Connect with us

Banten

Tangerang Terintegrasi, Pasti Sangat Menarik

Potensi Banten terutama kota Tangerang begitu menjanjikan. Baik potensi geografisnya maupun perdagangannya. Begitu pula manusia dan masyarakatnya dengan aneka ragam latar belakang. Hanya dibutuhkan kerja cerdas, terencana sistematis dan kerja keras, untuk bisa mengubah semua potensi tersebut menjadi sumber penghidupan bagi masyarakat.

Berikut petikan wawancara dengan pemerhati Masyarakat Perkotaan, Herdian Koosnadi

Apa yang harus dilakukan dalam membangun sebuah kota?
Demi terciptanya masa depan Banten yang maju dan sejahtera, mari kita memulainya dengan mimpi yang lebih realistis, yakni bagaimana membenahi wajah kota menjadi the future city, kota masa depan.

Selain membuat kota-kota bertambah molek, hal ini sekaligus menjadikan kota-kota besar di Banten sebagai pusat pertumbuhan, pendulum ekonomi dan juga pusat peradaban.

Advertisement

Untuk membuat sebuah kota menjadi modern, beridentitas dan benar-benar kota masa depan, perencanaan yang matang dan inovatif adalah langkah yang paling strategis.

Lalu, bagaimana dengan Banten?
Sebagai ibukota negara dan pusat pemerintahan, Jakarta dikelilingi oleh kota-kota penyangga yang juga tidak kalah menariknya, yakni Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi. Jakarta bisa menjadi megapolitan atau megacity yang menampakkan sosok Indonesia yang sesungguhnya. Dan Banten dalam hal ini Tangerang sangat strategis, terutama Kota Tangsel, Kabupaten Tangerang dan Kota Tangerang. Setidaknya terdapat lima keunggulan Banten yang dapat dikembangkan lebih jauh dan lebih inovatif. Keunggulan itu yakni fasilitas sosial (fasos) dan fasilitas umum (fasum) yang bisa memberikan rasa nyaman bagi masyarakat.

Bagaimana langkah-langkahnya?
Pertama, cara pandang. Pemerintah dan masyarakat harus membangun cara pandang yang progresif. Yakin bahwa kita bisa maju. Kedua, peningkatan pelayanan publik baik siang maupun malam hari. Dengan demikian bisa menjangkau seluruh masyarakat yang memerlukan bebagai pelayanan pemerintahan. Ketiga, percepatan peningkatan fasilitas transportasi secara memadai, aman dan nyaman bagi masyarakat. Efektivitas penggunaan moda transportasi massal yang aman, nyaman dan terjangkau, mutlak ditingkatkan. Dengan demikian penyelesaian faktor kemacetan yang kerap terjadi dapat diminimalisasi, sehingga hal itu dapat mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi masyarakat. Keempat, ekstensifikasi lokasi wisata diberbagai wilayah dalam memberikan rasa nyaman.Dengan demikian lokasi atau tempat yang selama ini kurang terawat dapat dibenahi dan berimplikasi pada pembenahan kota tersebut. Kelima, pengaturan lokasi perumahan agar semakin menarik minat berbagai kalangan dalam berinvestasi di Tangerang.

Apa harapan Anda kedepan?
Kedepan, saya berharap Tangerang akan menjadi kota yang mencerminkan pembangunan secara terintegrasi. Disini akan dibangun berbagai fasilitas dengan konsep pembangunan terpadu, seperti perkantoran, pusat-pusat hiburan, perumahan, dan lian-lain. Perwajahan kota pasti akan lebih menarik.

Advertisement

Kota seperti apalagi yang Anda dambakan, terutama untuk mewujudkannya di Tangerang?
Tentu kita semua mendambakan kota yang ramah lingkungan. Disana kita tinggal, disana pula kita menambatkan kehidupan dan masa depan. Saya lihat, Tangerang juga menuju kesana, dan saya yakin kita bisa melangkah lebih cepat untuk mewujudkannya.

Sudahkah kota yang kita tinggali ramah terhadap penghuninya. Kita sebut saja Tangerang. Apakah Tangerang, apakah Tangsel, Kota, kabupaten, sudah ramah terhadap penghuninya?
Wajah kota yang karut-marut masih merupakan hal yang jamak. Banjir, kemacetan, polusi karbon, minimnya ruang publik atau ruang terbuka hijau (RTH) hanyalah beberpa persoalan yang menghadang sebuah kota ramah penghuni. Sebuah tatanan chaotic yang bisa membuat penghuninya putus asa. Namun begitu, utopia tentang kota yang ramah terhadap warganya harus tetap dipelihara. Berutopia atau bermimpi kota idaman nan nyaman bisa jadi dorongan bagi kita untuk mewujudkannya. Kota-kota di Tangerang perlahan-lahan sudah mulai melangkah menuju kesana.

Maka, seperti apa konsep ideal kota dengan lingkungan yang ramah warga itu? Apa saja indikatornya?
Sesungguhnya, konsep kota ramah warga itu sederhana. Cukup mengacu pada empat prinsip tata ruang; aman, nyaman, produktif dan berkelanjutan. Aman artinya kita bisa beraktivitas dan bebas dari ancaman bencana. Sedangkan nyaman mengacu pada kualitas kehidupan kota. Intinya, setiap orang harus bisa merasa senang dan menikmati keindahan kota sebagai ruang kehidupan. Disinilah budaya urban menjadi denyut nadi kehidupan kota.

Dengan situasi aman dan nyaman, otomatis bakal memacu produktivitas warganya. Roda perekoniman kota akan terus melaju. Sektor riil akan bergerak. Sementara prinsip berkelanjutan mengandalkan segala potensi sumber daya dikelola dengan semangat. Ada yang bisa diwariskan pada anak cucu kita. Maka, setiap praktik pembangunan kota dan aktivitas perekonomian warganya harus memperhitungkan antara lain daya dukung lingkungan.

Advertisement

Daerah mana menurut Anda yang bisa kita ambil contoh?
Disini, beberapa langkah maju yang sudah dilakukan beberapa pihak perlu diapresiasi. Contoh, pemasangan wi-fi di 7 taman kota di Jakarta, pembuatan 5.250 lubang biopori di Bogor, atau swakelola sampah oleh warga di beberapa kampung kota, dan lain-lain. Memang belum bisa mengubah wajah kota secara dominan. Tapi sebgai pengalaman yang bakal menginspirasi tempat-tempat lain, upaya tersebut perlu dicontoh. Sekali lagi, Kota Tangerang dan Kota TangSel sudah memiliki visi yang bagus. Tinggal di desiminasi dan diperkuat oleh kita semua menjadi sebuah visi bersama.

Bagaimana cara terbaik untuk mewujudkan mimpi Anda itu?
Tanpa mengabaikan kebijakan penguasa dan ahli perencanaan kota, partisipasi warga kota dalam mewujudkan kota yang nyaman juga perlu didorong. Sebab partisipasi masyarakat mutlak diperlukan dalam penataan kota.

Kota adalah manusia yang menghuninya. Ide, pendapat, kehendak, kebutuhan, relasi sosial ekonomi da politik warga adalah aspek-aspek yang membentuk dan menentukan warna, bentuk dan sejahtera atau tidaknya sebuah kota.

Kita banyak LSM, praktisi, akademisi termasuk kalangan jurnalis yang dapat menjadi juru kampanye serta penggerak agar konsep tersebut bisa sejalan dengan praktiknya. Semua kepal daerah saya yakin bisa saling berkoordinasi, terutama soal sampah dan limbah. Karena masalah yang satu ini (sampah dan limbah-red) juga agenda kita bersama.

Advertisement

Untuk mewujudkan semua itu, sulitkah menurut Anda?
Semua aspek sangat penting digali, didengar, dipenuhi dan diwujudkan. Ini akan memupuk rasa memiliki warga terhadap kotanya. Penataan dan pembagian ruangpun sesuai dengan kebutuhan warga kota. Keterlibatan warga akan mewujudkan kota yang demokratis dan terbuka. Saya sangat yakin jika cara pandangnya kita tanamkan terus menerus tidak ada sulitnya.

Kita butuh semacam blue print yang jelas, rencana aksi yang terkoordinasi antar kepala daerah. Karena misalnya soal banjir di Banten itu tidak bisa diselesaikan oleh satu daerah, perlu kerjasama. Demikian pula sampah, tempat pembuangan akhir saja perlu saling mendukung. Karena ada daerah yang kesulitan lahan. Kita harus bahu membahu. Menciptakan Banten yang maju dengan kota yang modern dan ramah lingkungan. (*/TE/red)

Pemerintahan2 jam ago

DSDABMBK Tangsel Bangun Median dan Dua U-Turn di Jalan Rawa Buntu

Nasional4 jam ago

Susunan Pengurus PBNU 2026-2031: Rais Aam KH Miftachul Akhyar, Ketua Umum Gus Kikin, Sekjen Gudfan Arif

Sport7 jam ago

Jadwal Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026

Sport9 jam ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober

Bisnis10 jam ago

Bank IBK Indonesia Gelar Aksi Konservasi Tanam Mangrove

Bisnis10 jam ago

Bogasari Baking Center Latih Puluhan UKM

Bisnis10 jam ago

Otomatisasi Klaim Asuransi dengan AI untuk Mendorong Layanan Lebih Cepat dan Efisien

Bisnis10 jam ago

Kapasitas Pelabuhan Naik, Simpul Logistik Darat Perlu Diperkuat

Bisnis10 jam ago

Payfazz Luncurkan EDC Mini

Bisnis10 jam ago

Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 6,51 Persen, Fi Asia Indonesia 2026 Dorong Inovasi dan Kolaborasi

Bisnis10 jam ago

PNM Peduli Hadirkan Trauma Healing untuk di NTT

Bisnis10 jam ago

Saatnya Generasi Muda Berinvestasi Lebih Mindful

Bisnis10 jam ago

Bogasari Gelar Edukasi Cegah Stunting

Bisnis11 jam ago

Pelabuhan Tanjung Emas Semarang Didorong Naik Kelas, Kapasitas Ekspor-Impor Perlu Diperkuat

Bisnis11 jam ago

Jarwinn Solar Panel Dorong PLTS Hybrid dan BESS untuk Efisiensi Energi Dunia Usaha

Bisnis11 jam ago

Kepastian Investasi Perlu Diperkuat

Bisnis11 jam ago

Bank Jakarta Siap Bangun Biodigester Komunal Sampah Organik di Jakarta Utara

Bisnis11 jam ago

MPXL Berhasil Membalikkan Kinerja, Laba Bersih Tumbuh Menjadi Rp4,11 Miliar

Pemerintahan11 jam ago

Mengenal Tangsel Siaga 112, Layanan Darurat Terintegrasi untuk Masyarakat

Nasional11 jam ago

G30SPKI, Gerakan 30 September 1965: Sejarah G30S, Kronologi, Korban, dan Dampaknya bagi Indonesia

Sport2 minggu ago

Jadwal Pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap: Division 1 dan Division 2

Sport2 minggu ago

Tiket FIFA ASEAN Cup 2026: Harga dan Cara Beli via Garuda ID

Sport2 minggu ago

Jadwal Lengkap FIFA ASEAN Cup 2026

Sport2 minggu ago

Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, Jumat 18 September: Arema FC vs Persik Kediri dan Madura United vs PSIM

Banten3 minggu ago

40 Guru Madrasah Dapat Beasiswa S1, STAI Syekh Manshur Apresiasi Program Madrasah Gemilang

Sport2 minggu ago

Daftar 14 Tim Peserta FIFA ASEAN Cup 2026

Nasional2 minggu ago

Wapres Gibran Rakabuming Raka Berikan Selamat kepada Suahasil Nazara atas Amanah Baru yang Diembannya

Sport1 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober 2026

Sport2 minggu ago

Jadwal Lengkap BRI Super League 2026/27 Pekan Ketiga

Sport1 minggu ago

Klasemen BRI Super League 2026/27 Pekan ke-3: Dewa United Banten FC di Puncak

Nasional2 minggu ago

Purbaya Yudhi Sadewa Dicopot Presiden Prabowo, Prof Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menteri Keuangan

Politik3 minggu ago

WI Banten Dorong Perempuan Aktif di Dunia Politik

Obituari2 minggu ago

Kurniawan Zulkarnain: Intelektual Organik yang Tak Pernah Berhenti Gelisah Memikirkan Indonesia

Nasional3 minggu ago

LSAK Desak KPK Perjelas Status Uang Rp3,5 Miliar Terkait Kasus Batu Bara Kukar

Sport2 minggu ago

Daftar Lengkap 23 Pemain Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Tangerang Selatan3 minggu ago

IKPP Tangerang Mill Dukung Kolaborasi Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Mandiri Menuju Zero Waste 2028

Nasional2 minggu ago

Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menkeu: Ini Bentuk Kepercayaan Presiden dan Negara

Nasional2 minggu ago

Profil Prof Suahasil Nazara, Menkeu Baru Pengganti Purbaya Yudhi Sadewa

Sport1 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, 20 September: Borneo FC vs Bali United, Dewa United vs PSS Sleman, Persijap vs Persib

Populer