Connect with us

Opini

Anies Baswedan dan “Operasi Bendera Palsu”

Oleh: Sonny Majid

(Pembelajar dari Lingkar Kaji Isuisu Strategis)

“False flag” atau dikenal sebagai “operasi bendera palsu” adalah salah satu taktik yang sangat lama digunakan (klasik). Sudah kerap digunakan dari masa ke masa dalam upaya operasi militer atau operasi penggulingan. Inti dari operasi bendera palsu ini adalah bagaimana menciptkan “kambing hitam” yang tak lain untuk menyelamatkan pihak yang menggunakan operasi tersebut.

Skenario ini juga yang sepertinya digunakan oleh Anies Baswedan dalam konstestasi pilpres mendatang, termasuk di saat dirinya menjabat sebagai Gubernur.

Advertisement

Ketika pemenangan Pilkada DKI Jakarta, tim Anies juga menggunakan operasi ini. Siapa kambing hitamnya, tak lain adalah pesaingnya, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang ketika itu dengan memanfaatkan politik identitas karena Ahok dianggap melecehkan Islam.

Operasi ini berlangsung hingga Anies menjabat Gubernur Jakarta. Semua pihak yang mengkritisi segala kebijakan Anies justru diserang balik oleh pernyataannya sendiri, sehingga mengopinikan bahwa posisi Anies sedang “dikeroyok” atau tidak ada yang mendukung kebijakannya. Sehingga terkesan Anies “dizalimi.”

Di lain sisi, operasi klaim keberhasilan program dibombastis sedemikian rupa, meski secara akal sehat mungkin sebagian orang tahu bahwa keberhasilan itu sifatnya jangka pendek atau hanya sebagai objek membangun imej positif, setelah itu hilang.

Atau sebenarnya hanya meneruskan program gubernur sebelumnya. Yang menarik adalah ketika program yang berhasil oleh gubernurnya berhasil, justru “diacak-acak” dengan alasan program tersebut gagal, padahal berhasil.

Advertisement

Skenario operasi “kambing hitam” ini berlangsung hingga kini. Mungkin dalam kancah pilpres mendatang, masih digunakan. Contohnya, ketika Ketua KPK Firli Bahuri diframing akan menjegal Anies dalam pencapresan, meski pihak KPK sudah mengklarifikasi bahwa tuduhan tersebut tidaklah benar.

Kelompok yang dulu mati-matian membela KPK yang sekarang ada di belakang Anies, kini justru berbalik menyerang KPK. Dalam logika skenario operasi bendera palsu ini, justru isu KPK ingin menyerang Anies ini bisa saja dibangun oleh timnya sendiri. Tinggal nanti diujung Anies mengeluarkan pernyataan.

Sangat jelas sekali, sampai jika kita jeli kita sudah tahu mana media mainstream yang telah bekerjasama dengan Anies, kendati masih ada sih beberapa media yang menerapkan “pagar api,” dalam etika jurnalistik.

Media mainstream tersebut cukup bermain lewat judul berita yang menggiring opini publik seakan-akan Anies tidak ada salahnya, Anies terzolimi dan lainnya, targetnya tak lain adalah mengorek sentimen publik terhadap Anies, maksudnya  harapannya publik bersimpati dengan Anies karena sudah tersetting “terzalimi.”

Advertisement

Isu besar yang berseteru saat ini adalah “Oligarki Vs Bapak Politik Identitas.”

Tentang isu oligarki

Isu yang kedua adalah bagaimana isu oligarki dimainkan begitu pas, bahwa dibelakang Presiden Jokowi adalah oligarki. Padahal dengan sistem kepemiluan yang sekarang, one man one vote, malah melanggengkan oligarki. Sebab, calon-calon dalam kontestasi pemilu harus meminta dukungan modal dari kalangan pengusaha, sudah pasti harus ada imbal balik.

Jadi siapapun kandidat capresnya, oligarki akan selalu ada di belakang para calon. Isu oligarki ini kemudian dilanjutkan dengan isu Anies merupakan antitesa dari Jokowi.

Kelompok lain yang juga menerapkan skema ini adalah Partai Demokrat, yang “mengkambing hitamkan” Jokowi, yang tujuannya tak lain adalah menyerang PDI Perjuangan. Tentu kita masih ingat bagaimana SBY melontarkan bahwa Pemilu 2024 diduga akan ada ketidakjujuran alias kecurangan. SBY menyebut mendapatkan masukan dari koleganya.

Advertisement

Ini sangat jelas, menyerang ke kelompok pendukung Jokowi meskipun tidak secara eksplisit menyinggung KPU sebagai penyelenggara.

Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pemerintahan1 hari ago

Tasyakuran HUT ke-81 RI, Benyamin Davnie Ajak Masyarakat Tangsel Perkuat Kebersamaan

Pemerintahan1 hari ago

Tingkatkan Kompetensi Digital, Warga Tangsel Belajar Content Creator dan Coding di Masjid

Pemerintahan2 hari ago

Penurunan Bendera Merah Putih HUT ke-81 RI di Tangsel, Pilar Saga Ichsan: Generasi Muda Harapan Bangsa

Pemerintahan2 hari ago

HUT ke-81 RI, Benyamin Davnie: Kedaulatan Dimulai dari Optimalisasi Potensi Tangsel

Pemerintahan2 hari ago

HUT ke-81 RI, Benyamin Davnie Ajak Warga Tangsel Perkuat Persatuan dan Kontribusi untuk Pembangunan

Pemerintahan2 hari ago

Parade Tank Meriahkan HUT ke-81 RI di Tangsel, Ribuan Warga Antusias Menyaksikan

Pemerintahan2 hari ago

Pemkot Tangsel Gelar Renungan Suci di TMP Seribu

Pemerintahan3 hari ago

Benyamin Davnie Ajak Warga Tangsel Urus Tanah Warisan, Ada Diskon BPHTB 81 Persen

Pemerintahan5 hari ago

Jelang Porprov VII Banten 2026, Tangsel Percepat Finalisasi Venue dan Akomodasi

Pemerintahan5 hari ago

Jelang HUT ke-81 RI, Pemkot Tangsel Terus Matangkan Persiapan Upacara Kemerdekaan

Pemerintahan6 hari ago

Pemkot Tangsel Tertibkan Kabel Fiber Optik Ilegal, Pilar Saga Ichsan: Jangan Lagi Pasang Diam-diam

Sport6 hari ago

Jadwal Dewata Challenge Series 2026: Bali United, Persib Bandung, dan Sabah FC

Pemerintahan6 hari ago

Kemarau Panjang, Pilar Saga Ichsan: Pemkot Tangsel Salurkan 339.200 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

Serba-Serbi6 hari ago

Apa Itu DESIL?

Serba-Serbi6 hari ago

Cara Cek Desil DTSEN BPS dengan NIK

Sport7 hari ago

Jadwal Brisbane Roar vs Dewa United dan Persija Jakarta

Sport7 hari ago

Brisbane Roar Gelar Tur Pramusim ke Indonesia, Siap Jajal Kekuatan Dewa United dan Persija Jakarta

Banten7 hari ago

Dewa United Siapkan Kekuatan Baru di Super League 2026/2027

Sport1 minggu ago

Persita Tangerang Datangkan Tyronne del Pino di BRI Super League 2026/2027

Banten1 minggu ago

Dewa United Basketball Academy Jadi Wadah Pembinaan Talenta Muda Banten

Sport1 minggu ago

Daftar 18 Klub Peserta Super League 2026/2027, Lengkap dengan Kode Tim

Sport1 minggu ago

18 Tim Peserta BRI Super League 2026/2027

Pemerintahan2 minggu ago

Transformasi Posyandu di Tangsel, Pilar Saga Ichsan: Kini Tak Sekadar Layanan Ibu dan Anak

Sport1 minggu ago

Jadwal Lengkap Super League 2026/2027 Pekan Pertama, 4-6 September 2026

Sport2 minggu ago

Jadwal Semifinal Piala Presiden 2026 Persebaya Surabaya vs Arema Malang

Otomotif2 minggu ago

Suzuki Access 125, Rekomendasi Motor Matic 125cc yang Nyaman, Awet, dan Bergaya Retro

Sport2 minggu ago

Jadwal Persib vs Persija Semifinal Piala Presiden 2026

Sport2 minggu ago

Hasil Persib Vs Persija 2-1, Maung Bandung Melaju ke Final Piala Presiden 2026

Serba-Serbi2 minggu ago

Pemkot Bersama Dekranasda Gelar Sayembara Desain Batik Khas Tangsel 2026

Sport2 minggu ago

Jadwal Semifinal Piala Presiden 2026 Persib Bandung vs Persija Jakarta

Sport2 minggu ago

Prediksi Pertandingan Persib Bandung vs Persija Jakarta Semifinal Piala Presiden 2026

Bisnis1 minggu ago

Kolaborasi Tokio Marine Life dan BAZNAS Jakarta Ciptakan Peluang Inklusif

Sport2 minggu ago

Jadwal Semifinal Piala Presiden 2026 Hari Ini: Persib vs Persija, Persebaya vs Arema

Bisnis1 minggu ago

Puluhan Praktisi Sustainability Studi Banding ke Bogasari Flour Mills Jakarta

Nasional3 minggu ago

KH Zulfa Mustofa Pimpin Doa di Hadapan Prabowo saat Akad Massal 62.000 Rumah Subsidi

SHR Miner
Internasional3 minggu ago

Editor’s Note: Outstanding Guest Post Payment from SHR Miner Representative

Pemerintahan3 minggu ago

Diskominfo Tangsel Bersama Karang Taruna Bambu Apus Hadirkan Pelatihan Literasi dan Konten Digital

Serba-Serbi6 hari ago

Cara Cek Desil DTSEN BPS dengan NIK

Pemerintahan2 minggu ago

Cegah Banjir, Pemkot Tangsel Keruk Sungai Ciputat di Kawasan Pondok Hijau

Nasional2 minggu ago

DeepTalk Indonesia: Akademisi, Praktisi Hukum dan Eks Pimpinan KPK Dorong Reformasi Kejaksaan, Kawal Tuntas Proses Hukum Febrie Adriansyah

Populer