Lifestyle
Benarkah Mengunyah Permen Karet Bisa Buat Kurus?

kabartangsel.com – Sampai saat ini, ada sebuah rumor yang mengatakan bahwa mengunyah permen karet bisa membuat seseorang menjadi kurus dalam waktu cepat. Rumor tersebut menjadi perdebatan warganet, baik yang setuju maupun yang tidak. Dari rumor itu pula, banyak yang ingin mencoba dan mampraktikkannya secara langsung untuk dapat mengetahui hasilnya.
Alhasil, hal tersebut memang terbukti. Ya, mengunyah permen karet memang bisa membuat seseorang menjadi kurus, namun tidak dalam waktu yang singkat. Jadi, terlalu berlebihan jika dikatakan bahwa mengunyah permen karet bisa membuat kuru dalam waktu sebentar.
Pasalnya, mengunyah permen karet hanyal opsi lain untuk mempercepat penurunan berat badan. Hal utama yang harus dilakukan adalah tetap membatasi jumlah makanan yang dikonsumsi. Nah, lantas bagaimana kerja permen karet sehingga bisa menjadi pendukung dalam menurunkan berat badan? Simak informasinya berikut ini.
1. Menurunkan Nafsu Makan
Hal pertama yang menjadi landasan adalah ketika seseorang mengunyah permen karet, maka nafsu makannya akan berkurang. Hal itu dikarenakan, orang tersebut telah kenyang dengan meminum air liurnya sendiri dari kunyahan permen karet. Lebih dari itu, walau terkesan menjijikkan tapi air liur itu mengandung enzim penting bagi sistem cerna.
2. Melancarkan Pencernaan
Seperti yang sudah dijelaskan di atas, bahwa air liur yang kita telan ketika mengunyah permen karet adalah mengandung enzim penting bagi sistem cerna. Hal ini akan membunuh bakteri yang mengganggu pencernaan. Oleh karenanya, seseorang yang sering mengunyah permen karet biasanya akan mengalami buang air besar yang cukup lancar.
3. Menstabilkan Refluks Asam
Sekedar informasi, refluks asam merupakan sebuah kondisi medis yang terjadi ketika asam lambung seseorang tersumbat pada sauran sofagus. Tersumbatnya saluran ini biasa berhubungan dengan tenggorokan dan sistem pencernaan. Nah, kebiasaan mengunyah permen karet inilah yang akan menetralkan asam sehingga mengurangi peradangan pada sistem cerna akibat sumbatan tersebut.
Sport4 minggu agoJadwal Piala Dunia 2026: Belanda vs Swedia, Jerman vs Pantai Gading, Ekuador vs Curacao, Tunisia vs Jepang, dan Spanyol vs Arab Saudi
Bisnis3 minggu agoPLN Luncurkan Circular Waste Initiative di Ragunan
Sport4 minggu agoJadwal Piala Dunia 2026 Senin 22 Juni: Belgia vs Iran, Uruguay vs Cape Verde, Selandia Baru vs Mesir, Argentina vs Austria
Bisnis4 minggu agoDorong Operasional Logistik yang Ramah Lingkungan, Modena Group Beralih ke Kendaraan EV
Pemerintahan3 minggu agoPemkot Tangsel Alokasikan Bantuan Pendidikan Rp1,8 Juta per Siswa untuk 94 SMP Swasta pada Tahun Ajaran 2026/2027
Bisnis4 minggu agoEvolusi Mie Sedaap: Dari Brand Mi Instan Menjadi Platform Kreativitas dan Pengalaman Generasi Muda
Pemerintahan4 minggu agoCegah Kekerasan Sejak Dini, Pemkot Tangsel Edukasi Masyarakat soal Kesehatan Mental
Tangsel2 minggu agoBenyamin Davnie Lepas Kontingen Sepak Bola Putri Tangsel ke Turnamen Internasional di Swedia
























