Pemerintahan
Kelurahan Cilenggang Serpong, Jadi Kampung Anti Narkoba

Peredaran narkoba marak di Kelurahan Cilenggang, Kecamatan Serpong. Aparat setempat akan terus memberantas peredaran barang haram tersebut. Salah satunya dengan mencanangkan program Kampung Anti Narkoba.
Cilenggang nantinya menjadi pilot project Kampung Anti Narkoba. Hal ini sesuai dengan keinginan Camat Serpong, Durahman. Sebelum pindah tugas sebagai camat Ciputat Timur, Durahman menargetkan di tahun ini Cilenggang sebagai Kampung Anti Narkoba tinggal pelaksanaannya saja.
Durahman menerangkan dipilihnya Kelurahan Cilenggang lantaran wilayah tersebut rawan akan penyalahgunaan dan peredaran narkoba. Bisnis barang haram tersebut sangat menggiurkan, namun bisa merusak masa depan anak bangsa.
“Apalagi Kota Tangsel sebagai kota transit dan kota persinggahan. Sehingga penyebaran narkoba lebih mudah. Beberapa kasus, narkoba didatangkan dari Jakarta dan Depok. Pengawasan harus lebih diperketat,” ungkapnya ditemui usai Musrenbang di Kelurahan Rawa Buntu, Serpong, Kamis (12/2).
Durahman menambahkan pencanangan Kampung Anti Narkoba bakal melibatikan Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Tangsel, kepolisian, tokoh agama dan tokoh masyarakat. Dibentuknya kampung ini tidak terlepas dari peran masyarakat setempat yang sangat peduli dengan masa depan generasi muda dan keinginan mereka untuk menyelamatkan mereka dari bahaya miras dan narkoba.
“Kami harapkan Kampung Anti Narkoba ini secepatnya direalisasikan,” ucapnya.
Menurutnya, realisasi pembentukan Kampung Anti Narkoba direncanakan pada Desember lalu. Namun, terkendala beberapa hal. Sehingga mundur dari jadwal sebelumnya. “Saya berharap tahun ini sudah terbentuk,” katanya.
Di Kampung Anti Narkoba, nantinya bakal dilakukan penyuluhan dan sosialisasi bahaya akan penyalahgunaan narkoba serta hukuman bagi pengguna narkoba. “Selain itu akan berdiri posko anti narkoba dikampung tersebut. Saya berharap camat yang baru menggantikan saya yakni, Bu Mursinah juga dapat mewujudkan Cilenggang menjadi Kampung Anti Narkoba,” paparnya.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Tangsel, Teddy Meiyadi menerangkan untuk merealisasikan program tersebut dapat menggunakan anggaran bantuan dari pemerintah pusat tahun pada program satu kecamatan satu miliar. “Bisa diusulkan untuk dana kegiatannya,” bebernya.
Sementara Kepala BNN Tangsel, AKBP Heri Istu menjelaskan BNN pun rencananya akan bekerjasama dengan kelurahan se-Kota Tangsel untuk membangun Kelurahan Anti Narkoba. “Ini harus benar-benar terpadu, Kelurahan harus mempunyai komitmen yang tinggi dan dedikasi akan bahaya narkoba di wilayahnya, serta harus ada dukungan dari pemerintah,” ungkap Heri
Terkait Cilenggang yang akan dijadikan Kampung Anti Narkoba, Heri menerangkan warga di kelurahan itu sangat peduli akan bahaya narkoba, ini dikarenakan banyak pemuda yang tertangkap akan penggunaan barang haram tersebut, sehingga lurah Cilenggang bersama masyarakat sama-sama menginginkan perang akan narkoba di wilayahnya. (tp/kt)
Tangsel4 minggu agoBenyamin Davnie Lepas Kontingen Sepak Bola Putri Tangsel ke Turnamen Internasional di Swedia
Pemerintahan4 minggu agoDiskominfo Tangsel Bawa Semangat Kolaborasi Digital di Forum Komdigi APEKSI 2026
Pemerintahan4 minggu agoPemkot Tangsel Terima Reses DPRD Provinsi Banten, Bahas SPMB, Usulan Penambahan SMA Negeri hingga Pengendalian Banjir
Pemerintahan4 minggu agoRakernas XVIII APEKSI 2026, Pilar Saga Ichsan: Forum Strategis Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah
Tangerang Selatan4 minggu agoDara Swandana dan Aiman Rasyapradipta Rangkuti Wakili Tangsel di Youth City Changers APEKSI 2026
Pemerintahan4 minggu agoPilar Saga Ichsan Tinjau Booth Paviliun Tangsel di APEKSI 2026
Pemerintahan4 minggu agoBenyamin Davnie: Pemkot Tangsel Dukung LANTIP Perkuat Program Kesehatan dan Pemberdayaan Lansia
Serba-Serbi2 minggu agoPerda Kota Tangerang Selatan Nomor 2 Tahun 2023: Di Wilayah yang Sudah Terpasang Jaringan, Kewajiban Menggunakan Layanan PAM Mulai Berlaku























