Lifestyle
Benarkah Penderita Penyakit Crohn Berisiko Terkena Kanker Prostat?

Tahukah Anda, selain berpeluang terkena kanker usus, penderita penyakit Crohn ternyata juga berisiko mengalami kanker prostat. Hal ini dibuktikan melalui sebuah penelitian dari Northwestern Medicine di Illnois. Mereka menemukan bahwa terdapat risiko kanker prostat pada penderita penyakit crohn.
Mengapa penyakit crohn bisa menyebabkan kanker prostat?

Menurut CDC, atau setara dengan Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes, penyakit crohn bisa memengaruhi organ pencernaan Anda.
Hal tersebut ternyata berdampak pada respons abnormal yang dihasilkan oleh sistem kekebalan tubuh manusia. Oleh karena itu, besar kemungkinan Crohn bisa menyebabkan sel kanker, seperti kanker prostat atau usus besar.
Penelitian yang berlangsung selama 20 tahun ini (1996-2017) mengajak sekitar 10.000 pria untuk melihat apakah terdapat hubungan antara penyakit Crohn dengan kanker prostat.
Di antara pria tersebut, terdapat 1.033 orang yang mengidap penyakit radang usus, yaitu Crohn dan ulcerative colitis (peradangan pada saluran pencernaan). Mereka pun diteliti selama 18 tahun.
Selama penelitian tersebut terlihat bahwa tingkat PSA (Prostate-Specific Antigent) pada penderita crohn ternyata lebih tinggi. PSA adalah protein yang diproduksi kelenjar prostat.
Kadar PSA yang tinggi bisa menjadi salah satu hal yang dapat meningkatkan potensi kanker prostat. Itu sebabnya, orang dengan penyakit Crohn disebut-sebut berisiko terhadap kanker prostat.
Meski begitu, belum diketahui apa yang menyebabkan tingginya kadar PSA pada penderita penyakit Crohn. Hingga gini, para peneliti masih perlu melakukan beberapa studi untuk mengetahui alasan di balik tingginya PSA pada penderita Crohn.
Faktor meningkatnya PSA


Penderita penyakit Crohn memang cenderung memiliki kadar PSA yang tinggi, sehingga kerap kali dihubungkan dengan kasus kanker prostat.
Kadar PSA tinggi memang bisa menjadi salah satu indikator terjadinya kanker prostat, termasuk pada penderita penyakit Crohn. Namun, bukan berarti PSA tinggi pasti tanda dari kanker prostat.
Terdapat beberapa faktor lain yang menjadi penyebab kadar PSA tinggi pada diri seseorang, di antaranya:
- Umur. Bertambahnya usia juga memengaruhi pertumbuhan jaringan prostat dan pembesaran prostat. Hal tersebut bisa meningkatkan kadar PSA.
- Pernah menjalani operasi. Terutama operasi pada daerah kelenjar prostat, penempatan kateter pada kandung kemih, dan pemeriksaan prostat dengan prosedur biopsi.
- Cedera pada prostat yang disebabkan oleh jatuh, kecelakaan, atau tabrakan juga bisa meningkatkan kadar PSA pada prostat Anda.
- Efek samping dari ejakulasi ternyata juga menyebabkan bertambahnya level PSA. Walaupun masih diperlukan penelitian lainnya, terdapat sebuah studi yang sudah membuktikan dampak lain dari ejakulasi terhadap prostat Anda.
Menurunkan kadar PSA untuk mengurangi risiko kanker prostat


Kadar PSA pada pria normal adalah 40-50. Jika lebih dari itu, risiko terkena kanker prostat pun akan meningkat.
Oleh karena penderita penyakit crohn memiliki risiko yang lebih besar untuk terkena kanker prostat dibandingkan mereka yang tidak, seseorang perlu menjaga kadar PSA-nya.
Berikut adalah beberapa cara untuk menurunkan kadar PSA Anda.
- Mengonsumsi lebih banyak sayur, buah, dan kacang-kacangan. Ketiganya dipercaya dapat menghambat pertumbuhan DHT secara natural.
- Memakan buah delima juga bisa menurunkan tingkatan PSA Anda. Hal ini telah dibuktikan melalui penelitian dari John Hopkins kepada penderita kanker prostat.
- Lebih banyak berolahraga. Melakukan aktivitas fisik secara rutin dapat membantu Anda mengurangi kadar PSA yang ada di tubuh.
- Menurunkan berat badan. Berat badan berlebih sering kali diasosiasikan dengan kanker prostat, prostatitis, dan pembengkakan prostat. Oleh karena itu, menjaga berat badan merupakan salah satu kunci untuk menurunkan kadar PSA.
Kesimpulannya, penderita penyakit crohn memang lebih berisiko terkena kanker prostat dibandingkan dengan mereka yang tidak.
Hal tersebut dibuktikan melalui penelitian yang menunjukkan bahwa terdapat peningkatan kadar PSA pada penderita penyakit Crohn. Oleh karena itu, alangkah baiknya jika Anda rutin memeriksakan diri ke dokter ketika menderita Crohn dan menjauhi pemicunya.
Kabartangsel.com
Jabodetabek5 hari agoHilal Tak Terlihat di Masjid Hasyim Asy’ari, Puasa Jatuh pada Kamis 19 Februari 2026
Bisnis5 hari agoAllianz Group Investors Indonesia Berbagi Tips Investasi yang Relevan di 2026
Bisnis5 hari agoProgram Mudik Gratis BUMN 2026, BUMN akan Berangkatkan lebih dari 100 Ribu Pemudik
Nasional6 hari agoMuhammadiyah Puasa Ramadan 1447 H Mulai Hari Rabu Tanggal 18 Februari 2026
Nasional6 hari agoHasil Sidang Isbat Puasa Awal Ramadhan 1447 H Kapan?
Nasional6 hari agoAwal Ramadan 1447 H, Pemerintah Indonesia Tetap Gunakan Sidang Isbat dan Kriteria MABIMS
Nasional5 hari agoLive Streaming Hasil Sidang Isbat Awal Ramadan 1447 H/2026 M
Serba-Serbi4 hari agoJadwal Imsak, Subuh, Dzuhur, Ashar, Magrib, dan Isya Bulan Ramadan 1447 H untuk Wilayah Kota Tangsel



















