Connect with us

Dewan Kesenian Kota Tangerang Selatan (DKTS) bersama sejumlah perupa di Kota Tangsel menggelar pameran Artidentity di ruang display Balaikota Tangsel, Selasa, (23/5/2017). Para perupa tersebut antara lain Agam Pamungkas Lubah, Agus Pisaro, Agus Widodo, Andi Suandi, Aris Budiono, Dhani Soegara, Dumas Indra, Hilmi Fabeta, Maria Tiwi, Mulyana Silihtonggeng, Raden Kumala, RB Ali, Roby Lukita, Samudro, Syis Paindow, Veri Apriyatno, dan Yudie Oktav. Pameran Artidentity ini dikurasi langsung oleh Dik Doank, Pemilik Kandank Jurank Doank.

Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany menyatakan, pameran Artidentity merupakan momentum yang penting dan baik dimana seniman, budayawan, penikmat seni, dan masyarakat bisa bertemu untuk bertukar ide dan kecintaan terhadap seni. Tidak hanya itu, Airin menjelaskan kegiatan ini sebagai momen mengenalkan Tangsel lebih luas.

“Sebagai kota baru, Kota Tangsel selalu berupaya untuk mendukung program inovasi, seni kreatifitas, dan pariwisata,” kata Airin.

Salah satu bentuk dukungan Pemkot Tangsel, kata Airin, adalah dengan membangun civic center disetiap kecamatan dan pembangunan Gelanggang Budaya di Taman Kota 2 BSD yang masih berjalan. Airin berharap kepada pecinta seni yang merupakan masyarakat kota Tangsel untuk bersama membantu pemerintah dalam membangun Kota Tangsel dalam pengembangan seni.

Advertisement

“Saya berharap jangan hanya bergantung dengan pemerintah. Pemerintah memberi peluang, masyarakat yang mengelola,” ujarnya.

Dalam pembukaan pameran tersebut, pihak panitia juga mengadakan lelang lukisan yang hasilnya didonasikan untuk paguyuban tuna netra. Proses pelelangan itu dipandu oleh Ketua Dewan Kesenian Provinsi Banten, Chavchay Syaifullah. Sebanyak 17 lukisan pun berhasil terjual. (fid)

Populer