Connect with us

Lifestyle

Bagaimana Mencegah Radang Semakin Parah di Dalam Tubuh?

Pernah mengalami radang? Biasanya ditandai dengan demam dan pembengkakan. Hal ini terjadi ketika tubuh diserang zat asing dari luar. Namun, nyatanya tubuh lho yang membuat respon peradangan itu muncul. Terkadang, respon ini bisa berlebihan. Lantas, apa yang bisa mencegah radang ini terjadi berlebihan? Mengapa tubuh menimbulkan respon ini?

Radang sebenarnya muncul akibat respon sistem imun

Tahukah apa yang terjadi di dalam tubuh ketika ada zat asing yang masuk? Misalnya, ketika kuman masuk ke dalam luka atau saat Anda terserang virus tertentu. Tubuh akan mengeluarkan sistem pertahanannya, supaya zat asing tidak merusak dan menimbulkan masalah. Nah, salah satu respon yang dikeluarkan ketika melawan zat asing adalah respon peradangan atau inflamasi.

Ya, tubuh akan langsung menimbulkan peradangan demi mengeluarkan zat asing. Jadi, saat itu Anda mungkin akan mengalami demam hingga pembengkakan. Namun, biasanya respon ini akan hilang sendiri ketika ancaman sudah pergi dan tubuh kembali normal.

Sayangnya, terkadang ada beberapa hal yang membuat tubuh akhirnya memperpanjang respon tersebut dan menganggap bahwa masih ada bahaya yang mengancam, sehingga respon peradangan tak juga dihentikan. Jika dibiarkan, bukannya melindungi tubuh, malah akan banyak jaringan yang rusak bahkan menimbulkan penyakit kronis, seperti penyakit jantung.

Advertisement

Penyebab respon ini berlebihan bisa jadi kebiasaan tidak sehat yang selama ini Anda anut. Nah, ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan supaya respon peradangan tidak justru membahayakan tubuh.

Cara mudah mencegah radang berlebihan pada tubuh

1. Berhenti merokok

Merokok memicu respon peradangan terjadi dengan mudah, rokok membuat radikal bebas semakin menumpuk di dalam tubuh. Ditambah lagi, merokok meningkatkan laju timbunan plak yang menumpuk di arteri.

Jika plak semakin menumpuk dan peradangan semakin banyak, maka kemungkinan terjadi sumbatan di pembuluh sangat besar. Sumbatan di pembuluh darah ini yang menyebabkan terjadinya serangan jantung atau stroke.

Advertisement

2. Hidup lebih aktif

aktivitas fisik bagi orang dewasa

Hidup aktif adalah cara mudah untuk mencegah radang terjadi berlebihan di dalam tubuh. Sayangnya, banyak orang yang masih sulit untuk menerapkan prinsip hidup yang satu ini.

Aktif tak harus membuat Anda lari berkilo-kilo meter setiap hari. Yang penting, dalam sehari selalu lakukan aktivitas fisik. Penelitian menunjukan bahwa 30 menit melakukan aktivitas fisik tingkat sedang, selama 5 hari rutin, bisa menurunkan risiko peradangan hingga 12 persen. Dengan begitu, Anda mencegah diri Anda sendiri dari penyakit jantung dan stroke.

Aktivitas fisik rutin dapat menekan zat pemicu peradangan berkepanjangan yang bisa memicu penyakit metabolik. Aktivitas fisik rutin juga melepaskan hormon epinefrin dan norepinefrin ke pembuluh darah. Dengan begitu, maka akan membantu mengoptimalkan kerja sistem imun

3. Kelola stres

stres saat liburan

Jangan anggap sepele soal stres, stres bisa memengaruhi tubuh dengan berbagai cara. Menurut Christopher P Cannon, MD seorang profesor dari Harvard Medical School, stres meningkatkan tekanan darah dan detak jantung.

Advertisement

Dengan begitu, pembuluh darah akan mendapatkan tekanan lebih keras terus menerus. Seiring berjalannya waktu, kondisi ini menciptakan kerusakan yang terjadi berulang-ulang di pembuluh darah, dan peradangan pun terjadi lebih mudah di pembuluh darah.

4. Tidur yang cukup

kurang tidur tekanan darah naik

Dilansir dalam laman Eatingwell, peradangan juga bisa dipicu karena kurangnya waktu tidur. Risiko terjadinya peradangan ini akan semakin tinggi pada orang yang semakin sedikit memiliki waktu tidur.

Tidur yang kurang bisa membuat Anda lebih mudah stres, yang mana stres itu sendiri yang akan meningkatkan risiko peradangan.

Maka itu, pastikan untuk tidur setidaknya 7-8 jam per hari agar tubuh tetap bugar.

Advertisement

5. Makan makanan yang bisa mencegah radang

manfaat omega 3

Penelitian menunjukan bahwa diet yang tinggi ikan berlemak, sayuran hijau, kacang-kacangan dapat menurunkan risiko peradangan. Ini disebabkan tingginya kadar omega-3 dalam makanan tersebut. Omega-3 dikenal sebagai zat yang bisa mengurangi peradangan. Selain omega-3, serat dalam makanan juga memiliki komponen C-reactive protein (CRP), yang juga dapat mengurangi peradangan di pembuluh darah.

Makanan lainnya yang juga bisa mengurangi peradangan adalah alpukat. Alpukat adalah salah satu buah yang kaya akan vitamin E. Vitamin E ini memiliki sifat anti peradangan sehingga bisa mengurangi peradangan dalam tubuh.

Selain itu, bumbu dapur seperti kunyit juga diketahui memiliki kemampuan mencegah peradangan karena adanya zat kurkumin di dalamnya yang bersifat sebagai antioksidan.

Maka itu, jangan sepelekan makanan dan bumbu rempah. Bahkan makan makanan yang sarat akan sayuran namun tinggi gula, lemak trans, justru memicu peradangan terjadi.

Advertisement

6. Coba lakukan pemijatan secara teratur

terapi pijat terapi hipertensi

Pemijatan bukan sekadar penghilang pegal, pemijatan juga bisa membantu mencegah radang. Cara ini mampu menurunkan zat pemicu peradangan dengan cara meningkatkan jumlah sel darah putih yang melawan penyakit dan juga menurunkan hormon stres.

Pemijatan selama 45 menit diketahui dapat menurunkan aktivitas hormon pemicu peradangan menurut studi dalam Journal Alternative and Complementary Medicine.

Kabartangsel.com

Source

Advertisement
Nasional6 jam ago

IKA Trisakti Hadirkan Trisakti Peduli untuk Gerakkan Alumni Turut Pulihkan Bencana di Indonesia

Sport8 jam ago

Hasil PSM Makassar vs Persita Tangerang 2-2 di Pekan Ketiga BRI Super League 2026/27

Sport9 jam ago

Hasil Pertandingan PSM Makassar vs Persita Tangerang, Pendekar Cisadane Unggul 1-0 di Babak Pertama

Sport13 jam ago

Jadwal BRI Super League 2026/27, Sabtu 19 September: Persebaya vs Garudayaksa FC, PSM Makassar vs Persita, Bhayangkara FC vs Isenmulang Kalteng FC, dan Persija Jakarta vs Java United FC

Sport1 hari ago

Daftar Lengkap 23 Pemain Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Sport1 hari ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, Jumat 18 September: Arema FC vs Persik Kediri dan Madura United vs PSIM

Sport2 hari ago

Jadwal Lengkap BRI Super League 2026/27 Pekan Ketiga

Sport2 hari ago

Tiket FIFA ASEAN Cup 2026: Harga dan Cara Beli via Garuda ID

Sport2 hari ago

Jadwal Pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap: Division 1 dan Division 2

Sport2 hari ago

Daftar 14 Tim Peserta FIFA ASEAN Cup 2026

Sport2 hari ago

Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Sport2 hari ago

Jadwal Lengkap FIFA ASEAN Cup 2026

Nasional2 hari ago

25 Merek Beras Fortifikasi Diduga Bermasalah, Mentan Andi Amran Sulaiman: Tarik, Cabut Izin, Proses Hukum!

Alternatif Google AdSense yang Layak Dicoba untuk Publisher
Techno2 hari ago

Alternatif Google AdSense yang Layak Dicoba Publisher

Obituari4 hari ago

Kurniawan Zulkarnain: Intelektual Organik yang Tak Pernah Berhenti Gelisah Memikirkan Indonesia

Bisnis4 hari ago

ParagonCorp dan BRIN Eksplorasi Mikroalga Lokal

Hukum4 hari ago

Patroli 3 Pilar Polsek Curug Intensifkan Cipta Kondisi, Jaga Wilayah Tetap Kondusif

Nasional4 hari ago

Wapres Gibran Rakabuming Raka Berikan Selamat kepada Suahasil Nazara atas Amanah Baru yang Diembannya

Nasional5 hari ago

Profil Prof Suahasil Nazara, Menkeu Baru Pengganti Purbaya Yudhi Sadewa

Nasional5 hari ago

Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menkeu: Ini Bentuk Kepercayaan Presiden dan Negara

Sport3 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Pekan Perdana 4-6 September 2026

Nasional3 minggu ago

5 Calon Ketum PBNU 2026-2031 yang Akan Dipilih Ahwa: Gus Kikin, KH Zulfa Mustofa, Gus Salam, Gus Yahya, dan Gus Rozin

Nasional3 minggu ago

Profil 5 Calon Ketua Umum PBNU 2026-2031 yang Akan Dipilih Ahwa: Gus Kikin, KH Zulfa Mustofa, Gus Salam, Gus Yahya, dan Gus Rozin

Nasional3 minggu ago

Rais Aam PBNU: Pengertian, Tugas, Wewenang, dan Kedudukannya di NU

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Pekan 1 Lengkap

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/2027 Pekan Pertama, 4–6 September 2026

Nasional3 minggu ago

Profil KH Abdul Hakim Mahfudz “Gus Kikin” Cicit Pendiri NU Hadratussyekh KH M Hasyim Asy’ari

Nasional3 minggu ago

Hasil Muktamar ke-35 NU: KH Miftachul Akhyar Rais Aam, Gus Kikin Ketua Umum PBNU 2026-2031

Sport2 minggu ago

Ferry Paulus Soroti Ranking Indonesia di Asia Turun Gegara Kegagalan Persib dan Dewa United?

Sport2 minggu ago

Hasil Bali United vs PSS Sleman 2-1 di Pekan Pertama BRI Super League 2026/2027

Sport2 minggu ago

Bali United vs PSS Sleman: Prediksi Skor dan Duel Sengit Pekan Pertama Super League 2026/27

Nasional3 minggu ago

KH Abdul Hakim Mahfudz “Gus Kikin” Resmi Terpilih sebagai Ketua Umum PBNU Periode 2026-2031

Banten3 minggu ago

Dewa United Datangkan Bek Muda Alfharezzi Buffon dari Garudayaksa

Pemerintahan3 minggu ago

Pilar Saga Ichsan Dorong Desainer Lokal Tembus Tingkat Global

Sport2 minggu ago

Laga Perdana BRI Super League 2026/27: Jadwal dan Prediksi Arema FC vs Isenmulang Kalteng FC

Hukum3 minggu ago

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Mutasi 424 Pati dan Pamen, Sejumlah Kapolda Berganti

Nasional3 minggu ago

KH Miftachul Akhyar Rais Aam PBNU Periode 2026-2031

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27, Sabtu 5 September: Persik Kediri vs Dewa United, PSIM Yogyakarta vs Persita, Bhayangkara FC vs Persebaya, dan Borneo FC Samarinda vs Persija Jakarta

Pemerintahan3 minggu ago

Benyamin Davnie: Hingga Akhir Agustus 2026, Cek Kesehatan Gratis di Tangsel Capai 53 Persen

Kabupaten Tangerang2 minggu ago

Persita Tangerang Datangkan Dion Wilhelmus Eddy Markx dari Persib Bandung untuk BRI Super League 2026/27

Populer