Tokoh
Antasari Azhar Mantan Ketua KPK Meninggal Dunia di Tangsel, Dimakamkan di San Diego Hills

Dunia hukum dan pemberantasan korupsi di Indonesia berduka. Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2007–2009, Antasari Azhar, dikabarkan meninggal dunia pada Sabtu, 8 November 2025, pukul 10.57 WIB. Almarhum berpulang dalam usia 72 tahun di kediamannya di Tangerang Selatan (Tangsel). Kabar duka ini dikonfirmasi oleh kuasa hukum almarhum, Boyamin Saiman.
“Betul, tadi dikonfirmasi ke teman-teman jaksa yang lain dan pengurus Masjid Asy Syarif, memang akan diselenggarakan salat jenazah Pak Antasari ba’da Ashar,” ujar Boyamin kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (8/11/2025).
Rumah Duka dan Prosesi Pemakaman
Jenazah almarhum disemayamkan di rumah duka yang berlokasi di Komplek Perumahan Les Belles Mainsons, Tangerang Selatan. Sejumlah petinggi dan mantan penyidik KPK, termasuk Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcayanto, dikabarkan tengah menuju rumah duka untuk melayat.
Jenazah disalatkan di Masjid Asy Syarif Al Azhar di kawasan BSD, Kota Tangerang Selatan, Banten, setelah waktu Salat Ashar. Usai disalatkan, jenazah Antasari Azhar akan dibawa menuju tempat peristirahatan terakhirnya di kompleks pemakaman San Diego Hills, Karawang, Jawa Barat. Kuasa hukum almarhum, Boyamin Saiman, meminta masyarakat untuk memaafkan segala kesalahan almarhum selama hidupnya.
Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcayanto, menyampaikan belasungkawa mendalam atas wafatnya Antasari Azhar. “Indonesia kehilangan sosok tangguh yang memiliki komitmen kuat dalam pemberantasan korupsi. Semoga amal ibadah almarhum diterima di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran,” ujar Fitroh.
Profil Antasari Azhar: Jaksa Karier yang Tegas Memimpin KPK
Antasari Azhar lahir di Pangkal Pinang, Bangka Belitung, pada 18 Maret 1953. Ia dikenal sebagai jaksa karier yang meniti tangga jabatannya di dunia penegakan hukum sebelum menjadi tokoh kunci dalam sejarah pemberantasan korupsi di Indonesia.
- Pendidikan Tinggi: Antasari Azhar merupakan lulusan Fakultas Hukum Universitas Sriwijaya di Palembang.
- Karier Kejaksaan: Ia sempat menjabat di berbagai posisi strategis di Kejaksaan Agung, termasuk sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan (2000-2007).
- Ketua KPK: Ketekunan dan reputasinya sebagai penegak hukum mengantarkannya terpilih sebagai Ketua KPK ke-2 pada 18 Desember 2007, menggantikan Taufiqurahman Ruki, dan menjabat hingga tahun 2009.
Pada masa kepemimpinannya, KPK mencatat sejumlah operasi besar yang memperkuat citra lembaga tersebut.
Sport6 hari agoVeda Ega Pratama Kena Hukuman Long Lap Penalty, Misi Berat Menanti di Moto3 Hungaria 2026
Nasional6 hari agoKementerian UMKM Terus Dorong Penguatan Kemitraan Global bagi Pelaku UMKM Indonesia
Nasional6 hari agoWamen UMKM Helvi Moraza Dorong Bali Jadi Pusat Wellness Dunia
Bisnis6 hari agoIKPP Tangerang 50 Tahun Berkarya, Perkuat Kontribusi Lingkungan dan Sosial melalui Rekam Jejak Penghargaan Berkelanjutan
Komunitas5 hari agoKONGRES 2026 Tandai Era Baru Kebangkitan Musik Reggae Lokal di Tangsel
Nasional5 hari agoPresiden Prabowo Lantik Nanik S Deyang sebagai Kepala BGN, Trenggono dan Agustina Arumsari sebagai Wakil Kepala BGN, serta Said Iqbal sebagai Penasihat Khusus Presiden
Sport5 hari agoShin Tae-yong Resmi Jadi Pelatih Kepala Persija Jakarta untuk Musim 2026/2027
Pendidikan5 hari agoCreative Portfolio Showcase 2026, Terobosan SMK Budi Luhur dalam Penilaian Kompetensi Siswa


















