisik

Nasional2 minggu ago

Wapres Gibran Rakabuming Raka Tinjau Langsung Kondisi Warga Kampung Waso dengan Sepeda Motor

Nasional6 hari ago

Profil KH Abdul Hakim Mahfudz “Gus Kikin” Cicit Pendiri NU Hadratussyekh KH M Hasyim Asy’ari

Pemerintahan3 minggu ago

Penurunan Bendera Merah Putih HUT ke-81 RI di Tangsel, Pilar Saga Ichsan: Generasi Muda Harapan Bangsa

Pemerintahan2 minggu ago

Melalui Tangsel Mengaji, Pilar Saga Dorong Peran Guru Ngaji Diperkuat untuk Bentuk Karakter Generasi Muda di Era Digital

Populer