Serba-Serbi
Ada “Teknologi Misterius” Tersembunyi di Chip Komputer Intel


Kabartangsel.com, SINGAPORE—Pakar komputer mengklaim bahwa chip yang menggerakkan sebagian besar komputer di dunia menyembunyikan teknologi misterius dan ‘tidak berdokumen’. Analis dari Positive Technologies menuduh bahwa chip dan prosesor Intel mengandung ‘penganalisis sinyal logika’ yang mampu membaca ‘hampir semua data di komputer’.
Klaim tersebut kemungkinan akan mengejutkan para ahli teori konspirasi, meskipun penelitian ini tidak membuktikan rumor lama bahwa NSA telah menyembunyikan sesuatu pada chip komputer yang digunakan untuk memata-matai miliaran orang.
Maxim Goryachy dan Mark Ermolov mengungkapkan temuan mereka di Black Hat Conference, pertemuan para peretas dan spesialis keamanan siber di Singapura. Alat analisis ditemukan di Platform Controller Hub (PCH) pada motherboard Intel serta prosesor utama itu sendiri.
Bersama-sama, bagian-bagian komputer ini berfungsi sebagai ‘otaknya’. Ini disebut VISA dan berpotensi memungkinkan peretas atau mata-mata untuk mengakses informasi yang tersimpan dalam memori komputer serta informasi yang dihasilkan oleh ‘peripheral’ – nama untuk aksesori komputer yang dapat mencakup apa saja dari webcam ke mouse.
Teknologi VISA diyakini digunakan untuk memeriksa kekurangan microchip Intel, tetapi Positive Technologies menyarankan itu juga dapat digunakan untuk ‘menangkap dan menganalisis data’. Kemampuan ini akan berguna bagi peretas yang ingin mencuri informasi – juga mata-mata atau siapa pun yang tertarik mencuri informasi sensitif. Biasanya, VISA dimatikan dalam sistem komersial. Namun para peneliti mengklaim telah menemukan cara untuk mengaktifkannya.
“Kami menemukan bahwa dimungkinkan untuk mengakses Intel VISA di motherboard biasa, tanpa peralatan khusus yang diperlukan,” kata pakar Positive Technologies, Maxim Goryachy.
Intel mengatakan kepada Metro bahwa kerentanan VISA itu nyata, tetapi mengatakan “diperlukan akses fisik” yang berarti peretas tidak dapat mengaktifkannya melalui internet dan mulai mencuri informasi.
Namun, katanya cacat itu telah diatasi dan diselesaikan. “Masalah Intel VISA, seperti yang dibahas di BlackHat Asia, bergantung pada akses fisik dan kerentanan yang sebelumnya dikurangi. Pelanggan yang telah menerapkan mitigasi tersebut dilindungi dari vektor yang diketahui,” kata Intel. (Metro/amr)
Sport2 minggu agoJadwal BRI Super League 2026/27, Sabtu 5 September: Persik Kediri vs Dewa United, PSIM Yogyakarta vs Persita, Bhayangkara FC vs Persebaya, dan Borneo FC Samarinda vs Persija Jakarta
Sport2 minggu agoPSIM Yogyakarta vs Persita Tangerang: Pendekar Cisadane Punya Rekor Apik di Bantul
Banten1 minggu ago40 Guru Madrasah Dapat Beasiswa S1, STAI Syekh Manshur Apresiasi Program Madrasah Gemilang
Sport2 hari agoJadwal Pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap: Division 1 dan Division 2
Sport2 hari agoJadwal Lengkap Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026
Nasional5 hari agoPurbaya Yudhi Sadewa Dicopot Presiden Prabowo, Prof Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menteri Keuangan
Sport2 hari agoDaftar 14 Tim Peserta FIFA ASEAN Cup 2026
Nasional4 hari agoWapres Gibran Rakabuming Raka Berikan Selamat kepada Suahasil Nazara atas Amanah Baru yang Diembannya








































