Connect with us

Lifestyle

Alasan Kebiasaan Menyentuh Wajah yang Perlu Dikurangi

Baca semua artikel tentang coronavirus (COVID-19) di sini.

Salah satu cara yang direkomendasikan agar risiko penularan COVID-19 rendah adalah mengurangi kebiasaan menyentuh wajah. Akan tetapi, kebiasaan ini ternyata sulit dihentikan bahkan dikurangi karena sering dilakukan tanpa sadar. 

Lantas, mengapa begitu banyak orang sering ‘gatal’ ingin menyentuh wajah dan bagaimana cara mengatasinya?

Kenapa kebiasaan menyentuh wajah harus dikurangi?

Advertisement

eksfoliasi wajah

Kesadaran untuk mencuci tangan dengan cara yang benar terus ditingkatkan agar tidak terpapar virus SARS-CoV-2. Bahkan, hal tersebut juga diikuti dengan meningkatnya pembelian hand sanitizer hingga menghabiskan stok di sebagian besar supermarket. 

Padahal, upaya mencegah penularan infeksi virus tidak sekadar tangan bersih saja, melainkan juga mengurangi kebiasaan menyentuh wajah. 

Begini, ketika setelah memegang pegangan di transportasi umum mungkin tanpa sadar Anda menyentuh wajah sendiri. Entah itu karena ada yang gatal atau sekadar menyandarkan tangan di pipi. 

Padahal, tidak ada yang tahu di pegangan atau benda yang disentuh terdapat bakteri atau virus berbahaya.

Advertisement

Update Jumlah Sebaran COVID-19

Negara: Indonesia

Menurut APCI (Association for Professionals in Infection Control and Epidemiology) kebiasaan menyentuh wajah perlu dikurangi.

Hal ini dikarenakan wajah yang disentuh oleh tangan yang kotor dapat membuat kuman menempel pada selaput lendir. Akibatnya, risiko infeksi pernapasan meningkat.

Advertisement

Sebagai contoh, infeksi pernapasan seperti pneumonia atau flu dapat tersebar melalui percikan air dari orang lain ketika mereka batuk, bersin, atau berbicara di dekat Anda. Selain itu, percikan air yang berisi virus dan bakteri tersebut juga dapat menempel di permukaan benda yang tanpa sadar mungkin Anda sentuh.

Anda mungkin rutin mencuci tangan dengan bersih. Namun, tantangan sebenarnya adalah tangan Anda tidak akan selalu bersih karena harus memegang sesuatu yang mungkin kotor.

 Agar risiko penularan infeksi virus dan bakteri berkurang, mengurangi kebiasaan menyentuh wajah sangat perlu dilakukan. 

Mengapa kebiasaan menyentuh wajah sulit dihentikan?

Bahaya memencet jerawat di area segitiga wajah

Bahaya memencet jerawat di area segitiga wajah

Tahukah Anda bahwa diperkirakan manusia rata-rata terbiasa memegang wajah mereka 23 kali dalam satu jam?

Advertisement

Angka yang cukup banyak dalam satu jam itu menandakan kebiasaan ini akan sulit dihentikan karena dinilai sebagai hal yang sangat wajar dan manusiawi. 

Pada saat Anda menyentuh wajah tanpa sadar, hal tersebut menandakan bahwa Anda sadar terhadap kehadiran orang lain di sekitar.

Umumnya, orang memeriksa wajah orang lain dengan menyentuh wajah mereka sendiri yang menandakan bahwa Anda peka terhadap ekspresi dan wajah sendiri. 

Selain itu, kebanyakan orang menganggap bahwa sering memegang wajah tidak berbahaya bagi kesehatan dan jarang mengaitkannya dengan infeksi bakteri serta virus seperti COVID-19. 

Advertisement

Maka itu, kebiasaan menyentuh wajah mungkin akan sulit untuk dihentikan, terutama dengan tangan kotor. 

cemas covid-19cemas covid-19

Tips mengurangi kebiasaan memegang wajah 

cara membersihkan kulit berminyak

cara membersihkan kulit berminyak

Setelah mengetahui bahaya dari terbiasa memegang wajah dengan tangan yang kotor, tentu Anda ingin mengurangi kebiasaan tersebut, bukan?

Sebenarnya, mencoba memberitahu diri sendiri bahwa Anda perlu mengurangi kebiasaan menyentuh wajah mungkin adalah langkah yang tidak tepat. Hal ini mungkin dikarenakan ketika Anda dilarang ternyata semakin besar untuk memegang wajah sendiri. 

Maka itu, bersikap keras pada diri sendiri mungkin tidak akan membantu sama sekali karena pikiran tertekan justru tidak berhasil mengekang perilaku Anda. 

Advertisement

Berikut beberapa cara mengurangi kebiasaan ini dengan cara yang lebih fleksibel dan sederhana.

1. Buat tangan tetap sibuk

Salah satu cara agar kebiasaan menyentuh wajah berkurang dengan tangan yang kotor adalah membuatnya tetap sibuk. 

Maksudnya, Anda bisa melawan keinginan untuk memegang wajah dengan bantuan dari stress ball agar tangan tidak ada kesempatan untuk mendarat di bagian mata, hidung, dan mulut.

Stess ball adalah mainan lentur kecil dengan bentuk beragam tapi kebanyakan seperti bola yang bisa dipencet dan ditekan.

Advertisement

Selain stress ball, Anda juga bisa mencoba memainkan karet gelang yang dikaitkan di pergelangan tangan. 

Apabila kurang efektif, cobalah untuk menyelipkan tangan di bawah paha ketika duduk. Dengan begitu, Anda akan berpikir dua kali ketika ingin memegang wajah sendiri.

2. Minta tolong kepada teman

Kebiasaan menyentuh wajah ternyata juga bisa dikurangi dengan bantuan teman Anda. Cobalah untuk meminta teman, pasangan, atau anggota keluarga yang memperingatkan Anda ketika menyentuh wajah sendiri. 

Selain bantuan dari teman, ternyata mengatur reminder dari ponsel yang membantu mengingatkan Anda juga cukup efektif.

Advertisement

Bosan Saat Social Distancing dan Karantina di Rumah? Coba 6 Kegiatan Ini, Yuk!

3. Memperhatikan pemicu kebiasaan

Sebenarnya, salah satu hal yang membuat Anda mungkin sulit menghentikan kebiasaan menyentuh wajah adalah kebiasaan lainnya. Misalnya, menggigit kuku. 

Pada saat menggigit kuku, terutama dengan tangan yang kotor, ternyata kesempatan untuk memegang wajah menjadi lebih besar dan sering. Bahkan, ketika ada jerawat di wajah pun menjadi salah satu alasan keinginan untuk memegang muka lebih besar. 

Maka itu, memperhatikan pemicu yang dapat membuat Anda terbiasa menyentuh wajah juga diperlukan, seperti menggosok mata, menggigit kuku, atau memencet jerawat. 

Intinya, Anda perlu menjaga kebersihan dengan mencuci tangan hingga bersih dan mengurangi kebiasaan menyentuh wajah agar risiko infeksi virus dan bakteri pun mengecil.

Advertisement

Baca semua artikel tentang coronavirus (COVID-19) di sini.

Kabartangsel.com

Source

Advertisement
Jabodetabek11 menit ago

IPW Desak Polri Bongkar Aktor Intelektual di Balik Kerusuhan Demo DPR

Kabupaten Tangerang1 jam ago

Persita Tangerang Datangkan Dion Wilhelmus Eddy Markx dari Persib Bandung untuk BRI Super League 2026/27

Sport1 jam ago

BRI Super League 2026/27 Siap Bergulir, I.League Tegaskan Target Tembus 10 Besar Asia

Sport2 jam ago

Ferry Paulus Soroti Ranking Indonesia di Asia Turun Gegara Kegagalan Persib dan Dewa United?

Pemerintahan18 jam ago

DLH Kota Tangsel Gelar Uji Emisi Selama 3 Hari, Targetkan 1.500 Kendaraan

Pemerintahan1 hari ago

Benyamin Davnie: Hingga Akhir Agustus 2026, Cek Kesehatan Gratis di Tangsel Capai 53 Persen

Tangerang Selatan1 hari ago

Gilang Muhammad Iqbal Juara Sayembara Desain Batik Khas Tangsel 2026, Bawa Karya “Ming Galih Gaya”

Pemerintahan1 hari ago

Pilar Saga Ichsan Dorong Desainer Lokal Tembus Tingkat Global

Sport2 hari ago

Jadwal Timnas Indonesia vs Malaysia U-20: Jadwal, Jam Kick Off, dan Kualifikasi Piala Asia U-20 2027

Sport2 hari ago

Jadwal Timnas Indonesia U-20 di Kualifikasi Piala Asia U-20 AFC 2027

Sport2 hari ago

Daftar 23 Pemain Timnas Indonesia U-20 di Kualifikasi Piala Asia U-20 2027

Banten2 hari ago

Dewa United Datangkan Bek Muda Alfharezzi Buffon dari Garudayaksa

Nasional2 hari ago

Hasil Muktamar ke-35 NU: KH Miftachul Akhyar Rais Aam, Gus Kikin Ketua Umum PBNU 2026-2031

Hukum2 hari ago

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Mutasi 424 Pati dan Pamen, Sejumlah Kapolda Berganti

Sport2 hari ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Pekan Perdana 4-6 September 2026

Nasional2 hari ago

KH Abdul Hakim Mahfudz “Gus Kikin” Resmi Terpilih sebagai Ketua Umum PBNU Periode 2026-2031

Nasional2 hari ago

Profil KH Abdul Hakim Mahfudz “Gus Kikin” Cicit Pendiri NU Hadratussyekh KH M Hasyim Asy’ari

Nasional2 hari ago

Rais Aam PBNU: Pengertian, Tugas, Wewenang, dan Kedudukannya di NU

Nasional2 hari ago

Profil 5 Calon Ketua Umum PBNU 2026-2031 yang Akan Dipilih Ahwa: Gus Kikin, KH Zulfa Mustofa, Gus Salam, Gus Yahya, dan Gus Rozin

Pemerintahan2 hari ago

Dari Masjid untuk Masa Depan Digital, Diskominfo Tangsel Luncurkan GPS Digital Academy Innovation Center

Pemerintahan2 minggu ago

Parade Tank Meriahkan HUT ke-81 RI di Tangsel, Ribuan Warga Antusias Menyaksikan

Pemerintahan2 minggu ago

Pemkot Tangsel Gelar Renungan Suci di TMP Seribu

Sport3 minggu ago

Jadwal Dewata Challenge Series 2026: Bali United, Persib Bandung, dan Sabah FC

Pemerintahan2 minggu ago

Benyamin Davnie Ajak Warga Tangsel Urus Tanah Warisan, Ada Diskon BPHTB 81 Persen

Pemerintahan2 minggu ago

HUT ke-81 RI, Benyamin Davnie: Kedaulatan Dimulai dari Optimalisasi Potensi Tangsel

Banten6 hari ago

Hasil Dewa United vs Brisbane Roar 4-0, Rafael Struick Cetak Gol ke Gawang Mantan Klub

Pemerintahan3 minggu ago

Jelang HUT ke-81 RI, Pemkot Tangsel Terus Matangkan Persiapan Upacara Kemerdekaan

Nasional2 minggu ago

Wapres Gibran Rakabuming Raka Tinjau Sejumlah Fasilitas Terdampak Gempa di Sikka NTT

Pemerintahan2 minggu ago

Tb. Asep Nurdin: TangselKota-CSIRT Perkuat Keamanan Layanan Digital Pemkot Tangsel

Pemerintahan2 minggu ago

Benyamin Davnie: Pelayanan Publik Tangsel Harus Makin Mudah dan Cepat Lewat Teknologi

Pemerintahan3 minggu ago

Jelang Porprov VII Banten 2026, Tangsel Percepat Finalisasi Venue dan Akomodasi

Pemerintahan3 minggu ago

Kemarau Panjang, Pilar Saga Ichsan: Pemkot Tangsel Salurkan 339.200 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

Pemerintahan2 minggu ago

Tingkatkan Kompetensi Digital, Warga Tangsel Belajar Content Creator dan Coding di Masjid

Nasional2 hari ago

Rais Aam PBNU: Pengertian, Tugas, Wewenang, dan Kedudukannya di NU

Pemerintahan2 minggu ago

HUT ke-81 RI, Benyamin Davnie Ajak Warga Tangsel Perkuat Persatuan dan Kontribusi untuk Pembangunan

Nasional2 hari ago

Profil 5 Calon Ketua Umum PBNU 2026-2031 yang Akan Dipilih Ahwa: Gus Kikin, KH Zulfa Mustofa, Gus Salam, Gus Yahya, dan Gus Rozin

Pemerintahan2 minggu ago

Tasyakuran HUT ke-81 RI, Benyamin Davnie Ajak Masyarakat Tangsel Perkuat Kebersamaan

Nasional2 minggu ago

Kunjungi Pengungsi Gempa Sikka, Wapres Gibran Rakabuming Raka Sampaikan Empati dan Permohonan Maaf

Pemerintahan2 minggu ago

TARA C-MORE, Daycare Ramah Anak di Pemkot Tangsel

Nasional2 hari ago

5 Calon Ketum PBNU 2026-2031 yang Akan Dipilih Ahwa: Gus Kikin, KH Zulfa Mustofa, Gus Salam, Gus Yahya, dan Gus Rozin

Populer