Bisnis
Analis Ungkap 4 Sinyal Bullish Ethereum yang Tak Boleh Dilewatkan
Ethereum (ETH) mengalami tekanan jual signifikan sejak awal pekan ini, dengan harga turun hampir 10% hingga menyentuh level $2.420. Pelemahan ini membawa Ethereum ke bawah level support kritis $2.500, memicu kekhawatiran di kalangan investor.
Namun, di balik tren bearish ini, analis kripto terkenal Doctor Profit justru melihat peluang besar. Ia mengungkapkan bahwa Ethereum masih memiliki potensi bullish yang kuat, dengan empat indikator utama yang bisa menjadi katalis bagi lonjakan harga ETH dalam beberapa bulan mendatang.
Ethereum di Level Kritis, Peluang Rebound Masih Ada?
Doctor Profit menekankan bahwa Ethereum masih menjadi salah satu peluang terbaik di pasar saat ini. Analisisnya menunjukkan bahwa meskipun tekanan jual terjadi, ada sinyal kuat yang mendukung pemulihan dalam beberapa bulan ke depan.
Salah satu indikator utama adalah Exponential Moving Average (EMA) 200-minggu, yang secara historis menjadi level support kuat. Dalam crash sebelumnya, seperti pada 2020 dan 2022, Ethereum selalu pulih setelah menyentuh EMA ini. Saat ini, ETH hanya berjarak 4% dari level tersebut, menciptakan peluang risiko-keuntungan yang menarik.
Sumber: akun X @DrProfitCrypto
Selain itu, ETH masih berada dalam channel naik jangka panjang dan mendekati batas bawahnya. Sejarah menunjukkan bahwa ini adalah titik masuk ideal bagi investor, dengan potensi rebound menuju resistance di $4.000.
Ascending Triangle dan Zona Likuiditas $4.000
Ethereum juga membentuk pola ascending triangle mingguan sejak 2020, yang sering kali menjadi tanda pergerakan bullish besar. Pola serupa pernah terjadi pada XRP sebelum mengalami lonjakan harga signifikan.
Selain itu, terdapat zona likuiditas besar di sekitar $4.000, yang berpotensi menjadi katalis utama jika Ethereum berhasil menembus level tersebut. Jika momentum pasar mendukung, nilai tukar ETH bisa mencapai $8.000 hingga $10.000 dalam jangka panjang.
Institusi Mulai Mengakumulasi Ethereum
Meskipun investor ritel masih berhati-hati, institusi justru mulai masuk ke Ethereum. Aliran dana ke Ethereum Exchange-Traded Funds (ETF) meningkat, dan terjadi penarikan ETH dalam jumlah besar dari bursa. Ini mengindikasikan bahwa pemain besar sedang bersiap untuk reli harga.
Kesimpulan
Ethereum mengalami tekanan jual jangka pendek, tetapi indikator teknikal dan akumulasi institusi menunjukkan bahwa potensi pemulihan tetap kuat.
Jika ETH bertahan di EMA 200-minggu dan menembus zona likuiditas $4.000, tren bullish bisa semakin kuat. Dengan fundamental yang solid, Ethereum masih menjadi aset yang layak dipantau dalam beberapa bulan ke depan.
Jika kamu tertarik untuk investasi dan beli Ethereum, jangan lewatkan peluang ini! Segera registerasi di Bittime dan nikmati berbagai kemudahan dalam berinvestasi aset kripto. Sebagai aplikasi investasi kripto terpecaya di Indonesia, Bittime menawarkan keamanan tinggi dengan sistem enkripsi terbaik, memastikan setiap transaksi berjalan aman dan nyaman.
Selain itu, proses transaksi di Bittime sangat mudah dan cepat, memungkinkan kamu untuk membeli dan menjual aset kripto tanpa hambatan
Event6 hari agoFestival Lebaran Betawi Tangsel ke-6 Digelar 23–24 Mei 2026 di Jurang Mangu Barat
Sport7 hari agoMoto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Start Posisi 20 Finis di Urutan ke-8
Bisnis3 hari agoAQUVIVA Berangkatkan Umrah 3 Marbot Masjid dan 6 Pemenang Kejutan Tutup Botol Ramadan ke Tanah Suci
Sport7 hari agoHasil Pertandingan PSM Makassar vs Persib Bandung 1-2
Jabodetabek3 hari agoDelapan SD Terbaik DKI Jakarta dan Banten Berkompetisi di DANCOW Indonesia Cerdas Season 2
Nasional5 hari agoRaker dengan DPR, Menteri Maman Abdurrahman Paparkan Evaluasi Anggaran dan Kinerja Kementerian UMKM Semester I 2026
Bisnis3 hari agoGoogle dan Terralogiq Bahas Masa Depan Geospatial AI untuk Bisnis Indonesia
Bisnis4 hari agoJobstreet by SEEK Dukung SV UGM Career Days 2026

























