Oleh: Jaeyi Kim
(Grade 7 student in Sinarmas World Academy)
Pandemi COVID-19 memanas, meninggalkan luka dalam jumlahnya bagi dunia. Dalam situasi yang terasa sulit ini, kebersamaan dan gerakan sosial diperlukan lebih dari kapan pun juga.
Indonesia dihadapi situasi genting akibat wabah kematian dan infeksi COVID-19. Hal ini meningkatkan kebutuhan untuk bersatu membantu satu dan yang lain, dan bersosial. Pada tanggal 21 Mei, tepatnya 80 hari setelah kasus pertama di Indonesia, jumlah infeksi COVID-19 telah mencapai 20.000 orang. Situasi pandemi ini menimbulkan dampak mengkhawatirkan dalam bidang sosial ekonomi dan politik di berbagai negara. Disamping itu, Corona Blue juga menjadi dampak yang sangat mengancam akibat situasi ini. Corona Blue merupakan keadaan kemerosotan mental yang disebabkan oleh isolasi sosial dan fisik.
Saat hewan terlantar yang mengakibatkan degradasi mental, kesepian dan tertekan, orang-orang berbondong-bondong berinisiatif mengembalikan mereka ke alam liar. Penjaga taman harimau di Thailand berkata bahwa harimau mulai mati kelaparan dan mengalami depresi akibat sepinya pengunjung. Di kebun binatang Marghazar Islamabad, Pakistan, ‘gajah paling kesepian di dunia’ baru-baru ini dikirim kembali ke alam liar setelah bertahun-tahun menderita kesepian dan depresi. Jika hewan dapat menghadapi masalah mental dari kesepian, hanya masalah waktu sebelum manusia dirasuki kesepian Corona Blue.
Mencoba untuk memperbaiki dampak pandemi ini, pemerintah, organisasi dan individu bersatu berusaha menerangi masyarakat melalui gerakan sosial. Siswa Sinarmas World Academy (SWA) turut serta mengambil peran dan melakukan proyek donasi ke Rawinala Foundation, sebuah panti asuhan untuk anak-anak difabel, sebelum sekolah ditutup akibat pandemi. Prihatin akan seberapa parah dampaknya terhadap orang-orang yang kurang mampu, para siswa bersatu atas nama perdamaian dan harapan.
Bisnis3 minggu agoLamiPak Indonesia Sabet Dua Penghargaan Bergengsi di TOP CSR Awards 2026
Pemerintahan3 minggu agoPeringati Hari Lahir Pancasila, Benyamin Davnie Serukan Persatuan, Gotong Royong, dan Kepedulian Sosial
Pemerintahan3 minggu agoPemkot Tangsel Hadirkan 5.000 Titik Internet Gratis, Jangkau 379 Masjid dan 376 Musala
Pemerintahan3 minggu agoInternet Gratis Jangkau 379 Masjid dan 376 Musala, Pemkot Kini Hadirkan Aplikasi Tangsel Mengaji Berbasis AI
Bisnis4 minggu agoSepanjang 2025, Pelindo Petikemas Setor Rp1,73 Triliun
Sport4 minggu agoPersita Tangerang Evaluasi Total Usai Musim Kompetisi 2025/26, Ahmed Zaki Iskandar Siapkan Pembenahan Besar
Pemerintahan4 minggu agoSelain Hewan Kurban, Pemkot Tangsel Salurkan 10 Ribu Wadah Ramah Lingkungan
Cek Fakta3 minggu agoAwas Hoaks! Pemkot Tangsel Siap Melegalkan Miras demi Meningkatkan PAD














