Connect with us

Banten

Amankan Pemilu Legislatif, Polda Banten Kerahkan 2000 Personel

Kepolisian Daerah (Polda) Banten akan mengerahkan dari 2.000 personelnya untuk mengantisipasi terjadinya bentrokan pada kampanye terbuka pada Pemilu legislatif 2014 yang akan dimulai pada 15 Maret ini.

Pelaksanaan kampanye Pemilu legislatif 2014 rawan terjadinya bentrokan atau perkelahian antar pendukung partai politik (parpol) maupun calon legislatif (caleg).

“Yang paling rawan terjadi pada saat kampanye adalah bentrokan atau perkelahian, sabotase dan pelanggaran undang-undang. Kami dari Polda Banten sudah mengantisipasi terjadinya potensi ini,” ujar Kepala Polda Banten Brigjen Polisi M Zulkarnain usai gelar pasukan menyambut HUT Satpol PP, di Alun-alun Barat, Kota Serang, Kamis (6/3).

Advertisement

Kapolda menjelaskan, personel khusus dari Polda Banten yang akan akan dikerahkan mengamankan Pemilu 2014 sebanyak 2.000 orang. Jika digabung dengan institusi lain, jumlahnya lebih banyak lagi, bisa mencapai 5.000 personel.

Menurut Kapolda, personel yang disiapkan adalah personel yang sudah terlatih dalam menangani dan mengantisipasi terjadi bentrokan atau perkelahian. “Mereka sudah terlatih. Kalau ada yang melanggar dan membuat kerusuhan, kita akan tindak sesuai peraturan yang berlaku,” tegasnya.

Dikatakanya, Polda Banten juga menyiapkan personel untuk menjaga kondusivitas di wilayah Banten yang berada di pulau, seperti Pulau Tunda dan Pulau Panjang. Selain itu, Polda Banten juga menyiapkan transportasi untuk mengirim distribusi logistik Pemilu ke daerah tersebut.

“Untuk distribusi logistik Pemilu ke Pulau Tunda dan Pulau Panjang, ditangani personel Polair Polda Banten. Kurang lebih ada 50 orang personel yang kita kerahkan di sana, dan kita bekerjasama dengan petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS),” jelasnya.

Advertisement

Kapolda mengimbau masyarakat serta para pengurus parpol dan calegnya untuk membantu menjaga suasana kondusif di Banten saat Pemilu berlangsung. “Semua harus siap menang dan siap kalah, dan harus bersama-sama menjaga suasana tetap kondusif,” ujarnya. (bs/kt)

Populer