Lifestyle
myBCA International Java Jazz Festival 2026 Digelar di PIK 2 pada 29–31 Mei

Selama lebih dari dua dekade (20 tahun), Java Festival Production secara konsisten menyelenggarakan festival musik yang mempertemukan para musisi internasional dan Indonesia, sekaligus memperkuat ekosistem kreatif nasional.
International Java Jazz Festival telah tumbuh menjadi festival musik jazz terbesar di Asia Tenggara serta belahan bumi bagian selatan, dan kini diposisikan tidak hanya sebagai perhelatan hiburan, tetapi juga sebagai institusi budaya yang membawa nama Indonesia ke panggung global.
Untuk itu, tahun ini, PT Java Festival Production–penggerak industri musik, ekonomi kreatif, dan budaya di Indonesia–akan kembali menggelar festival musik berstandar internasional, Java Jazz Festival edisi ke-21.
Memasuki tahun ke-21, Java Jazz Festival membuka babak baru yang menandai transformasi besar dalam perjalanan festival. Tahun ini, festival hadir dengan konsep baru melalui nama myBCA International Java Jazz Festival, sekaligus menempati lokasi baru di NICE, PIK 2, Tangerang, pada 29–31 Mei 2026 mendatang. Perubahan ini menghadirkan pengalaman festival kelas dunia dengan ruang yang lebih luas untuk eksplorasi artistik, serta akses yang lebih dekat dengan penikmat musik dari mancanegara. Babak baru ini mencerminkan komitmen Java Festival Production untuk terus relevan, inovatif, dan mendunia.
“21 tahun adalah perjalanan yang sarat makna. Java Jazz Festival selalu kami maknai sebagai ruang pertemuan budaya, kreativitas, dan generasi. Melalui babak baru ini, kami ingin menghadirkan pengalaman yang lebih inklusif dan berkelas dunia untuk semua generasi, sekaligus menegaskan posisi Java Festival Production sebagai bagian dari ekosistem budaya global yang terus bergerak maju,” ungkap Dewi Gontha, Direktur Utama PT Java Festival Production.
Sebagai pembuka rangkaian menuju penyelenggaraan tahun ini, myBCA International Java Jazz Festival mengumumkan fase pertama lineup artis. Nama besar musisi pemenang 8 Grammy Awards, Jon Batiste, akan tampil sebagai special show pada hari Jumat, 29 Mei 2026, menghadirkan perpaduan jazz klasik dan sentuhan modern yang enerjik. Special show lainnya akan dihadirkan oleh wave to earth, band asal Korea Selatan yang dikenal dengan warna musik lo-fi indie pop, jazz, dan R&B, yang akan tampil pada Sabtu, 30 Mei 2026.
Deretan musisi internasional lainnya seperti Dave Koz & Summer Horns, Lisa Simone, Thee Sacred Soul, Close Counters, Billyrrom, Niko Niko Tan Tan, Citrus Sun, Justin Lee Schultz, JustKing Jones, Yufu, serta band-band legendaris seperti Earth Wind and Fire by Al McKay dan Incognito turut melengkapi fase pertama ini. Dari dalam negeri, Slank, RAN, Bilal Indrajaya dan Ziva Magnolya menjadi bagian dari lineup awal, menegaskan semangat Java Jazz Festival sebagai panggung lintas generasi. Pengumuman lineup selanjutnya akan disampaikan secara bertahap.
Tiket myBCA International Java Jazz Festival 2026 telah tersedia dan dapat dibeli melalui situs resmi www.javajazzfestival.com. Informasi terbaru dapat diikuti melalui kanal media sosial resmi @javajazzfest.
Internasional7 hari agoCloudMile Borong Empat Penghargaan di Google Cloud Next 2026, Perkuat Ekspansi AI dan Cloud di Indonesia
Pemerintahan7 hari agoWali Kota Benyamin Davnie Lepas 393 Jemaah Haji Kloter Pertama Asal Tangsel
Bisnis7 hari agoKolaborasi WINGS for UNICEF–Hers Protex Gelar Edukasi Menstruasi Remaja Putri di Sekolah
Nasional7 hari agoKementerian UMKM–SIPPO Lepas Ekspor 24 Ton Gula Kelapa Organik ke Ghana Senilai Rp1,1 Miliar
Nasional7 hari agoMenaker Yassierli: Pelatihan Vokasi Jadi Langkah Nyata Siapkan Tenaga Kerja Kompeten
Pemerintahan7 hari agoGebyar Lansia Tangsel: Benyamin Davnie Dorong Lansia Tetap Sehat, Aktif, dan Produktif
Pemerintahan7 hari agoPemilih Pemula Diproyeksikan Dominasi Pemilu 2029, Pemkot dan KPU Tangsel Perkuat Demokrasi Lewat Sekolah Jawara
Nasional6 hari agoMenaker Yassierli Tekankan Pentingnya Perusahaan Sesuaikan Tugas Magang dengan Latar Pendidikan Peserta
























