Banten
Audiensi Komisi I Bersama DPW AGPAII Provinsi Banten

SERANG,- Komisi I DPRD Banten melaksanakan audiensi bersama Dewan Pengurus Wilayah Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam Indonesia (DPW AGPAII) Provinsi Banten perihal solusi kepada DPRD dan Pemprov Banten terkait formasi PPPK, Rabu (25/10/23).
A. Jazuli Abdillah selaku Ketua Komisi I menyambut hangat kedatangan DPW AGPAII Provinsi Banten ini, ia mengatakan bahwa kewenangan DPRD ini untuk menampung segala keluhan dan aspirasi masyarakat yang kemudian dicarikan solusi bersama dengan kesepakatan antara DPRD dan Pemprov Banten.
Perwakilan dari DPW AGPAII Provinsi Banten menjelaskan secara singkat bahwa adanya audiensi ini untuk meminta perlakuan yang sama antar guru dan dalam perekrutan PPPK di Provinsi Banten, serta dapat menganggarkan Pendidikan Profesi Guru (PPG) untuk GPAII yang telah lulus pretest.
“Kami menginginkan kesetaraan diantara guru dan adanya kuota pengangkatan PPPK di Provinsi Banten untuk GPAII SMA/SMK/SKh,” ucapnya.

Menurut Ketua Komisi I, ia akan mengupayakan untuk terus mengawal perjuangan guru-guru PAI agar mendapatkan haknya dalam terselenggaranya formasi PPPK berikutnya, karena hal tersebut akan berdampak pada anak-anak yang seharusnya mendapat tenaga pengajar yang baik dan benar.
Tangerang6 hari agoKinanthi Trans Solusi Layanan Sewa Bus Pariwisata Tangerang untuk Mobilitas Massal yang Efisien
Sport5 hari agoVeda Ega Pratama Kena Hukuman Long Lap Penalty, Misi Berat Menanti di Moto3 Hungaria 2026
Nasional5 hari agoKementerian UMKM Terus Dorong Penguatan Kemitraan Global bagi Pelaku UMKM Indonesia
Sport6 hari agoHasil Kualifikasi, Veda Ega Pratama Start dari Posisi 9 di Moto3 Hungaria 2026
Nasional5 hari agoWamen UMKM Helvi Moraza Dorong Bali Jadi Pusat Wellness Dunia
Bisnis4 hari agoIKPP Tangerang 50 Tahun Berkarya, Perkuat Kontribusi Lingkungan dan Sosial melalui Rekam Jejak Penghargaan Berkelanjutan
Komunitas4 hari agoKONGRES 2026 Tandai Era Baru Kebangkitan Musik Reggae Lokal di Tangsel
Nasional4 hari agoPresiden Prabowo Lantik Nanik S Deyang sebagai Kepala BGN, Trenggono dan Agustina Arumsari sebagai Wakil Kepala BGN, serta Said Iqbal sebagai Penasihat Khusus Presiden























