Jakarta – Menteri Pertahanan (Menhan) H. Prabowo Subianto memberikan pembekalan sekaligus melepas Relawan Komponen Pendukung Pertahanan Negara (Komduk Hanneg) Bidang Kesehatan dalam rangka untuk membantu percepatan penanganan Covid-19.
Pelepasan sebanyak 293 orang Relawan tersebut dilaksanakan di Pusat Pendidikan dan Latihan Bahasa Badan Pendidikan dan Latihan Kementerian Pertahanan (Pusdiklat Bahasa Badiklat Kemhan), Pondok Labu, Jakarta Selatan, Senin (4/5).
Para Relawan tersebut selanjutnya akan ditugaskan di Rumah Sakit dr. Suyoto Pusrehab Kemhan dan juga Rumah Sakit di lingkungan TNI yang membutuhkan.
Sebelumnya, para Relawan terlebih dahulu telah mengikuti serangkaian kegiatan Bimbingan Teknis selama dua minggu mulai tanggal 20 April sampai dengan 4 Mei 2020.
Dalam pembekalannya kepada para relawan, atas nama bangsa, negara, pemerintah dan rakyat Indonesia, Menhan menyampaikan penghargaan yang tinggi dan rasa bangga atas kesediaan dan keberaniannya berjuang di garis terdepan dan menjadi ujung tombak dalam melawan pandemik Covid-19.
“Saya terkesan atas sikap dan penampilan para relawan yang membanggakan. Para dokter dan perawat, saudara mau berkorban, saudara mau di garis depan. Untuk itu saya menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya. Kami sangat berterimakasih atas nama bangsa, negara, pemerintah dan rakyat Indonesia”, ungkap Menhan.
Menhan mengatakan, bahwa Pemerintah saat ini sedang berjuang dengan segala kekuatan dan kemampuan untuk menekan penyebaran Covid-19. Karena itu, Kemhan juga mengambil inisiatif sebagai upaya dalam ikut serta secara riil dan nyata melawan pandemik Covid-19, sesuai dengan doktrin pertahanan rakyat semesta.
Dijelaskan Menhan, pelaksanaan Bimtek Komduk Bidang Kesehatan ini merupakan bagian dari tindak lanjut terhadap Undang Undang Nomer 23 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Sumber Daya Nasional Untuk Pertahanan Negara.

Sambil menunggu peraturan – peraturan turunan dari UU tersebut yang saat ini masih dalam proses, Kemhan tetap berupaya mendayagunakan dan mengoptimalkan tenaga profesi kesehatan sebagai sumber daya manusia pertahanan untuk percepatan penanganan Covid-19.
Selain itu, upaya nyata Kemhan dalam ikut serta penanganan Covid-19 juga ditunjukan dengan mempersiapkan Rumah Sakit dr Suyoto Pusrehab Kemhan sebagai rumah sakit yang siap dalam menghadapi pandemik Covid-19, melalui penambahan fasilitas penanganan tempat tidur, ventilator, ICU dan tenda – tenda lapangan sehingga mampu menangani hingga 250 pasien Covid-19.
“Rumah Sakit dr. Suyoto yang sedang kita kembangkan, dalam waktu tidak lama lagi akan mampu menampung pasien Covid-19 diatas 250 tempat tidur”, jelas Menhan. (rls)
Sport6 hari agoKlasemen Akhir BRI Super League 2025/2026: Persib Juara, Persis Solo, Semen Padang, dan PSBS Biak Terdegradasi
Sport6 hari agoPersita Tangerang Akhiri BRI Super League 2025/26 di Posisi Ke-10 dengan Raihan 45 Poin
Nasional4 hari agoHadapi Era Digital, Dandim Manggarai Barat Tingkatkan Pengelolaan Website Resmi Kodim Lebih Aktif dan Informatif
Nasional6 hari agoUsai Presiden Prabowo Jadi Bahan Taruhan, Kementerian Komdigi Blokir Polymarket
Nasional5 hari agoMenhan Sjafrie Sjamsoeddin Dampingi Presiden Prabowo Resmikan Renovasi Museum dan Perpustakaan Seskoad
Bisnis4 hari agoSepanjang 2025, Pelindo Petikemas Setor Rp1,73 Triliun
Pemerintahan4 hari agoSelain Hewan Kurban, Pemkot Tangsel Salurkan 10 Ribu Wadah Ramah Lingkungan
Pemerintahan4 hari agoWakil Walikota Tangsel Pilar Saga Ichsan Sembelih Sendiri Hewan Kurban














