Connect with us

Nasional

Barisan Milenial KMA: Kiai Ma’ruf Sosok Pembaharu

Jakarta- Bijaksana dalam Bahasa Arab dikenal dengan istilah al-Hakim. Tujuan dari kebijaksanaan adalah al-Muqsith (keadilan). Membaca Indonesia dengan kacamata al-Hakim secara bijaksana tentunya adalah upaya membangun sebuah negara yang adil. Artinya, dalam sebuah komponen negara, keadilan harus adil di dalamnya. Baik di bidang hukum, ekonomi, politik, sosial, budaya dan lainnya. Kebijaksanaan merupakan sebuah hal istimewa yang sulit dimiliki setiap orang. Tentunya juga jarang dimiliki oleh semua ulama.

Oleh karena itu, kenapa banyak ulama atau pemuka agama yang lisannya “Laa yadulluka ila al-Khair (tidak mengarahkanmu kepada kebaikan), ia malah menebar kebencian, mengolok-olok, bahkan menjadikan hoaks sebagai benteng keyakinan dan kepentingannya. Itu karena kebijaksanaan adalah khashshah (keistimewaan).

Melihat pribadi yang bijak, kita mengenal seorang kiai yang sangat ulet, tekun, dan bersemangat, langkah kakinya pendek, pandangannya selalu lurus ke depan sesekali menunduk, moderat, egaliter, dan dialogis. Tidak pernah menampakkan dirinya sebagai sosok yang penting, berpenampilan ala kiai kampung di pedesaan, tak banyak cakap. Itulah kiai kampung yang didaulat menjadi pasangan Pak Jokowi di Pilpres 2019, KH Ma’ruf Amin.

“Beliau (Kiai Ma’ruf) selalu beranggapan bahwa barometer keadilan adalah sikap kebijaksanaan dalam memutuskan suatu permasalahan. Dimana kepentingan ummat harus dikedepankan,” kata Rikal Dikri Muthahhari Direktur Barisan Milenial Kiai Ma’ruf Amin, Kamis (13/12).

Advertisement

Penting untuk diketahui, lanjut Rikal, Kiai Ma’ruf ini bukan tipe ulama yang suka berdiri di belakang sebagai penjaga gawang. Jika diperlukan, beliau tak ragu maju ke depan untuk memimpin. Ini karena beliau mengerti arah mata angin. Di mana ada ummat, di situ ada Kiai Ma’ruf.

Keistimewaan beliau menurutnya adalah kebijaksanaan dalam memandang semua hal, bukan hanya kepentingan golongan saja, ia membawa bahtera besar bangsa ini untuk menjadi lebih baik.

Ia masih ingat ketika Nahdlatul Ulama (NU) diolok-olok sebagai organisasi Muqallidiin (para pentaklid buta), karena ada instrument penting dalam NU yang bernama madzhab. Ketika itu, kata Rikal,  Kiai Ma’ruf bersama para koleganya seperti Kiai Sahal Mahfudz, Gus Dur, Gus Mus, KH Maimoen Zubair, KH Imron Hamzah, dan KH Wahid Zaini membuat sejumlah terobosan penting. Salah satunya adalah dibukanya pintu istinbath dan ilhaq dalam tubuh NU. Ini sudah dikukuhkan dalam keputusan Munas NU di Lampung, 21-25 Januari 1992.

Dibukanya pintu ijtihad baru yang berbentuk istinbath dan ilhaq, ini mematahkan teori lama tentang pentaklidan yaitu segala sesuatu harus seirama dengan teks madzhab, bukan konteks madzhab. Ini sebaliknya. Gerakan ini dalam tubuh NU dinamakan dengan Harakatul Ishlah (Gerakan Pembaharu).

Advertisement

“Kalau di Muhammadiyah di-istilah Harakat al-Tajdid yang mana istilah ini sangat tabu di kalangan masyarakat nahdliyyin,” tegasnya.

Kiai Ma’ruf melahirkan sebuah konsepsi baru dalam berijtihad, tidak melulu menyamakan teks, tetapi juga mengiramakan teks dengan konteks. Mengubah kejumudan berfikir menjadi dinamis. Seperti yang sering dikutip oleh Kiai Ma’ruf yaitu pendapat Imam Al-Qarafi, al-jumud ‘alal manqulat dhalalun fi al din (stagnan dalam bunyi teks yang dinukil itu tidak mampu menjawab persoalan agama), itulah pentingnya kontekstualisme dalam berfikir.

“Menjaga perihal yang lama yang baik, dan mengadopsi gagasan baru yang lebih baik. Bahkan Kiai Ma’ruf menambah ada upaya perbaikan ke arah yang lebih baik lagi,” pungkas Rikal menambahkan.

Bagi Kiai Ma’ruf kemaslahatan itu harus selalu ditinjau ulang. Sebab, boleh jadi sesuatu dipandang maslahat hari ini, dua tiga tahun lagi sudah tidak maslahat lagi, maka perlu adanya continuous improvement, agar tidak selalu statis, karena perkembangan dunia ini sangat cepat dan dinamis. Bangsa ini harus mempunya prinsip apa yang telah dipegang oleh para ulama yaitu khudz maa shafaa wa da’ maa kadara (ambilah yang baik, dan tinggalkanlah yang buruk).

Advertisement

Poin pentingnya, Kiai Ma’ruf adalah sosok yang terus melakukan eksplorasi dan inovasi-inovasi pemikiran yang mana selalu mengutamakan kemaslahatan ummat dengan kebijaksanaan, supaya terjadi sebuah keadilan yang merata dan untuk membangun peradaban bangsa ke arah yang lebih baik secara berkemajuan.

 

Nasional12 jam ago

IKA Trisakti Hadirkan Trisakti Peduli untuk Gerakkan Alumni Turut Pulihkan Bencana di Indonesia

Sport13 jam ago

Hasil PSM Makassar vs Persita Tangerang 2-2 di Pekan Ketiga BRI Super League 2026/27

Sport14 jam ago

Hasil Pertandingan PSM Makassar vs Persita Tangerang, Pendekar Cisadane Unggul 1-0 di Babak Pertama

Sport18 jam ago

Jadwal BRI Super League 2026/27, Sabtu 19 September: Persebaya vs Garudayaksa FC, PSM Makassar vs Persita, Bhayangkara FC vs Isenmulang Kalteng FC, dan Persija Jakarta vs Java United FC

Sport1 hari ago

Daftar Lengkap 23 Pemain Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Sport2 hari ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, Jumat 18 September: Arema FC vs Persik Kediri dan Madura United vs PSIM

Sport2 hari ago

Jadwal Lengkap BRI Super League 2026/27 Pekan Ketiga

Sport2 hari ago

Tiket FIFA ASEAN Cup 2026: Harga dan Cara Beli via Garuda ID

Sport2 hari ago

Jadwal Pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap: Division 1 dan Division 2

Sport2 hari ago

Daftar 14 Tim Peserta FIFA ASEAN Cup 2026

Sport2 hari ago

Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Sport2 hari ago

Jadwal Lengkap FIFA ASEAN Cup 2026

Nasional2 hari ago

25 Merek Beras Fortifikasi Diduga Bermasalah, Mentan Andi Amran Sulaiman: Tarik, Cabut Izin, Proses Hukum!

Alternatif Google AdSense yang Layak Dicoba untuk Publisher
Techno3 hari ago

Alternatif Google AdSense yang Layak Dicoba Publisher

Obituari4 hari ago

Kurniawan Zulkarnain: Intelektual Organik yang Tak Pernah Berhenti Gelisah Memikirkan Indonesia

Bisnis4 hari ago

ParagonCorp dan BRIN Eksplorasi Mikroalga Lokal

Hukum4 hari ago

Patroli 3 Pilar Polsek Curug Intensifkan Cipta Kondisi, Jaga Wilayah Tetap Kondusif

Nasional4 hari ago

Wapres Gibran Rakabuming Raka Berikan Selamat kepada Suahasil Nazara atas Amanah Baru yang Diembannya

Nasional6 hari ago

Profil Prof Suahasil Nazara, Menkeu Baru Pengganti Purbaya Yudhi Sadewa

Nasional6 hari ago

Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menkeu: Ini Bentuk Kepercayaan Presiden dan Negara

Sport3 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Pekan Perdana 4-6 September 2026

Nasional3 minggu ago

5 Calon Ketum PBNU 2026-2031 yang Akan Dipilih Ahwa: Gus Kikin, KH Zulfa Mustofa, Gus Salam, Gus Yahya, dan Gus Rozin

Nasional3 minggu ago

Profil 5 Calon Ketua Umum PBNU 2026-2031 yang Akan Dipilih Ahwa: Gus Kikin, KH Zulfa Mustofa, Gus Salam, Gus Yahya, dan Gus Rozin

Nasional3 minggu ago

Rais Aam PBNU: Pengertian, Tugas, Wewenang, dan Kedudukannya di NU

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Pekan 1 Lengkap

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/2027 Pekan Pertama, 4–6 September 2026

Nasional3 minggu ago

Profil KH Abdul Hakim Mahfudz “Gus Kikin” Cicit Pendiri NU Hadratussyekh KH M Hasyim Asy’ari

Nasional3 minggu ago

Hasil Muktamar ke-35 NU: KH Miftachul Akhyar Rais Aam, Gus Kikin Ketua Umum PBNU 2026-2031

Sport3 minggu ago

Ferry Paulus Soroti Ranking Indonesia di Asia Turun Gegara Kegagalan Persib dan Dewa United?

Sport2 minggu ago

Hasil Bali United vs PSS Sleman 2-1 di Pekan Pertama BRI Super League 2026/2027

Sport2 minggu ago

Bali United vs PSS Sleman: Prediksi Skor dan Duel Sengit Pekan Pertama Super League 2026/27

Nasional3 minggu ago

KH Abdul Hakim Mahfudz “Gus Kikin” Resmi Terpilih sebagai Ketua Umum PBNU Periode 2026-2031

Banten3 minggu ago

Dewa United Datangkan Bek Muda Alfharezzi Buffon dari Garudayaksa

Pemerintahan3 minggu ago

Pilar Saga Ichsan Dorong Desainer Lokal Tembus Tingkat Global

Sport2 minggu ago

Laga Perdana BRI Super League 2026/27: Jadwal dan Prediksi Arema FC vs Isenmulang Kalteng FC

Hukum3 minggu ago

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Mutasi 424 Pati dan Pamen, Sejumlah Kapolda Berganti

Pemerintahan3 minggu ago

Benyamin Davnie: Hingga Akhir Agustus 2026, Cek Kesehatan Gratis di Tangsel Capai 53 Persen

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27, Sabtu 5 September: Persik Kediri vs Dewa United, PSIM Yogyakarta vs Persita, Bhayangkara FC vs Persebaya, dan Borneo FC Samarinda vs Persija Jakarta

Kabupaten Tangerang3 minggu ago

Persita Tangerang Datangkan Dion Wilhelmus Eddy Markx dari Persib Bandung untuk BRI Super League 2026/27

Sport2 minggu ago

Hasil Arema FC vs Isenmulang Kalteng FC: Singo Edan Menang 4-0 di Pekan Perdana BRI Super League 2026/2027

Populer