Banten
Banten Terbitkan SK Penurunan Tarif 44 Trayek AKDP

Pemerintah Provinsi Banten menerbitkan Surat keputusan (SK) gubernur tentang tarif baru 44 trayek angkutan antarkota dalam provinsi (AKDP), dan sudah ditandatangani Plt Gubernur Banten Rano Karno.
“Hari ini SK tarif baru untuk AKDP telah diteken Plt Gubernur Banten. Sekarang tinggal diundangkan oleh Biro Hukum dan besok kami akan melakukan koordinasi dengan Polda Banten dan Organda untuk melakukan sosialisasi,” kata Kepala Dishubkominfo Provinsi Banten Revri Aroes di Serang, Selasa, (27/1).
Ia mengatakan, penurunan tarif di Banten ditetapkan dengan jarak batas atas dan jarak batas bawah sesuai dengan AKDP jenis premium yang tarifnya disepakati turun sebesar 13,16 persen, dan AKDP jenis bahan bakar solar yang turun sebesar 8,57 persen.
Pihaknya berharap semua AKDP yang menjadi tanggung jawab Dishubkominfo Banten mematuhi keputusan tarif baru tersebut.
“Dalam SK Plt gubernur sudah diatur batas atas dan batas bawah setelah tarif sebelumnya dikalikan dengan penurunan tarif yang telah disepakati sebelumnya,” kata Revri.
Kepala Bidang Hubungan Darat Dishubkominfo Banten, Sucipto mengatakan, tarif baru sudah bisa diberlakukan mulai 28 Januari. Namun demikian, agar lebih efektif dan tidak timbul gejolak di lapangan, pihaknya terlebih dulu melakukan sosialisasi bersama dengan Organda dan Polda Banten.
“Besok tarif baru sudah mulai berlaku, namun karena SK Plt gubernur baru keluar, kami lakukan sosialisasi terlebih dahulu,” kata Sucipto.
Ia mengatakan, penurunan tarif sudah dipertimbangkan disesuaikan dengan harga BBM yang telah turun. Adapun persentase penurunan tarifnya disesuaikan dengan 10 komponen harga suku cadang yang memengaruhi biaya operasional angkutan penumpang.
“Penghitungan tarif dihitung per kilometer per orang, tinggal dihitung saja trayeknya berapa kilometer dengan penurunan tarif sebesar 8,57 untuk solar dan 13,16 persen untuk premium,” kata Sucipto.
Ketua DPW Organda Provinsi Banten Emus Mustaghfirin mengaku siap melakukan sosialisasi bersama terkait tarif baru AKDP yang telah disetujui Plt gubernur.
“Kami siap menyosialisasikan tarif baru kepada masyarakat maupun pengguna jasa, sehingga soal tarif ini tidak lagi menjadi masalah antara pengusaha angkutan dengan penumpang,” kata Emus. (ant/kt)
Sport2 minggu ago38 Peserta League Cup 2026/27
Sport2 minggu agoHasil Drawing League Cup 2026/2027
Sport1 minggu agoHasil Sidang Komdis PSSI Tanggal 1, 7, dan 8 Oktober 2026: Persiraja Didenda Rp75 Juta
Sport1 minggu agoHasil Sidang Komite Disiplin PSSI 23 September 2026: Persebaya dan Garudayaksa Didenda Rp100 Juta
Sport1 minggu agoHasil Sidang Komdis PSSI 24-25 September 2026: Java United FC dan Persib Bandung Didenda
Sport1 minggu agoKlasemen BRI Super League 2026/2027 Usai Pekan ke-4, Persija Jakarta di Puncak
Sport2 minggu agoLeague Cup 2026/2027, Persib Bandung dan Borneo FC Langsung ke Perempat Final
Nasional6 hari agoGrand BAZNAS Awards 2026, UIN Jakarta Raih Penghargaan Lembaga Pendidikan Pendukung Zakat Terbaik


































