Jakarta – Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi bersama para Menlu ASEAN lainnya sepakat untuk tingkatkan sinergi memerangi COVID-19 dan dampaknya. Kesepakatan ini dihasilkan pada Pertemuan 25th Meeting of the ASEAN Coordinating Council (ACC) yang diselenggarakan pekan ini melalui video conference.
Dalam pertemuan tersebut Menlu Retno menegaskan empat poin. Pertama terkait upaya memerangi virus corona, pemerintah Indonesia menekankan pentingnya implementasi hasil-hasil pertemuan Menteri Kesehatan ASEAN dan ASEAN Plus Three.
“Indonesia mengusulkan agar pada saat KTT Khusus ASEAN terkait Covid-19, para pemimpin ASEAN dapat menginstruksikan mekanisme ASEAN terkait untuk penyusunan protocol for cross-border public health responses,” ujar Retno, melalui situs resmi Kemenlu dikutip, Sabtu (11/4).
Poin kedua kedua Retno menegaskan pentingnya komitmen untuk memastikan arus barang khususnya makanan, obat-obatan dan peralatan medis. Dikatakannya, Indonesia mengusulkan kesepakatan mengenai Supply Chain and Flow of Goods during the Outbreak dapat direkomendasikan pada KTT ASEAN Plus Three khusus mendatang.
Ketiga, lanjut Retno, ASEAN juga perlu melindungi warga negara ASEAN termasuk kelompok rentan khususnya pekerja migran. Dalam hal ini Indonesia juga usulkan protocol of movement of people within ASEAN Member States, sebagai salah satu langkah pemulihan pasca-pandemi.
“ASEAN juga perlu memperhatikan mandatory health protocols,” ujarnya menambahkan.
Keempat, ASEAN dapat menjajaki penggunaan ASEAN Development Fund dan APT Cooperation Fund untuk membentuk ASEAN COVID-19 Response Fund. Fund ini lanjut Retno, berguna untuk membantu negara anggota ASEAN dalam memastikan ketersediaan peralatan medis dan dapat dibuka untuk Mitra Wicara ASEAN.”
Pada pertemuan tersebut, para Menlu ASEAN juga mengadopsi rekomendasi ACCWG on Public Health Emergencies yang diselenggarakan pada tanggal 31 Maret 2020. Selain itu, para Menlu ASEAN menyepakati penyelenggaraan KTT Khusus ASEAN dan KTT Khusus APT mengenai Covid-19 pada tanggal 14 April 2020, serta mengharapkan kedua KTT dimaksud dapat menghasilkan outcome yang memperkuat komitmen dan kerja sama konkret dalam memerangi corona.
“Kita selalu memikirkan dan memberi perhatian khusus bagi warganegara kita dengan penghasilan kecil, para pekerja sektor informal serta kelompok rentan lainnya. Pada saat memikirkan mereka, maka timbul spirit yang tinggi untuk tidak menyerah,” ajak Retno kepada semua Menlu ASEAN. (rls)
Sport5 hari agoDaftar 18 Klub Peserta Super League 2026/2027, Lengkap dengan Kode Tim
Sport4 hari ago18 Tim Peserta BRI Super League 2026/2027
Sport5 hari agoJadwal Lengkap Super League 2026/2027 Pekan Pertama, 4-6 September 2026
Bisnis6 hari agoKolaborasi Tokio Marine Life dan BAZNAS Jakarta Ciptakan Peluang Inklusif
Bisnis6 hari agoPuluhan Praktisi Sustainability Studi Banding ke Bogasari Flour Mills Jakarta
Serba-Serbi3 hari agoCara Cek Desil DTSEN BPS dengan NIK
Banten3 hari agoDewa United Siapkan Kekuatan Baru di Super League 2026/2027
Sport3 hari agoPersita Tangerang Datangkan Tyronne del Pino di BRI Super League 2026/2027













