Connect with us

Lifestyle

Apakah Diet Keto Juga Manjur untuk Anak Dengan Epilepsi?

Sekarang ini banyak yang melakukan diet keto demi menurunkan berat badan. Padahal, sebenarnya diet ini khusus dirancang untuk pasien dengan epilepsi yang memang dianjurkan untuk membatasi asupan karbohidrat. Diet keto juga dianjurkan bagi anak yang mengalami epilepsi. Namun, apakah ada perbedaan diet keto pada anak epilepsi dengan orang dewasa? Apakah diet keto ini akan memengaruhi tumbuh kembang si kecil?

Diet keto, salah satu cara kendalikan kejang

Seperti yang sudah diketahui banyak orang, prinsip utama diet keto adalah mengurangi asupan karbohidrat di dalam tubuh dan meningkatkan asupan lemak dan protein. Diet keto bisa jadi salah satu cara mengendalikan kejang, .

Pada kondisi normal, tubuh akan menggunakan glukosa yang berasal dari asupan kabrohidrat sebagai energi utama. Nah, ketika pasien epilepsi menerapkan diet keto, maka tubuh akan otomatis kekurangan glukosa hingga akhirnya mengandalkan cadangan lemak sebagai pengganti energi. 

Advertisement

Ketika tubuh menggunakan lemak sebagai energi, maka zat keton juga akan terbentuk secara alami. Semakin banyak lemak yang digunakan, semakin banyak pula zat keton yang diproduksi tubuh.

Pada pengidap epilepsi, zat keton ini justru menguntungkan karena dapat memengaruhi aktivitas listrik di otak dan akhirnya menurunkan risiko kambuhnya epilepsi. Maka itu, pasien epilepsi dianjurkan untuk menerapkan diet ini.

Namun, bagaimana dengan pasien anak-anak? Apakah diet ini sama manjurnya dengan pasien dewasa? Apakah akan memengaruhi tumbuh kembangnya, mengingat asupan karbohidratnya sangat rendah.

Diet keto terbukti bisa mengendalikan epilepsi anak

Sama halnya dengan terapi diet keto untuk penderita epilepsi dewasa, diet keto untuk anak penderita epilepsi juga memiliki manfaat yang baik, khususnya untuk mengontrol kejang.

Advertisement

Sebuah penelitian yang dilakukan pada tahun 2008 telah menyatakan bahwa diet keto untuk anak penderita epilepsi terbukti efektif mengurangi gejala kejang. Bahkan, 38% anak epilepsi yang menerapkan terapi diet keto untuk epilepsi berhasil mengurangi kejang hingga lebih dari 50% dari jumlah gejala kejang yang biasanya mereka alami setiap hari.

Selain itu, 80% anak penderita epilepsi yang berhasil tidak merasakan gejala kejang sejak menerapkan diet keto, akan terus merasakan bebas dari kejang meski sudah berhenti melakukan terapi diet keto ini.

Menerapkan diet keto pada anak epilepsi

Oleh karena diet keto termasuk diet yang cukup ekstrem, maka si kecil harus dalam pengawasan tim medis, yaitu dokter dan ahli gizi, jika ingin menerapkannya. Bahkan, saat akan memulai mencoba diet keto ini, anak yang mengalami epilepsi mungkin dianjurkan untuk rawat inap di rumah sakit.

Hal ini untuk memudahkan tim medis mengevaluasi kondisi si kecil dan melihat apakah diet keto yang dijalankan memang efektif mengendalikan kejangnya.

Advertisement

Sebelum memulai diet keto ini, si kecil mungkin harus melakukan puasa untuk tidak makan makanan apapun selama 36 hingga 48 jam. Setelah itu, anak baru boleh makan sedikit demi sedikit.

Apakah diet keto pengaruhi pertumbuhan anak?

Waktu pelaksanaan terapi diet keto untuk anak epilepsi biasanya satu hingga dua tahun. Jika melebihi waktu tersebut, si kecil mungkin akan berisiko mengalami masalah kesehatan seperti, dislipedemia, batu ginjal, hingga terhambatnya pertumbuhan sang anak.

Dalam beberapa penelitian ditemukan bahwa diet ketogenik ini memengaruhi massa dan kepadatan tulang anak. Hal ini disebabkan karena zat keton yang dihasilkan dapat berdampak pada pH tulang.

Semakin banyak zat keton yang dihasilkan, semakin berpeluang mengurangi massa tulang anak. Maka itu, menerapkan diet keto pada anak epilepsi harus didampingi dengan tim medis dan tidak bisa sembarangan.

Advertisement

Dokter dan ahli gizi akan merancang menu khusus yang akan disesuaikan dengan kebutuhan gizi anak.

Kekurangan terapi diet keto yang patut dipertimbangkan

Memang, diet keto bisa jadi salah satu alternatif yang dapat membantu mengurangi kejang pada anak epilepsi. Namun hal yang perlu diingat bahwa diet ini juga memiliki risiko pada kesehatan si kecil. Apalagi jika dilakukan dalam jangka panjang. 

Ada beberapa kekurangan dari pelaksaan terapi diet keto untuk anak penderita epilepsi, yang mesti Anda pertimbangkan, seperti:

  • Anda harus ekstra hati-hati dalam pengukuran karbohidrat pada makanan anak Anda. Bahkan, karbohidrat yang ada di dalam pasta gigi juga harus Anda ukur, karena jika ada kesalahan pengukuran sedikit saja, dapat memicu timbulnya kejang pada anak.
  • Diet keto untuk anak penderita  epilepsi tidak mencukupi asupan vitamin yang dibutuhkan oleh tubuh, sehingga Anda mungkin ingin menambahkan asupan vitamin untuk anak Anda menggunakan suplemen vitamin yang tidak mengandung gula.  

Oleh karena cukup ekstrem dan memiliki risiko tertentu, Anda sebaiknya konsultasi dengan dokter sebelum menerapkan hal ini pada si kecil.

Kabartangsel.com

Advertisement

Source

Nasional32 menit ago

Reshuffle Kabinet: Prabowo Subianto Lantik 4 Wamen, Kepala BNPB, dan Pimpinan BPGMN

Sport1 hari ago

Jadwal BRI Super League 2026-2027 Pekan ke-5, 16-18 Oktober

Sport1 hari ago

Klasemen BRI Super League 2026/2027 Usai Pekan ke-4, Persija Jakarta di Puncak

Sport1 hari ago

Hasil Sidang Komdis PSSI Tanggal 1, 7, dan 8 Oktober 2026: Persiraja Didenda Rp75 Juta

Sport1 hari ago

Hasil Sidang Komdis PSSI 24-25 September 2026: Java United FC dan Persib Bandung Didenda

Sport1 hari ago

Hasil Sidang Komite Disiplin PSSI 23 September 2026: Persebaya dan Garudayaksa Didenda Rp100 Juta

Sport1 minggu ago

League Cup 2026/2027, Persib Bandung dan Borneo FC Langsung ke Perempat Final

Sport1 minggu ago

Pembagian Grup League Cup I.League 2026/2027

Sport1 minggu ago

Hasil Drawing League Cup 2026/2027

Sport1 minggu ago

38 Peserta League Cup 2026/27

Nasional1 minggu ago

Putusan MK soal Syarat Pendidikan Gibran Rakabuming Raka, Gugatan Tak Diterima

Logo HUT ke-18 Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Tahun 2026
Pemerintahan1 minggu ago

Karya Syifa Nabilah Azhari Jadi Pemenang Sayembara Logo HUT ke-18 Tangsel

Sport1 minggu ago

Ranking FIFA Timnas Indonesia Terbaru Usai Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Sport1 minggu ago

FIFA ASEAN Cup 2026 Final Indonesia vs Thailand: Indonesia Juara, Menang Adu Penalti 4-2

Sport1 minggu ago

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Garuda Menang 4-2

Sport1 minggu ago

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Sport1 minggu ago

Hasil Indonesia vs Thailand Berakhir Adu Penalti, Skor 2-2 hingga Extra Time

Pemerintahan1 minggu ago

Dinkes Tangsel Imbau Warga Waspadai Influenza A, Kenali Gejala dan Cegah Penularan

Pemerintahan1 minggu ago

Sampah Plastik Ditukar Bibit Tanaman, DLH Tangsel Dorong Kebiasaan Pilah Sampah

Pemerintahan1 minggu ago

Benyamin Davnie Sambangi CFD BSD, Warga Berolahraga hingga Berburu Kuliner UMKM

Nasional2 minggu ago

Siapa Suyudi Ario Seto, Pengganti Kapolri Listyo Sigit Prabowo? Ini Profil dan Riwayat Jabatannya

Sport2 minggu ago

Jadwal Timnas Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Tayang dan Skenario Lolos ke Final

Nasional2 minggu ago

G30SPKI, Gerakan 30 September 1965: Sejarah G30S, Kronologi, Korban, dan Dampaknya bagi Indonesia

Sport2 minggu ago

Hasil Indonesia vs Bangladesh 9-2: Injury Time Awalnya 2 Menit, Kenapa Berubah Jadi 7 Menit?

Bisnis2 minggu ago

Bogasari Baking Center Latih Puluhan UKM

Sport2 minggu ago

Jadwal Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026

Bisnis2 minggu ago

Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 6,51 Persen, Fi Asia Indonesia 2026 Dorong Inovasi dan Kolaborasi

Bisnis2 minggu ago

Bank IBK Indonesia Gelar Aksi Konservasi Tanam Mangrove

Bisnis2 minggu ago

Otomatisasi Klaim Asuransi dengan AI untuk Mendorong Layanan Lebih Cepat dan Efisien

Bisnis2 minggu ago

Bogasari Gelar Edukasi Cegah Stunting

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober

Sport2 minggu ago

Timnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Hajar Bangladesh 9-2

Bisnis2 minggu ago

Kapasitas Pelabuhan Naik, Simpul Logistik Darat Perlu Diperkuat

Bisnis2 minggu ago

Payfazz Luncurkan EDC Mini

Bisnis2 minggu ago

Saatnya Generasi Muda Berinvestasi Lebih Mindful

Nasional2 minggu ago

Profil dan Biografi Komjen Suyudi Ario Seto, Calon Kapolri Pilihan Prabowo

Bisnis2 minggu ago

PNM Peduli Hadirkan Trauma Healing untuk di NTT

Nasional2 minggu ago

Profil Suyudi Ario Seto, Putra Pandeglang Banten Disetujui DPR Jadi Calon Kapolri

Nasional2 minggu ago

Susunan Pengurus PBNU 2026-2031: Rais Aam KH Miftachul Akhyar, Ketua Umum Gus Kikin, Sekjen Gudfan Arif

Nasional2 minggu ago

Pernyataan Lengkap Suyudi Ario Seto Usai Disetujui DPR RI untuk Jadi Kapolri

Populer